Close Menu
insitekaltim.com

    Subscribe to Updates

    Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

    What's Hot

    Banjir Kampung Jawa Belum Tuntas, Jasno Desak Drainase Pasundan Dilanjutkan

    Agustus 28, 2026

    Terowongan Rampung Tapi Belum Dibuka, Jasno Soroti Izin Kementerian

    Agustus 28, 2026

    AI Makin Canggih, Dosen Polnes Ingatkan Mahasiswa TI Jangan Kehilangan Kemampuan Berpikir

    Agustus 28, 2026
    Facebook X (Twitter) Instagram
    • Redaksi
    • Kode Etik
    • Pedoman
    • Kode Perilaku Perusahaan
    Facebook X (Twitter) Instagram
    insitekaltim.cominsitekaltim.com
    • Pendidikan
    • Ekonomi
    • Politik
    • Pemerintah
    • ADVETORIAL
      • Diskominfo Kaltim
      • Diskominfo Kutim
      • DPRD Bontang
      • DPRD Kaltim
      • DPRD Kutim
      • DPRD Samarinda
      • Kemenkum Kaltim
    • Lifestyle
    • Olahraga
    • Kesehatan
    insitekaltim.com
    Home»Ekonomi»Aji Sofyan Effendi Menilai: Danantara Mampu Perkuat Pengelolaan Aset Strategis Nasional
    Ekonomi

    Aji Sofyan Effendi Menilai: Danantara Mampu Perkuat Pengelolaan Aset Strategis Nasional

    IraBy IraJuni 14, 2026Updated:Juli 5, 202602 Mins Read
    Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Teks: Gedung Danantara Indonesia (ist)
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn WhatsApp Pinterest Email

    Insitekaltim, Samarinda – Di tengah tantangan ekonomi global dan kebutuhan menjaga stabilitas devisa Indonesia.

    Pengamat Ekonomi Universitas Mulawarman (Unmul), Aji Sofyan Effendi, dalam Diskusi Publik di Samarinda, menilai, keberadaan Danantara dapat menjadi instrumen penting.

    Khususnya, dalam memperkuat pengelolaan aset strategis nasional. Sekaligus menjaga manfaat ekonomi, agar tetap berputar di dalam negeri.

    Upaya tersebut dianggap relevan di tengah tantangan ekonomi global dan kebutuhan menjaga stabilitas devisa Indonesia.

    Pandangan itu disampaikan Pengamat Aji Sofyan Effendi, dalam Diskusi Publik di Samarinda, Jumat, 12 Juni 2026.

    Menurutnya, Danantara berpotensi menjadi instrumen strategis. Untuk memperkuat pengelolaan aset nasional sekaligus mengurangi potensi keluarnya modal atau capital outflow dari Indonesia.

    “Tujuannya bukan hanya investasi. Ada upaya memperkuat pengelolaan aset nasional dan mengurangi capital outflow,” ujarnya.

    Menurut Aji, Indonesia perlu memperkuat kemampuan negara dalam menjaga perputaran devisa. Agar tidak terus mengalir ke luar negeri. Salah satu langkah yang dapat dilakukan, melalui penguatan pengelolaan aset strategis nasional. Serta optimalisasi kebijakan, Devisa Hasil Ekspor (DHE).

    Ia menilai, pengalaman sejumlah negara menunjukkan bahwa penguasaan terhadap sektor-sektor strategis memiliki peran penting dalam menjaga ketahanan ekonomi dan cadangan devisa.

    Aji mencontohkan China yang mampu mempertahankan kekuatan ekonominya. Karena sebagian besar sektor strategis, seperti energi, pelabuhan, perbankan, dan telekomunikasi, berada di bawah kendali negara.

    “Kalau sektor-sektor strategis itu dikuasai negara, maka keuntungan yang diperoleh tidak banyak keluar ke luar negeri. Devisa tetap berada di dalam sistem ekonomi mereka,” ujarnya.

    Menurutnya, keberhasilan China bukan hanya ditopang oleh besarnya skala ekonomi, tetapi juga kemampuannya menjaga agar keuntungan usaha dan perputaran modal tetap berada di dalam negeri.

    Ia menegaskan, hal terpenting bukan semata soal kepemilikan aset. Melainkan lokasi penyimpanan devisa, hasil aktivitas ekonomi.

    “Yang penting sebenarnya bukan siapa pemiliknya, tetapi di mana devisa itu disimpan,” katanya.

    Aji juga menyinggung posisi Singapura, yang meskipun memiliki keterbatasan sumber daya alam. Mampu menjadi salah satu pusat keuangan utama, di kawasan. Karena menjadi tempat berbagai transaksi perdagangan internasional dan penyimpanan dana perusahaan global.

    “Banyak dana dan transaksi internasional yang berputar melalui Singapura. Itu yang membuat negara tersebut memperoleh manfaat ekonomi yang sangat besar,” jelasnya.

    Ia menambahkan, semangat penguatan aset strategis nasional melalui instrumen seperti Danantara tetap relevan untuk menghadapi ketidakpastian ekonomi global yang masih berlangsung.

     



    Share. Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Ira

    Related Posts

    Dishub Samarinda Finalisasi Parkir Berlangganan, Target Awal 300 Ribu Kendaraan

    Agustus 28, 2026

    UMKM Kaltim Butuh Modal dan Pelatihan, Mirni Dorong Solusi Lewat Koperasi

    Agustus 28, 2026

    RIPERDA Samarinda Dikaji Ulang, Draf Lama Dinilai Tak Lagi Relevan

    Agustus 27, 2026

    Mahakam Punya Potensi Wisata, Tapi Pengembangannya Tak Bisa Tanpa Modal Besar

    Agustus 27, 2026

    Amplang Tak Lagi Bulat, UMKM Samarinda Sulap Jadi Stik hingga Rasa Buah Naga

    Agustus 26, 2026

    UMKM Kaltim Raup Rp1,14 Miliar di KKI 2026, Empat Produk Tembus Pasar Internasional

    Agustus 25, 2026
    Add A Comment

    Comments are closed.

    @insitekaltim_
    Don't Miss

    Banjir Kampung Jawa Belum Tuntas, Jasno Desak Drainase Pasundan Dilanjutkan

    Andika SaputraAgustus 28, 2026

    Insitekaltim, Samarinda – Pembangunan drainase di kawasan Jalan Pasundan Kota Samarinda dinilai perlu dilanjutkan untuk…

    Terowongan Rampung Tapi Belum Dibuka, Jasno Soroti Izin Kementerian

    Agustus 28, 2026

    AI Makin Canggih, Dosen Polnes Ingatkan Mahasiswa TI Jangan Kehilangan Kemampuan Berpikir

    Agustus 28, 2026

    Bahaya Multitasking Berlebihan, Kognitif Menurun hingga Memori Cepat Lemot

    Agustus 28, 2026

    Dishub Samarinda Finalisasi Parkir Berlangganan, Target Awal 300 Ribu Kendaraan

    Agustus 28, 2026
    1 2 3 … 3,304 Next
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Redaksi
    • Kode Etik
    • Pedoman
    • Kode Perilaku Perusahaan
    © 2026 InsiteKaltim.com

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.