Close Menu
insitekaltim.com

    Subscribe to Updates

    Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

    What's Hot

    Perkara Korupsi Lahan Transmigrasi Kukar, Saksi Ungkap Verifikasi Izin Hanya Periksa Administrasi

    Oktober 16, 2026

    Kabut Asap Karhutla Ancam Kesehatan, Kasus ISPA di Kaltim Tembus 13 Ribu

    Oktober 16, 2026

    Sekda Samarinda Ikuti Forum Nasional Pembangunan Hukum 2026, Perkuat Harmonisasi Regulasi Daerah

    Oktober 15, 2026
    Facebook X (Twitter) Instagram
    • Redaksi
    • Kode Etik
    • Pedoman
    • Kode Perilaku Perusahaan
    Facebook X (Twitter) Instagram
    insitekaltim.cominsitekaltim.com
    • Pendidikan
    • Ekonomi
    • Politik
    • Pemerintah
    • ADVETORIAL
      • Diskominfo Kaltim
      • Diskominfo Kutim
      • DPRD Bontang
      • DPRD Kaltim
      • DPRD Kutim
      • DPRD Samarinda
      • Kemenkum Kaltim
    • Lifestyle
    • Olahraga
    • Kesehatan
    insitekaltim.com
    Home»Lifestyle»Kesehatan»Kabut Asap Karhutla Ancam Kesehatan, Kasus ISPA di Kaltim Tembus 13 Ribu
    Kesehatan

    Kabut Asap Karhutla Ancam Kesehatan, Kasus ISPA di Kaltim Tembus 13 Ribu

    AminahBy AminahOktober 16, 202603 Mins Read
    Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Teks: Kabut asap menyelimuti Kota Samarinda di tengah ancaman gangguan pernapasan akibat paparan partikel halus dari kebakaran hutan dan lahan, Jumat, 16/10/2026. (Insitekaltim/Aminah)
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn WhatsApp Pinterest Email

    Insitekaltim, Samarinda – Kabut asap akibat kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Kalimantan Timur (Kaltim) tak hanya mengganggu jarak pandang, tetapi juga menjadi ancaman bagi kesehatan masyarakat. Dinas Kesehatan (Dinkes) Kaltim mencatat lebih dari 13.000 kasus infeksi saluran pernapasan akut (ISPA) selama periode 27 Juli hingga 15 September 2026.

    Di tengah kondisi tersebut, masyarakat diminta mewaspadai paparan partikel halus dari asap, terutama ketika beraktivitas di luar ruangan. Risiko gangguan pernapasan juga menjadi perhatian seiring kondisi kemarau panjang yang melanda sejumlah wilayah.

    Kepala Dinkes Kaltim Muhammad Andi Ishak mengingatkan masyarakat agar tidak menganggap remeh kabut asap. Ia meminta warga menggunakan masker ketika harus beraktivitas di luar rumah, khususnya saat kualitas udara berada pada kategori tidak sehat.

    “Kemarin ada saran kami memang masyarakat jangan terlalu menganggap enteng namanya cuaca asap ini. Artinya bahwa ini nyata, ada ancaman bahaya terkait partikel-partikel halus yang ada. Nah, tentunya kalau memang beraktivitas di luar rumah kondisi asapnya memang masuk kategori berbahaya ataupun juga masuk kategori tidak sehat, ya kalau lagi beraktivitas di luar pakailah masker,” kata Andi Ishak, Kamis, 15 Oktober 2026.

    Data laporan khusus karhutla, Dinkes Kaltim mencatat lebih dari 13.000 kasus ISPA hingga pertengahan September. Namun, angka tersebut merupakan jumlah kasus dalam periode pelaporan dan tidak serta-merta menunjukkan seluruh penderita mengalami gangguan pernapasan akibat paparan asap karhutla.

    Sementara itu, kondisi kualitas udara di Samarinda menunjukkan perubahan, data Indeks Standar Pencemar Udara (ISPU) Samarinda pada Jumat 16 Oktober 2026 menunjukkan angka 33. Yakni masuk kategori baik berdasarkan rentang ISPU nasional 1–50.

    Angka tersebut menggambarkan kondisi pada waktu pengukuran dan tidak serta-merta meniadakan risiko paparan asap di lokasi lain atau pada waktu berbeda.

    Andi Ishak mengatakan paparan asap berpotensi berkontribusi terhadap gangguan pernapasan, termasuk ISPA dan pneumonia. Meski demikian, ia tidak menyebutkan besaran peningkatan kasus pneumonia yang secara khusus berkaitan dengan kabut asap.

    “Memang ada pengaruh sedikit dari asap ini terhadap ISPA maupun pneumonia, dua itu. Kalau tidak ada kepentingan mendesak, ya jangan banyak beraktivitas di luar untuk mengurangi terhirupnya debu-debu ataupun juga partikel-partikel halus itu,” ujarnya.

    Menghadapi risiko gangguan kesehatan selama periode kabut asap, Dinkes Kaltim memastikan puskesmas telah mengantisipasi kebutuhan pelayanan, termasuk ketersediaan obat-obatan dan sarana prasarana medis.

    Andi Ishak mengatakan, hingga saat ini fasilitas kesehatan tingkat pertama masih mampu menangani kebutuhan pelayanan yang ada. Ia berharap kondisi asap segera membaik sehingga risiko paparan terhadap masyarakat dapat berkurang.

    “Tentunya kita juga sudah mengantisipasi terkait ketersediaan sarana prasarana maupun juga obat-obatan yang ada di puskesmas-puskesmas. Tapi ya insyaallah itu masih bisa kita tangani sampai saat ini, dan mudah-mudahan kita berharap sih kondisi asap juga akan lebih membaik,” katanya.

    Masyarakat diimbau mengurangi aktivitas luar ruangan ketika asap semakin pekat, menggunakan masker yang sesuai untuk mengurangi paparan partikel, serta segera mencari pertolongan medis apabila mengalami sesak napas atau gejala pernapasan yang memburuk.

     

    Andi Muhammad Ishak Asap Karhutla Dinkes Kaltim ISPA karhutla
    Share. Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Aminah

    Related Posts

    Kasus ISPA Samarinda Tembus 36 Ribu

    Oktober 15, 2026

    Raperda Penyelamatan Kebakaran Samarinda Rampung Dibahas, Segera Masuk Tahap Harmonisasi

    Oktober 15, 2026

    Deni Minta Pemkot Samarinda Aktif Tangani Kabut Asap dan Cegah Karhutla

    Oktober 14, 2026

    Karhutla Tol Balsam Meluas, Pemprov Kaltim Buka Peluang Usulkan Status Bencana Nasional

    Oktober 14, 2026

    Karhutla Picu 13 Ribu Kasus ISPA, Pemprov Kaltim Perkuat Koordinasi Penanganan Bencana

    Oktober 12, 2026

    Tanggap Darurat Samarinda Diperpanjang hingga 19 Oktober, Karhutla Capai 643 Hektare

    Oktober 8, 2026
    Add A Comment
    Leave A Reply

    Anda harus masuk untuk berkomentar.

    @insitekaltim_
    Don't Miss

    Perkara Korupsi Lahan Transmigrasi Kukar, Saksi Ungkap Verifikasi Izin Hanya Periksa Administrasi

    AminahOktober 16, 2026

    Insitekaltim, Samarinda – Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) pada Pengadilan Negeri (PN) Samarinda kembali mencecar…

    Kabut Asap Karhutla Ancam Kesehatan, Kasus ISPA di Kaltim Tembus 13 Ribu

    Oktober 16, 2026

    Sekda Samarinda Ikuti Forum Nasional Pembangunan Hukum 2026, Perkuat Harmonisasi Regulasi Daerah

    Oktober 15, 2026

    Rinda Wahyuni Apresiasi Inovasi DP2KB Samarinda, Program Kesehatan Tetap Berjalan Tanpa Anggaran

    Oktober 15, 2026

    Sekda Samarinda Tekankan Integritas di Bangku Sekolah

    Oktober 15, 2026
    1 2 3 … 3,388 Next
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Redaksi
    • Kode Etik
    • Pedoman
    • Kode Perilaku Perusahaan
    © 2026 InsiteKaltim.com

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.