Close Menu
insitekaltim.com

    Subscribe to Updates

    Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

    What's Hot

    Erlangga Gandeng BINUS, Dorong Peningkatan Mutu Pendidikan dan Literasi AI di Samarinda

    April 16, 2026

    Potensi Cuan Besar dari Parkir Berlangganan, DPRD Samarinda Minta Jangan Asal Terapkan

    April 16, 2026

    DBH Menurun, DPRD Samarinda Dorong Maksimalkan UMKM dan Pariwisata sebagai Sumber PAD

    April 16, 2026
    Facebook X (Twitter) Instagram
    • Redaksi
    • Kode Etik
    • Pedoman
    • Kode Perilaku Perusahaan
    Facebook X (Twitter) Instagram
    insitekaltim.cominsitekaltim.com
    • Pendidikan
    • Ekonomi
    • Politik
    • Hukum
    • Tokoh
    • ADVETORIAL
      • Diskominfo Kaltim
      • Diskominfo Kutim
      • DPRD Bontang
      • DPRD Kaltim
      • DPRD Kutim
      • DPRD Samarinda
      • Kemenkum Kaltim
    insitekaltim.com
    Home»Daerah»Pria di TTS Mengamuk Tikam Ibu dan Anak Hingga Tewas
    Daerah

    Pria di TTS Mengamuk Tikam Ibu dan Anak Hingga Tewas

    VinsensiusBy VinsensiusFebruari 23, 2025Updated:Februari 24, 202501 Min Read
    Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn WhatsApp Pinterest Email

    Insitekaltim, Kefamenanu – Agustinus Pobas (56) secara membabi buta menikam korban Yohana Pobas (51) dan Norci Elisabeth Tamonob hingga tewas.

    Kasatreskrim Polres Timur Tengah Selatan (TTS) Iptu Joel Ndolu menerangkan, peristiwa tindak pidana pembunuhan yang dilakukan pelaku terjadi di Mata Air Naep Dusun B, Desa Snok, Kecamatan, Amanatun Utara, Kabupaten Timor Tengah Selatan TTS, Provinsi NTT, Minggu 23 Februari 2025.

    Lebih lanjut dijelaskan Iptu Joel kronologi kejadian bermula saat korban Yohana Pobas dan Norci Elisabet Tamonob sementara mandi dan cuci di mata air Naep.

    Saat korban tengah asyik mencuci tiba-tiba pelaku datang dengan membawa botol air.

    Sejurus kemudian pelaku lalu menyiram ke arah bagian mata korban Yohana.

    Tak cukup sampai di situ, pelaku lalu mengejar Yohana dan menikam di bagian perut korban.

    Seketika korban Yohana berusaha berlari menyelamatkan diri.

    Seolah tak puas, pelaku yang saat itu gelap mata sontak mengejar anak Yohana bernama Norci Elisabet Tamonob lalu menikamnya.

    Akibat kejadian itu kedua korban meninggal dunia.

    “Motif masih pendalaman dalam lidik,” pungkasnya.

    Pembunuhan Polres TTS TTS
    Share. Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Vinsensius

    Related Posts

    Pembunuhan Mutilasi di Samarinda, DPRD Ungkap Akar Masalah: Emosi Tak Terkendali hingga Tekanan Ekonomi

    Maret 24, 2026

    Pembunuhan Disertai Mutilasi di Samarinda Terungkap Kurang dari 12 Jam, Dua Pelaku Ditangkap

    Maret 22, 2026

    Biadab! Oknum Ayah di NTT Tega Bantai Istri dan Anak Kandungnya dengan Parang

    Maret 5, 2025

    Pria di TTS Mengamuk Tikam Ibu dan Anak Hingga Tewas

    Februari 23, 2025

    ODGJ Tidur di Jalan Terlindas Motor di NTT

    Februari 23, 2025

    JMSI Go To School Dapat Dukungan Disdikbud

    Januari 25, 2025
    Add A Comment

    Comments are closed.

    @insitekaltim_
    Don't Miss

    Erlangga Gandeng BINUS, Dorong Peningkatan Mutu Pendidikan dan Literasi AI di Samarinda

    Andika SaputraApril 16, 2026

    Insitekaltim, Samarinda – Upaya peningkatan mutu pendidikan terus didorong melalui kolaborasi berbagai pihak, salah satunya…

    Potensi Cuan Besar dari Parkir Berlangganan, DPRD Samarinda Minta Jangan Asal Terapkan

    April 16, 2026

    DBH Menurun, DPRD Samarinda Dorong Maksimalkan UMKM dan Pariwisata sebagai Sumber PAD

    April 16, 2026

    Soal BPJS Kota dan Provinsi, Iswandi Tegaskan Jangan Bikin Publik Bingung

    April 16, 2026

    Komisi III DPRD Samarinda Soroti Halte Tak Terpakai dan Rendahnya Disiplin Pelican Crossing

    April 15, 2026
    1 2 3 … 3,059 Next
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Redaksi
    • Kode Etik
    • Pedoman
    • Kode Perilaku Perusahaan
    © 2026 InsiteKaltim.com

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.