Close Menu
insitekaltim.com

    Subscribe to Updates

    Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

    What's Hot

    Rudy Mas’ud: Literasi Era Digital Tak Cukup Sekadar Membaca

    Agustus 30, 2026

    Dari Lapak Catur Pasar, Ramadhan Menjelma Jadi Master Nasional

    Agustus 30, 2026

    Warga Diminta Waspada Debu, Kemarau Picu Kasus ISPA Meningkat hingga 20 Persen

    Agustus 30, 2026
    Facebook X (Twitter) Instagram
    • Redaksi
    • Kode Etik
    • Pedoman
    • Kode Perilaku Perusahaan
    Facebook X (Twitter) Instagram
    insitekaltim.cominsitekaltim.com
    • Pendidikan
    • Ekonomi
    • Politik
    • Pemerintah
    • ADVETORIAL
      • Diskominfo Kaltim
      • Diskominfo Kutim
      • DPRD Bontang
      • DPRD Kaltim
      • DPRD Kutim
      • DPRD Samarinda
      • Kemenkum Kaltim
    • Lifestyle
    • Olahraga
    • Kesehatan
    insitekaltim.com
    Home»Advertorial»Jimmy Kritisi Persoalan Air Bersih di Kutim
    Advertorial

    Jimmy Kritisi Persoalan Air Bersih di Kutim

    SeliBy SeliMaret 22, 202102 Mins Read
    Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Anggota DPRD Kutai Timur, Jimmy saat diwawancarai Insitekaltim.com di ruangannya Gedung Sekretariat DPRD Kutai Timur, Kawasan Bukit Pelangi, Sangatta pada Senin (22/3/2021)
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn WhatsApp Pinterest Email

    Reporter: Nuril – Editor: Redaksi 

    Insitekaltim, Sangatta – Anggota DPRD Kabupaten Kutai Timur Jimmy menyarankan pemerintah kabupaten untuk menggandeng perusahaan perkebunan sawit dalam menyelesaikan permasalahan air bersih di wilayah Kutai Timur (Kutim) 

    Berdasarkan hasil reses DPRD Kutim dan Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) yang dilaksanakan di tiap kecamatan, keluhan masyarakat didominasi persoalan air bersih. 

    “Pengadaan air bersih di kecamatan bahkan tingkat RT masih banyak yang kurang memadai,” ujar Jimmy saat diwawancarai oleh Insitekaltim.com di ruangannya, Sekretariat DPRD Kutai Timur, kawasan Bukit Pelangi, Sangatta pada Senin (22/3/2021) 

    Ia juga menyampaikan bahwa kurangnya pasokan air bersih, diduga karena dampak perusahaan perkebunan sawit yang menjamur. Bahkan, wilayah konsesi sawit mencapai 1,2 juta hektar per luas wilayah Kutim, yaitu sebanyak 3,5 juta hektare. Tumbuhan kelapa sawit sendiri diketahui membutuhkan kurang lebih 12 ribu liter per hektar dalam satu hari. 

    “Perkebunan kelapa sawit itu membutuhkan banyak air sehingga masyarakat sekitar yang tidak memiliki perkebunan akan kalah sehingga menyebabkan kekurangan pasokan air bersih pada wilayah tertentu,” jelasnya. 

    Sementara itu, kecamatan yang kekurangan air bersih, kebanyakan wilayahnya memiliki konsesi perkebunan kelapa sawit yang cukup luas. Seperti : Kecamatan Rantau Pulung, Muara Bengkal, Teluk Pandan dan lain sebagainya. 

    Jimmy pun mengusulkan selain bersinergi dengan Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM), pemkab juga merangkul perusahaan perkebunan sawit untuk berkoordinasi dalam menyelesaikan masalah pengadaan air bersih berdasarkan wilayah perusahaan tersebut. 

    “Ini usulan yang bagus karena selama ini belum ada program untuk merangkul perusahaan sawit dalam menyelesaikan permasalahan air bersih,” tandasnya. 

    Saat ini perusahaan yang turut membantu pengadaan air bersih untuk masyarakat Kutim hanya dari PT Kalimantan Prima Coal (KPC) dengan memberikan pasokan air bersih dari perusahan menuju Water Treatment Plant Kudungga. 

    “Untuk masyarakat yang telah mendapatkan air bersih supaya menghemat pemakaian air agar siklus air di wilayah Kutim teratur,” pungkasnya

    Share. Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Seli

    Related Posts

    Teras Samarinda Belum Tuntas, Celni Dorong Penyelesaian Seluruh Segmen

    Agustus 29, 2026

    Helmi Dorong Semangat Kemerdekaan, Jadi Motivasi DPRD Perjuangkan Aspirasi Masyarakat

    Agustus 29, 2026

    DPRD Samarinda Dorong Plaza 21 Citra Niaga Jadi Kantong Parkir

    Agustus 29, 2026

    Banjir Kampung Jawa Belum Tuntas, Jasno Desak Drainase Pasundan Dilanjutkan

    Agustus 28, 2026

    Terowongan Rampung Tapi Belum Dibuka, Jasno Soroti Izin Kementerian

    Agustus 28, 2026

    Komisi III DPRD Samarinda Akan Panggil Dishub Bahas Antrean BBM

    Agustus 28, 2026
    Add A Comment

    Comments are closed.

    @insitekaltim_
    Don't Miss

    Rudy Mas’ud: Literasi Era Digital Tak Cukup Sekadar Membaca

    Ratu ArifanzaAgustus 30, 2026

    Insitekaltim, Samarinda – Masyarakat juga perlu memiliki kemampuan memahami informasi, serta perkembangan yang terjadi di sekitarnya.…

    Dari Lapak Catur Pasar, Ramadhan Menjelma Jadi Master Nasional

    Agustus 30, 2026

    Warga Diminta Waspada Debu, Kemarau Picu Kasus ISPA Meningkat hingga 20 Persen

    Agustus 30, 2026

    Suparno Apresiasi Prestasi Mahasiswa Polnes di Ajang UGM

    Agustus 30, 2026

    Teras Samarinda Tahap II Dibuka, Andi Harun Sebut Jadi “Paru-Paru Baru” di Tepi Mahakam

    Agustus 30, 2026
    1 2 3 … 3,308 Next
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Redaksi
    • Kode Etik
    • Pedoman
    • Kode Perilaku Perusahaan
    © 2026 InsiteKaltim.com

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.