Close Menu
insitekaltim.com

    Subscribe to Updates

    Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

    What's Hot

    Aturan Baru PIP Resmi Berlaku, Sasaran Diperluas hingga Anak Usia TK

    September 14, 2026

    Siaga Kekeringan hingga November, Stok Bansos Tinggal 6.000 Paket

    September 14, 2026

    Terus Berulang, DPD RI Minta Penanganan Karhutla Tak Setengah-setengah

    September 14, 2026
    Facebook X (Twitter) Instagram
    • Redaksi
    • Kode Etik
    • Pedoman
    • Kode Perilaku Perusahaan
    Facebook X (Twitter) Instagram
    insitekaltim.cominsitekaltim.com
    • Pendidikan
    • Ekonomi
    • Politik
    • Pemerintah
    • ADVETORIAL
      • Diskominfo Kaltim
      • Diskominfo Kutim
      • DPRD Bontang
      • DPRD Kaltim
      • DPRD Kutim
      • DPRD Samarinda
      • Kemenkum Kaltim
    • Lifestyle
    • Olahraga
    • Kesehatan
    insitekaltim.com
    Home»Samarinda»Kapal Pengangkut BBM Senggol Fender Jembatan Mahakam, KSOP Lakukan Pemeriksaan
    Samarinda

    Kapal Pengangkut BBM Senggol Fender Jembatan Mahakam, KSOP Lakukan Pemeriksaan

    RidhoBy RidhoMaret 9, 202602 Mins Read
    Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Teks: Kepala KSOP Kelas I Samarinda, Ridha Rengreng saat ditemui awak media seusai rapat di Polresta Samarinda (Insitekaltim/Ridho Wardhana)
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn WhatsApp Pinterest Email

    Insitekaltim, Samarinda — Sebuah kapal pengangkut bahan bakar minyak (BBM) dan crude palm oil (CPO) dilaporkan menyenggol tiang fender yang sedang dalam proses pembangunan di sekitar Jembatan Mahakam.

    Insiden tersebut sempat memunculkan isu bahwa kapal menabrak jembatan, namun setelah dilakukan pengecekan di lapangan, informasi tersebut dipastikan tidak benar.

    Kepala Kantor Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan (KSOP) Kelas I Samarinda Ridha Rengreng menyampaikan, dirinya langsung turun ke lokasi setelah menerima informasi mengenai kejadian tersebut.

    “Semalam saya turun langsung setelah menerima informasi adanya isu bahwa Jembatan Mahakam ditabrak. Saya langsung ke lokasi dan berkoordinasi dengan BUP Pelindo termasuk pandu kapal untuk memastikan kejadian yang sebenarnya,” ujar Ridha, Senin, 9 Maret 2026.

    Berdasarkan hasil koordinasi awal dengan nahkoda dan pandu kapal, diketahui bahwa kapal tidak menabrak tiang jembatan, melainkan hanya menyenggol tiang fender yang sedang dalam tahap pembangunan.

    “Ternyata nahkoda dan pandu menginformasikan bahwa yang disenggol adalah tiang fender yang sedang dibangun. Jadi bukan tiang jembatan. Kapal yang menyenggol itu bermuatan BBM dan CPO,” jelasnya.

    Ia memastikan bahwa kejadian tersebut tidak menimbulkan dampak fatal. Meski demikian, pihak KSOP tetap akan melakukan koordinasi dengan instansi terkait untuk memastikan kondisi fender yang sedang diperbaiki.

    “Alhamdulillah tidak ada kejadian yang fatal. Namun kami tetap akan berkoordinasi dengan PUPR dan juga konsultan yang menangani perbaikan fender untuk memastikan apakah benturan tersebut berpotensi menimbulkan dampak ke depannya,” katanya.

    Sedikit menambahkan, pihaknya juga telah mengingatkan Badan Usaha Pelabuhan (BUP) agar lebih mengoptimalkan sarana dan prasarana keselamatan pelayaran, terutama dalam proses pengolongan kapal di sekitar jembatan.

    “Di lokasi sebenarnya sudah ada tiga assist dan satu escort, sehingga aspek keselamatan seharusnya bisa terakomodasi dengan baik apabila semuanya berjalan optimal,” ungkapnya.

    Lebih lanjut, saat ini kapal yang terlibat dalam insiden tersebut tengah ditahan sementara oleh otoritas pelabuhan untuk keperluan pemeriksaan lebih lanjut. Langkah itu dilakukan guna memastikan tidak ada kerusakan pada kapal yang dapat membahayakan pelayaran.

    “Kapal saat ini kami tahan dulu agar tidak melakukan pergerakan. Selain memastikan kondisi fender, kami juga harus memastikan kondisi kapal. Jangan sampai ada kerusakan dan kapal bergerak justru berpotensi tenggelam,” jelasnya.

    Diakhir pernyataannya, KSOP Samarinda saat ini masih melakukan pendalaman terkait penyebab kejadian tersebut dengan memanggil sejumlah pihak yang bertugas saat insiden berlangsung.

    “Kami sudah berkoordinasi dengan nahkoda dan pandu yang bertugas saat itu. Kita ingin memastikan apakah ada kelalaian atau memang faktor alam, karena saat kejadian cuaca memang cukup ekstrem, habis hujan bahkan masih rintik-rintik,” pungkasnya.

     

    Jembatan Mahakam Kapal KSOP Samarinda
    Share. Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Ridho

    Related Posts

    Warga Resah Pemadaman Listrik Bergilir Kembali Terjadi di Samarinda

    September 14, 2026

    Karhutla Dekat APT Pranoto, Penerbangan Tetap Normal

    September 13, 2026

    Data BPJS Karyawan PT WOTS Tak Ditemukan di Disnaker, Statusnya Kini Ditelusuri

    September 11, 2026

    Family Fun Walk PWI Kaltim Satukan Insan Pers Lintas Generasi

    September 6, 2026

    Satu Langkah, Banyak Generasi: Jalan Santai PWI Kaltim Rajut Kebersamaan

    September 6, 2026

    Sungai Mahakam Hadapi Masalah Alur hingga Tata Kelola, Pengelolaan Terpadu Dinilai Mendesak

    Agustus 7, 2026
    Add A Comment

    Comments are closed.

    @insitekaltim_
    Don't Miss

    Aturan Baru PIP Resmi Berlaku, Sasaran Diperluas hingga Anak Usia TK

    Ratu ArifanzaSeptember 14, 2026

    Insitekaltim, Jakarta — Pemerintah resmi memperbarui aturan penyaluran bantuan Program Indonesia Pintar (PIP). Skema baru…

    Siaga Kekeringan hingga November, Stok Bansos Tinggal 6.000 Paket

    September 14, 2026

    Terus Berulang, DPD RI Minta Penanganan Karhutla Tak Setengah-setengah

    September 14, 2026

    Beras Kaltim Masih Tebal, Serapan Gabah Petani Justru Melambat

    September 14, 2026

    59 Cabor Dipastikan Bertanding di Porprov Kaltim 2026, Lima Digelar Mandiri

    September 14, 2026
    1 2 3 … 3,340 Next
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Redaksi
    • Kode Etik
    • Pedoman
    • Kode Perilaku Perusahaan
    © 2026 InsiteKaltim.com

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.