Close Menu
insitekaltim.com

    Subscribe to Updates

    Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

    What's Hot

    Pemkot Pastikan LPG 3 Kg untuk Warga Miskin Aman, 18 Ribu Penerima Terdata

    Juni 19, 2026

    Kanada Pesta Gol ke Gawang Qatar, Kemenangan 6-0 Ukir Sejarah Baru di Piala Dunia 2026

    Juni 19, 2026

    Sekolah Berkeadilan Tak Bisa Lahir dari SPMB yang Bermasalah

    Juni 19, 2026
    Facebook X (Twitter) Instagram
    • Redaksi
    • Kode Etik
    • Pedoman
    • Kode Perilaku Perusahaan
    Facebook X (Twitter) Instagram
    insitekaltim.cominsitekaltim.com
    • Pendidikan
    • Ekonomi
    • Politik
    • Pemerintah
    • ADVETORIAL
      • Diskominfo Kaltim
      • Diskominfo Kutim
      • DPRD Bontang
      • DPRD Kaltim
      • DPRD Kutim
      • DPRD Samarinda
      • Kemenkum Kaltim
    • Lifestyle
    • Olahraga
    • Kesehatan
    insitekaltim.com
    Home»Advertorial»DPRD Kaltim»Jawad Sebut Kartu Prakerja Aneh, Tidak Tepat Diluncurkan Sekarang
    DPRD Kaltim

    Jawad Sebut Kartu Prakerja Aneh, Tidak Tepat Diluncurkan Sekarang

    AdminBy AdminApril 27, 202002 Mins Read
    Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn WhatsApp Pinterest Email

    Reporter: Dina – Editor: Redaksi

    Insitekaltim, Samarinda – Program kartu Prakerja disebut aneh diberlakukan di tengah pandemi Covid-19. Seharusnya pemerintah saat ini fokus pada penanganan penyebaran wabah Covid-19 tersebut.

    Hal ini disampaikan, Anggota Komisi IV DPRD Kaltim, H. Jawad Sirajuddin, kepada Insitekaltim via telepon seluler, Senin (27/4/2020).

    “Munculnya program di tengah wabah seperti ini akan membuat repot. Seharusnya pemerintah paham akan hal tersebut,” bebernya.

    Ia menjelaskan, tidak tepat jika diberikan program kartu Prakerja. Karena bisa dijadikan cara penanganan ekonomi pasca wabah Covid-19 selesai. Bukan main nantinya akan banyak sekali pengangguran, baik yang di-PHK maupun perusahaannya tidak mampu lagi memutar roda ekonominya.

    Lebih lanjut, Jawad mempaparkan bagusnya konsep itu fokuskan pada penanganan Covid-19 dahulu. Berapa anggaran yang diberikan, salurkan semua. Setelah itu baru mengawal kembali ekonomi di Indonesia agar segera dilakukannya pemulihan.

    “Masyarakat masih bingung gimana cara daftarnya. Belum lagi yang tidak paham cara daftar online. Kita ketahui, program ini diperuntukkan bagi pengangguran. Saat ini hampir seluruh tempat pekerjaan setop operasi,” sambungnya.

    “Intinya program kartu Prakerja, tidak tepat jika diluncurkan sekarang,” tegasnya.

    Anggota Komisi IV ini berpesan, agar pemerintah melakukan evaluasi terhadap program Prakerja, dan masyarakat diharapkan tidak terbuai akan adanya program ini. Ditakutkan, jika tidak sesuai harapan akan berdampak pada gangguan kejiwaan.

    Share. Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Admin

    Related Posts

    Didesak Maju Pilwali Samarinda, Saefuddin Zuhri Pilih Fokus Bekerja Ketimbang Berpolitik

    Juni 19, 2026

    Pangkas Celah Titipan, Parlemen Kaltim Minta Kuota Sekolah Negeri Dikunci

    Juni 18, 2026

    Lahan Pemakaman Menyusut, Pengembang Perumahan Akan Wajib Sediakan Area Makam

    Juni 17, 2026

    Belum Kantongi Andalalin, Ronal Desak Pemkot Tindak Tegas THM W Superclub

    Juni 17, 2026

    Permohonan Hibah TPU ke PT BBE Belum Terealisasi, DPRD Memfasilitasi Realisasi Permintaan Lahan

    Juni 17, 2026

    PDIP Desak Evaluasi Aturan Desil SPMB, Dinilai Menyulitkan Warga Miskin dan Memicu Ketimpangan Baru

    Juni 17, 2026
    Add A Comment

    Comments are closed.

    @insitekaltim_
    Don't Miss

    Pemkot Pastikan LPG 3 Kg untuk Warga Miskin Aman, 18 Ribu Penerima Terdata

    Nur AjijahJuni 19, 2026

    Insitekaltim, Samarinda – Hingga saat ini, sebanyak 18 ribu warga, penerima manfaat telah terdata dan memperoleh…

    Kanada Pesta Gol ke Gawang Qatar, Kemenangan 6-0 Ukir Sejarah Baru di Piala Dunia 2026

    Juni 19, 2026

    Sekolah Berkeadilan Tak Bisa Lahir dari SPMB yang Bermasalah

    Juni 19, 2026

    Titipan dan Jual Beli Kursi Jadi Musuh Utama SPMB 2026, Disdikbud Kaltim Siapkan Sanksi Berat

    Juni 19, 2026

    Fokus Utama Layanan Pemda, HIV Masih Jadi Tantangan Kesehatan, Samarinda Catat 492 Kasus Sepanjang 2025

    Juni 19, 2026
    1 2 3 … 3,156 Next
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Redaksi
    • Kode Etik
    • Pedoman
    • Kode Perilaku Perusahaan
    © 2026 InsiteKaltim.com

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.