Close Menu
insitekaltim.com

    Subscribe to Updates

    Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

    What's Hot

    DPRD Samarinda Kritik Wacana Penutupan Prodi, Soroti Ketimpangan SDM dan Dunia Kerja

    April 29, 2026

    Polemik 49 Ribu Peserta BPJS, DPRD Samarinda Desak Solusi Bersama Pemprov

    April 29, 2026

    Distribusi Kios Pasar Pagi Diperketat, Nur Rahmani Tegaskan Lapak Tak Boleh Disalahgunakan

    April 29, 2026
    Facebook X (Twitter) Instagram
    • Redaksi
    • Kode Etik
    • Pedoman
    • Kode Perilaku Perusahaan
    Facebook X (Twitter) Instagram
    insitekaltim.cominsitekaltim.com
    • Pendidikan
    • Ekonomi
    • Politik
    • Hukum
    • Tokoh
    • ADVETORIAL
      • Diskominfo Kaltim
      • Diskominfo Kutim
      • DPRD Bontang
      • DPRD Kaltim
      • DPRD Kutim
      • DPRD Samarinda
      • Kemenkum Kaltim
    insitekaltim.com
    Home»Daerah»Kaltim Tertinggi Kontribusi Penurunan GRK , Awang : Perkuat One Map One Data
    Daerah

    Kaltim Tertinggi Kontribusi Penurunan GRK , Awang : Perkuat One Map One Data

    MartinusBy MartinusMei 17, 201802 Mins Read
    Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn WhatsApp Pinterest Email

    INSITEKALTIM SAMARINDA – Kaltim memiliki kontribusi besar terhadap upaya penurunan emisi gas rumah kaca (GRK) mencapai 12 persen dari target pemerintah sebesar 29 persen.

    Sebagai upaya mendukung penurunan emisi dan perbaikan tata kelola hutan, maka WWF Indonesia melakukan perjanjian kerjasama dan kesepahaman dengan Pemprov Kaltim.

    Gubernur Kaltim Dr H Awang Faroek Ishak sangat mengapresiasi kinerja dan dukungan WWF Indonesia terhadap upaya penurunan emisi GRK yang dilakukan pemerintah.

    “MoU penurunan GRK melalui sistem portal data perhitungan karbon emisi ini sangat mendukung dan saya minta WWF Indonesia bersinergi dengan tim geospasial Bappeda. Kita perlu perkuat one map one data,” katanya, Kamis (17/5/2018).

    Menurut dia, Kaltim terus berupaya melakukan penurunan emisi dan penekanan laju deforestasi dan degradasi hutan berbasis kinerja (REDD+) memanfaatkan data geospasial.

    Karenanya, pengelolaan portal data WWF Indonesia dengan geospasial Pemprov Kaltim akan menjadi pilot project di Indonesia dalam upaya bersama penurunan emisi GRK nasional.

    “Kita optimalkan perencanaan, pelaksanaan dan penelitian guna mendukung pencapaian rencana aksi daerah penurunan emisi GRK Kaltim untuk Indonesia,” ungkap Awang Faroek.

    Sementara itu CEO WWF Indonesia Rizal Malik mengemukakan kerjasama untuk mensinergikan upaya penurunan emisi di Kaltim dengan sistem portal data perhitungan emisi.

    “Kerjasama dilakukan terkait pengukuran, pelaporan dan pengendalian kegiatan yang menyebabkan emisi GRK pada sektor lahan,” ujar Rizal Malik.

    Dia menambahkan sektor lahan dan kehutanan merupakan sektor strategis dalam penurunan emisi melalui program forest carbon partnership facilities – carbon fund (FCPF-CF).

    Pada kesempatan itu dilakukan penandatanganan MoU antara Gubernur Kaltim dengan CEO WWF Indonesia terkait sistem portal datakarbon hutan di Kaltim.

    Hadir Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kaltim H Riza Indra Riadi dan Manager Program Kaltim dan Kaltara WWF Indonesia Wiwin Effendi.(yans/sul/adv)

     

    Share. Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Martinus

    Related Posts

    Pria di TTS Mengamuk Tikam Ibu dan Anak Hingga Tewas

    Februari 23, 2025

    ODGJ Tidur di Jalan Terlindas Motor di NTT

    Februari 23, 2025

    JMSI Go To School Dapat Dukungan Disdikbud

    Januari 25, 2025

    Hari Pertama, Pasar Ramadan Gor Segiri Kembali Jadi Magnet Pengunjung

    Maret 12, 2024

    Pertamina Luncurkan Bantuan Penanganan Karhutla Terampil di Muara Jawa

    September 22, 2023

    Kejari Kutai Timur Dukung Penuh Operasi Zebra Mahakam

    September 5, 2023
    Add A Comment

    Comments are closed.

    @insitekaltim_
    Don't Miss

    DPRD Samarinda Kritik Wacana Penutupan Prodi, Soroti Ketimpangan SDM dan Dunia Kerja

    Andika SaputraApril 29, 2026

    Insitekaltim, Samarinda – Anggota Komisi IV Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Samarinda Anhar menilai,…

    Polemik 49 Ribu Peserta BPJS, DPRD Samarinda Desak Solusi Bersama Pemprov

    April 29, 2026

    Distribusi Kios Pasar Pagi Diperketat, Nur Rahmani Tegaskan Lapak Tak Boleh Disalahgunakan

    April 29, 2026

    DPRD Samarinda Dukung Desa Cantik untuk Percepat Penanganan Stunting

    April 29, 2026

    Jangan Bebani Pelaku Usaha, Ketua Komisi II DPRD Samarinda Minta Skema Bagi Hasil Harus Rasional

    April 29, 2026
    1 2 3 … 3,080 Next
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Redaksi
    • Kode Etik
    • Pedoman
    • Kode Perilaku Perusahaan
    © 2026 InsiteKaltim.com

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.