Close Menu
insitekaltim.com

    Subscribe to Updates

    Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

    What's Hot

    Andi Harun Tegaskan Samarinda Mampu Bayar Tapi Secara Hukum Tidak Benar

    April 14, 2026

    DPRD Samarinda dan Bontang Bahas Strategi Tingkatkan Pendapatan di Tengah Tekanan Fiskal

    April 14, 2026

    Kasus Pelecehan Tak Kunjung Reda, Disdikbud Kaltim Singgung Kegagalan Pengawasan Sekolah

    April 14, 2026
    Facebook X (Twitter) Instagram
    • Redaksi
    • Kode Etik
    • Pedoman
    • Kode Perilaku Perusahaan
    Facebook X (Twitter) Instagram
    insitekaltim.cominsitekaltim.com
    • Pendidikan
    • Ekonomi
    • Politik
    • Hukum
    • Tokoh
    • ADVETORIAL
      • Diskominfo Kaltim
      • Diskominfo Kutim
      • DPRD Bontang
      • DPRD Kaltim
      • DPRD Kutim
      • DPRD Samarinda
      • Kemenkum Kaltim
    insitekaltim.com
    Home»Advertorial»Jimmy Kritisi Persoalan Air Bersih di Kutim
    Advertorial

    Jimmy Kritisi Persoalan Air Bersih di Kutim

    SeliBy SeliMaret 22, 202102 Mins Read
    Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Anggota DPRD Kutai Timur, Jimmy saat diwawancarai Insitekaltim.com di ruangannya Gedung Sekretariat DPRD Kutai Timur, Kawasan Bukit Pelangi, Sangatta pada Senin (22/3/2021)
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn WhatsApp Pinterest Email

    Reporter: Nuril – Editor: Redaksi 

    Insitekaltim, Sangatta – Anggota DPRD Kabupaten Kutai Timur Jimmy menyarankan pemerintah kabupaten untuk menggandeng perusahaan perkebunan sawit dalam menyelesaikan permasalahan air bersih di wilayah Kutai Timur (Kutim) 

    Berdasarkan hasil reses DPRD Kutim dan Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) yang dilaksanakan di tiap kecamatan, keluhan masyarakat didominasi persoalan air bersih. 

    “Pengadaan air bersih di kecamatan bahkan tingkat RT masih banyak yang kurang memadai,” ujar Jimmy saat diwawancarai oleh Insitekaltim.com di ruangannya, Sekretariat DPRD Kutai Timur, kawasan Bukit Pelangi, Sangatta pada Senin (22/3/2021) 

    Ia juga menyampaikan bahwa kurangnya pasokan air bersih, diduga karena dampak perusahaan perkebunan sawit yang menjamur. Bahkan, wilayah konsesi sawit mencapai 1,2 juta hektar per luas wilayah Kutim, yaitu sebanyak 3,5 juta hektare. Tumbuhan kelapa sawit sendiri diketahui membutuhkan kurang lebih 12 ribu liter per hektar dalam satu hari. 

    “Perkebunan kelapa sawit itu membutuhkan banyak air sehingga masyarakat sekitar yang tidak memiliki perkebunan akan kalah sehingga menyebabkan kekurangan pasokan air bersih pada wilayah tertentu,” jelasnya. 

    Sementara itu, kecamatan yang kekurangan air bersih, kebanyakan wilayahnya memiliki konsesi perkebunan kelapa sawit yang cukup luas. Seperti : Kecamatan Rantau Pulung, Muara Bengkal, Teluk Pandan dan lain sebagainya. 

    Jimmy pun mengusulkan selain bersinergi dengan Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM), pemkab juga merangkul perusahaan perkebunan sawit untuk berkoordinasi dalam menyelesaikan masalah pengadaan air bersih berdasarkan wilayah perusahaan tersebut. 

    “Ini usulan yang bagus karena selama ini belum ada program untuk merangkul perusahaan sawit dalam menyelesaikan permasalahan air bersih,” tandasnya. 

    Saat ini perusahaan yang turut membantu pengadaan air bersih untuk masyarakat Kutim hanya dari PT Kalimantan Prima Coal (KPC) dengan memberikan pasokan air bersih dari perusahan menuju Water Treatment Plant Kudungga. 

    “Untuk masyarakat yang telah mendapatkan air bersih supaya menghemat pemakaian air agar siklus air di wilayah Kutim teratur,” pungkasnya

    Share. Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Seli

    Related Posts

    Tak Sekadar Silaturahmi, Halal Bihalal Kaltim Bahas Dukungan Infrastruktur Daerah

    Maret 22, 2026

    161 Aspirasi Masuk Kamus Usulan DPRD Kaltim, Hasanuddin Mas’ud Tekankan Integrasi ke Program Daerah

    Maret 22, 2026

    Lebaran Pertama, Gubernur Kaltim Pilih Temui Lansia di Panti Sosial

    Maret 21, 2026

    Gubernur Kaltim Soroti Peran Strategis Baznas, Penyaluran Zakat Tembus Rp23 Miliar

    Maret 20, 2026

    Dishub Samarinda Tempel Stiker pada Kendaraan Pelanggar Bongkar Muat di Pinggir Jalan

    Maret 17, 2026

    Parkir Berlangganan di Samarinda Masih Hadapi Tantangan, Dishub Dorong Kesadaran Warga

    Maret 17, 2026
    Add A Comment

    Comments are closed.

    @insitekaltim_
    Don't Miss

    Andi Harun Tegaskan Samarinda Mampu Bayar Tapi Secara Hukum Tidak Benar

    Andika SaputraApril 14, 2026

    Insitekaltim, Samarinda – Wali Kota Samarinda, Andi Harun, menegaskan sikap Pemerintah Kota (Pemkot) Samarinda dalam…

    DPRD Samarinda dan Bontang Bahas Strategi Tingkatkan Pendapatan di Tengah Tekanan Fiskal

    April 14, 2026

    Kasus Pelecehan Tak Kunjung Reda, Disdikbud Kaltim Singgung Kegagalan Pengawasan Sekolah

    April 14, 2026

    DBH Sawit Samarinda Menurun, Bapenda Soroti Ketergantungan pada Kebijakan Pusat

    April 14, 2026

    BEM Polnes Bongkar Persoalan Pendidikan Kaltim, Desak Sinkronisasi Kebijakan

    April 14, 2026
    1 2 3 … 3,056 Next
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Redaksi
    • Kode Etik
    • Pedoman
    • Kode Perilaku Perusahaan
    © 2026 InsiteKaltim.com

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.