Close Menu
insitekaltim.com

    Subscribe to Updates

    Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

    What's Hot

    Hadirkan PET CT Scan, Layanan Kedokteran Nuklir RSUD AWS Pertama di Luar Jawa-Bali

    Juli 8, 2026

    Nunggak Proyek 2025, DLH Samarinda Tersangkut Utang Rp8,4 Miliar

    Juli 8, 2026

    Sektor UKM dan Rumah Tangga Merugi Akibat Pemadaman Listrik Massal di Samarinda

    Juli 8, 2026
    Facebook X (Twitter) Instagram
    • Redaksi
    • Kode Etik
    • Pedoman
    • Kode Perilaku Perusahaan
    Facebook X (Twitter) Instagram
    insitekaltim.cominsitekaltim.com
    • Pendidikan
    • Ekonomi
    • Politik
    • Pemerintah
    • ADVETORIAL
      • Diskominfo Kaltim
      • Diskominfo Kutim
      • DPRD Bontang
      • DPRD Kaltim
      • DPRD Kutim
      • DPRD Samarinda
      • Kemenkum Kaltim
    • Lifestyle
    • Olahraga
    • Kesehatan
    insitekaltim.com
    Home»Advertorial»Jimmy Kritisi Persoalan Air Bersih di Kutim
    Advertorial

    Jimmy Kritisi Persoalan Air Bersih di Kutim

    SeliBy SeliMaret 22, 202102 Mins Read
    Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Anggota DPRD Kutai Timur, Jimmy saat diwawancarai Insitekaltim.com di ruangannya Gedung Sekretariat DPRD Kutai Timur, Kawasan Bukit Pelangi, Sangatta pada Senin (22/3/2021)
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn WhatsApp Pinterest Email

    Reporter: Nuril – Editor: Redaksi 

    Insitekaltim, Sangatta – Anggota DPRD Kabupaten Kutai Timur Jimmy menyarankan pemerintah kabupaten untuk menggandeng perusahaan perkebunan sawit dalam menyelesaikan permasalahan air bersih di wilayah Kutai Timur (Kutim) 

    Berdasarkan hasil reses DPRD Kutim dan Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) yang dilaksanakan di tiap kecamatan, keluhan masyarakat didominasi persoalan air bersih. 

    “Pengadaan air bersih di kecamatan bahkan tingkat RT masih banyak yang kurang memadai,” ujar Jimmy saat diwawancarai oleh Insitekaltim.com di ruangannya, Sekretariat DPRD Kutai Timur, kawasan Bukit Pelangi, Sangatta pada Senin (22/3/2021) 

    Ia juga menyampaikan bahwa kurangnya pasokan air bersih, diduga karena dampak perusahaan perkebunan sawit yang menjamur. Bahkan, wilayah konsesi sawit mencapai 1,2 juta hektar per luas wilayah Kutim, yaitu sebanyak 3,5 juta hektare. Tumbuhan kelapa sawit sendiri diketahui membutuhkan kurang lebih 12 ribu liter per hektar dalam satu hari. 

    “Perkebunan kelapa sawit itu membutuhkan banyak air sehingga masyarakat sekitar yang tidak memiliki perkebunan akan kalah sehingga menyebabkan kekurangan pasokan air bersih pada wilayah tertentu,” jelasnya. 

    Sementara itu, kecamatan yang kekurangan air bersih, kebanyakan wilayahnya memiliki konsesi perkebunan kelapa sawit yang cukup luas. Seperti : Kecamatan Rantau Pulung, Muara Bengkal, Teluk Pandan dan lain sebagainya. 

    Jimmy pun mengusulkan selain bersinergi dengan Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM), pemkab juga merangkul perusahaan perkebunan sawit untuk berkoordinasi dalam menyelesaikan masalah pengadaan air bersih berdasarkan wilayah perusahaan tersebut. 

    “Ini usulan yang bagus karena selama ini belum ada program untuk merangkul perusahaan sawit dalam menyelesaikan permasalahan air bersih,” tandasnya. 

    Saat ini perusahaan yang turut membantu pengadaan air bersih untuk masyarakat Kutim hanya dari PT Kalimantan Prima Coal (KPC) dengan memberikan pasokan air bersih dari perusahan menuju Water Treatment Plant Kudungga. 

    “Untuk masyarakat yang telah mendapatkan air bersih supaya menghemat pemakaian air agar siklus air di wilayah Kutim teratur,” pungkasnya

    Share. Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Seli

    Related Posts

    Nunggak Proyek 2025, DLH Samarinda Tersangkut Utang Rp8,4 Miliar

    Juli 8, 2026

    Sektor UKM dan Rumah Tangga Merugi Akibat Pemadaman Listrik Massal di Samarinda

    Juli 8, 2026

    Andalkan Aplikasi Lawas 2024, Penentuan Jarak Domisili SPMB Samarinda Ternyata Masih Manual

    Juli 8, 2026

    Anggaran Perkim Samarinda Turun Drastis, 700 Laporan Kerusakan Lampu Jalan Tertahan

    Juli 7, 2026

    Pelayanan Digital Samarinda Baru Menyentuh Kecamatan, Kelurahan Didorong Segera Berbenah

    Juli 7, 2026

    Guru 17 TK Negeri di Samarinda Kehilangan Alokasi Bosda 2026

    Juli 7, 2026
    Add A Comment

    Comments are closed.

    @insitekaltim_
    Don't Miss

    Hadirkan PET CT Scan, Layanan Kedokteran Nuklir RSUD AWS Pertama di Luar Jawa-Bali

    Nur AjijahJuli 8, 2026

    Insitekaltim, Samarinda – Setelah tarif retribusinya diberlakukan sejak 1 April 2026, Rumah Sakit Umum Daerah…

    Nunggak Proyek 2025, DLH Samarinda Tersangkut Utang Rp8,4 Miliar

    Juli 8, 2026

    Sektor UKM dan Rumah Tangga Merugi Akibat Pemadaman Listrik Massal di Samarinda

    Juli 8, 2026

    Ketika Gasing Mulai Hilang dari Permainan Anak, Guru di Long Kali Memilih Bertindak

    Juli 8, 2026

    Messi Kokoh di Puncak, Catat 21 Gol dan Jadi Top Skor Sepanjang Sejarah Piala Dunia

    Juli 8, 2026
    1 2 3 … 3,199 Next
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Redaksi
    • Kode Etik
    • Pedoman
    • Kode Perilaku Perusahaan
    © 2026 InsiteKaltim.com

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.