Close Menu
insitekaltim.com

    Subscribe to Updates

    Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

    What's Hot

    DLH Samarinda Matangkan 10 Ex Generator, Target Kurangi Beban TPA

    July 30, 2026

    Kaltim Bidik Peluang Jadi Tuan Rumah FORNAS 2027, KORMI Nilai Infrastruktur IKN Jadi Modal Kuat

    July 30, 2026

    Balai Kota Samarinda Masih Jadi Magnet Warga yang Gemar Jogging

    July 29, 2026
    Facebook X (Twitter) Instagram
    • Redaksi
    • Kode Etik
    • Pedoman
    • Kode Perilaku Perusahaan
    Facebook X (Twitter) Instagram
    insitekaltim.cominsitekaltim.com
    • Pendidikan
    • Ekonomi
    • Politik
    • Pemerintah
    • ADVETORIAL
      • Diskominfo Kaltim
      • Diskominfo Kutim
      • DPRD Bontang
      • DPRD Kaltim
      • DPRD Kutim
      • DPRD Samarinda
      • Kemenkum Kaltim
    • Lifestyle
    • Olahraga
    • Kesehatan
    insitekaltim.com
    Home»Advertorial»Diskominfo Kaltim»Kaltim Dukung TKA Nasional, Sekolah Bisa Pakai Fasilitas CAT BKD
    Diskominfo Kaltim

    Kaltim Dukung TKA Nasional, Sekolah Bisa Pakai Fasilitas CAT BKD

    SittiBy SittiMay 24, 2025Updated:June 3, 202503 Mins Read
    Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn WhatsApp Pinterest Email

    Insitekaltim, Samarinda – Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur (Pemprov Kaltim) mendukung pelaksanaan Tes Kemampuan Akademik (TKA) sebagai bagian dari paradigma baru evaluasi pendidikan nasional. Dukungan ini mencakup penyediaan fasilitas tes berbasis Computer Assisted Test (CAT) yang bisa dimanfaatkan oleh sekolah-sekolah di seluruh Kaltim.

    Teks: Sekda Provinsi Kaltim, Sri Wahyuni

    Pernyataan ini disampaikan oleh Sekretaris Daerah (Sekda) Provinsi Kalimantan Timur Sri Wahyuni saat mewakili Gubernur Kaltim dalam kegiatan sosialisasi bertajuk Paradigma Baru Evaluasi Pendidikan: Penerapan TKA sebagai Instrumen Penilaian Nasional yang digelar di Ruang Crystal 5 Hotel Mercure, Sabtu, 24 Mei 2025.

    “Dalam acara ini kita akan mendapatkan penjelasan yang penting, dalam rangka meningkatkan kualitas pendidikan di Kaltim,” ujar Sri Wahyuni dalam sambutannya.

    Menurutnya, kualitas pendidikan tidak bisa hanya diukur dari hasil akhir yang dicapai siswa. Proses pembelajaran dan dukungan ekosistem pendidikan menjadi faktor utama yang harus diperhatikan oleh semua pihak, mulai dari pemerintah daerah, yayasan penyelenggara pendidikan, hingga asosiasi guru.

    “Jangan sampai pendidikan hanya membebani murid. Dengan adanya asesmen nasional (AN), semua stakeholder seperti guru, kepala sekolah, fasilitas sekolah, hingga perpustakaan bisa terpantau dan diperbaiki,” jelasnya.

    TKA bukan hanya menjadi alat seleksi masuk perguruan tinggi, tetapi juga cermin mutu pendidikan di tingkat sekolah. Terkait pelaksanaan TKA yang menggunakan sistem CAT, Pemprov Kaltim telah menyiapkan infrastruktur yang bisa diakses secara luas.

    “Kalau sekolah tidak memiliki fasilitas CAT, bisa menggunakan fasilitas yang kami miliki di Badan Kepegawaian. Di sana tersedia gedung yang dapat menampung 100 orang untuk tes,” terangnya.

    Ia juga menambahkan, fasilitas ini terbuka bagi seluruh sekolah dari berbagai daerah di Kaltim. Hal ini diharapkan dapat memperkecil kendala teknis pelaksanaan TKA dan memperluas akses siswa untuk ikut dalam seleksi masuk perguruan tinggi.

    “TKA ini bisa menjadi alternatif seleksi bagi anak-anak yang tidak masuk jalur prestasi. Jadi kampus bisa melihat kemampuan akademik siswa secara lebih objektif,” lanjutnya.

    Selain itu, ia menyampaikan program pendidikan gratis Gratispol yang dijalankan Pemprov Kaltim juga menjadi fondasi penting dalam mendukung akses pendidikan tinggi. Program ini memungkinkan warga berusia 18–25 tahun menempuh pendidikan tinggi di Kaltim tanpa dibebani biaya.

    “Kita berharap lulusan dari kampus di Kaltim bukan hanya punya ijazah, tapi juga punya kualitas. Fasilitas pendidikan yang ada harus benar-benar dimanfaatkan,” tambahnya.

    Plt Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kaltim Rahmat Ramadhan juga menyampaikan fasilitas CAT milik pemerintah daerah di kabupaten/kota siap digunakan untuk mendukung TKA.

    “Seperti yang disampaikan Ibu Sekda, fasilitas CAT di BKD bisa menampung 100 peserta. Di kabupaten dan kota juga ada yang bisa digunakan,” ujarnya.

    Kegiatan ini turut dihadiri oleh Ketua Komisi X DPR RI Hetifah Sjaifudian, yang mengapresiasi komitmen Kaltim sebagai provinsi pertama yang menjadi tuan rumah sosialisasi TKA nasional.

    “Kita masih punya waktu untuk menyempurnakan substansi sebelum TKA diterapkan bulan November. Mudah-mudahan semua pihak bisa siap,” harap Hetifah.

    Kepala Badan Standar, Kurikulum, dan Asesmen Pendidikan (BSKAP) Kemendikbudristek Toni Toharudin dalam paparannya menjelaskan bahwa pelaksanaan TKA akan dimulai November mendatang, menyasar siswa kelas akhir di jenjang SD, SMP, dan SMA/SMK.

    “Penilaian ini dirancang untuk mengukur hasil belajar siswa secara individu. Nilainya nanti bisa digunakan untuk jenjang pendidikan berikutnya, khususnya untuk jalur prestasi,” jelas Toni.

    Ia juga menegaskan pelaksanaan TKA akan disosialisasikan secara masif agar semua daerah mendapatkan informasi yang utuh.

    Kegiatan ini turut dihadiri berbagai pihak, antara lain Kepala Pusat Standar Kebijakan Pendidikan Irsyad Zamjani, perwakilan BPMP Kaltim Tendes Teddy Soesilo, Kepala BGTK Wiwik Setiawati, dan perwakilan perguruan tinggi seperti Lambang Subagiyo dan Bibit Suhatmady dari Universitas Mulawarman. (ADV/Diskominfokaltim)

    Editor: Sukri

    Pemprov Kaltim Pendidikan Sekda Kaltim Sri Wahyuni Tes Kemampuan Akademik (TKA)
    Share. Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Sitti

    Related Posts

    Putus Kontrak Dua Tahun Berturut-turut, Penyelesaian Proyek Sekolah Kaltim Kembali Dianggarkan

    July 27, 2026

    Sekolah Sudah Masuk, Seragam Gratispol Kaltim Masih Diproduksi

    July 27, 2026

    Dikiranya Keren, Ternyata Jurusan Kuliah Favorit Orang Indonesia Ini Malah Dibuang oleh China

    July 26, 2026

    Rudy Mas’ud Akan Benahi Daya Tampung Sekolah Usai Kisruh SPMB

    July 25, 2026

    Lulusan SMK Masih Dominasi Pengangguran, Dewan Pendidikan Soroti Kesenjangan dengan Dunia Industri

    July 24, 2026

    Transisi ke SMP dan SMA Jadi Fase Paling Rawan Anak Putus Sekolah di Samarinda

    July 23, 2026
    Add A Comment

    Comments are closed.

    @insitekaltim_
    Don't Miss

    DLH Samarinda Matangkan 10 Ex Generator, Target Kurangi Beban TPA

    R’syaJuly 30, 2026

    Insitekaltim, Samarinda – Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Samarinda terus mematangkan pengelolaan ex generator pengolah…

    Kaltim Bidik Peluang Jadi Tuan Rumah FORNAS 2027, KORMI Nilai Infrastruktur IKN Jadi Modal Kuat

    July 30, 2026

    Balai Kota Samarinda Masih Jadi Magnet Warga yang Gemar Jogging

    July 29, 2026

    DP3A Kaltim Kemas HAN dengan Layanan Edukasi dan Kesehatan Gratis

    July 29, 2026

    Dinsos Kaltim Bangun Budaya Siaga Bencana Sejak Bangku Sekolah

    July 29, 2026
    1 2 3 … 3,247 Next
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Redaksi
    • Kode Etik
    • Pedoman
    • Kode Perilaku Perusahaan
    © 2026 InsiteKaltim.com

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.