Close Menu
insitekaltim.com

    Subscribe to Updates

    Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

    What's Hot

    Sri Puji Dorong Optimalisasi Perda P4GN, Tes Urine Pelajar Masih Dikaji Lewat APBD

    Agustus 21, 2026

    Desa Prayon: Kecil dalam Wilayah, Besar dalam Kebersamaan dan Potensi

    Agustus 20, 2026

    72 Karhutla Terjadi di Samarinda, Pemkot Sebut 99 Persen Dipicu Aktivitas Manusia

    Agustus 20, 2026
    Facebook X (Twitter) Instagram
    • Redaksi
    • Kode Etik
    • Pedoman
    • Kode Perilaku Perusahaan
    Facebook X (Twitter) Instagram
    insitekaltim.cominsitekaltim.com
    • Pendidikan
    • Ekonomi
    • Politik
    • Pemerintah
    • ADVETORIAL
      • Diskominfo Kaltim
      • Diskominfo Kutim
      • DPRD Bontang
      • DPRD Kaltim
      • DPRD Kutim
      • DPRD Samarinda
      • Kemenkum Kaltim
    • Lifestyle
    • Olahraga
    • Kesehatan
    insitekaltim.com
    Home»Advertorial»Pemkot Samarinda»Jadi yang Pertama di Kaltim, Samarinda Berhasil Gelar Rembuk Stunting Tingkat Kota
    Pemkot Samarinda

    Jadi yang Pertama di Kaltim, Samarinda Berhasil Gelar Rembuk Stunting Tingkat Kota

    LarasBy LarasMaret 7, 202403 Mins Read
    Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Teks: Wawali Samarinda Rusmadi Wongso
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn WhatsApp Pinterest Email

    Insitekaltim,Samarinda – Rembuk Stunting Kota Samarinda menjadi rembuk stunting pertama yang dilakukan di antara 10 kabupaten/kota di Provinsi Kalimantan Timur (Kaltim).

    Teks: Rembuk Stunting Kota Samarinda

    Hal membanggakan ini diungkapkan sekaligus mendapatkan apresiasi dari Wakil Wali Kota Samarinda Rusmadi Wongso dalam acara Rembuk Stunting Kota Samarinda di Ballroom Five Premier Samarinda, Kamis (7/3/2024).

    “Oleh karena itu, saya apresiasi rembuk ini dilakukan sebelum Musrenbang (Musyawarah Perencanaan Pembangunan) Kota Samarinda dilakukan,” puji Rusmadi.

    Rusmadi memuji kegiatan bertajuk “Dengan Konvergensi Bersama Cegah dan Atasi Stunting” ini, sebab sebelum dilaksanakannya Musrenbang Kota Samarinda, rembuk tersebut berhasil mencapai tahap rembuk kota.

    Rembuk kala itu merupakan kegiatan kali ketiga yang dilakukan. Di mana sebelumnya telah dilakukan acara serupa di tingkat kelurahan dan kecamatan di tahun 2023.

    Menurut Rusmadi, rembuk ini akan memberikan dampak yang signifikan terhadap langkah dan aksi yang akan dilakukan untuk menurunkan stunting apabila termuat dalam Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) dalam Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) 2025.

    “Tetapi hanya akan menjadi percuma dan tidak signifikan ketika ini tidak dianggarkan, tidak menjadi program-program dari kegiatan yang menjadi bahan di musrenbang,” sebutnya.

    “Dan nanti melalui musrenbang, program ini akan kosong (tidak ada hasil), apabila tidak termuat di dalam Rencana Kerja Pemerintah dalam APBD 2025,” sambungnya.

    Politikus PDI Perjuangan ini menekankan pentingnya bagi seluruh pihak yang terlibat dalam percepatan penurunan stunting itu untuk mengerucutkan fokus mereka pada satu tujuan melalui pendekatan dua intervensi.

    Pertama, intervensi yang bersifat spesifik. Artinya intervensi ini fokus pada persoalan kesehatan individu dan keluarga, seperti gizi, sanitasi, dan lingkungan.

    “Terkait soal-soal kesehatan, misalnya gizi, kurang darah, lingkar lengan ibu hamil minimal 23,5 cm, persoalan terkait dengan kesehatan,” jelas Rusmadi.

    Kedua, intervensi yang bersifat sensitif. Di mana intervensi ini menyasar kepada anak-anak, perempuan, catin dan ibu hamil. Misalnya, melalui pendekatan dan sosialisasi terkait kesehatan reproduksi dan pendidikan seksual.

    Diharapkan intervensi kedua tersebut mampu memberikan proteksi dini dan edukasi lebih awal bagi masyarakat, sehingga angka stunting diyakini dapat teratasi di kemudian hari.

    Rusmadi menyampaikan harapannya, agar rembuk tersebut mampu membawa diskusi lebih mendalam antarsektor, baik organisasi perangkat daerah (OPD) terkait, organisasi masyarakat, perguruan tinggi, swasta dan organisasi profesi.

    Selain itu, ia juga meminta agar seluruh pihak saling bekerja sama mencapai amanah pusat untuk menurunkan angka stunting hingga 14 persen di tahun 2025. Maka itu, Rusmadi mengajak para pemangku kepentingan terus menjaga sinergi serta berkolaborasi menurunkan kasus stunting di Kota Samarinda.

    “Jadi persoalan stunting di Samarinda sudah terpetakan dari tingkat kelurahan dan kecamatan. Yang paling penting adalah hasil dari rembuk stunting itu kita harapkan mampu menurunkan stunting,” pungkasnya.

    APBD Rembuk Stunting RKPD Rusmadi Wongso
    Share. Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Laras

    Related Posts

    Andi Harun Ajak Hasanuddin Mas’ud Belajar APBD: Saya Terangkan dengan Bahasa Bayi

    Agustus 11, 2026

    Andi Harun: Berdosa Jika APBD Besar, tapi Manfaatnya Minim bagi Masyarakat

    Agustus 2, 2026

    Jaga Kesehatan Fiskal Samarinda, Andi Harun Pilih Efisiensi Ketimbang Utang

    Juli 30, 2026

    Rp20 Miliar APBD Perubahan untuk Porprov Kaltim Dipastikan Tak Sentuh Pembangunan Venue

    Juli 15, 2026

    Tambahan Anggaran Rp90 Miliar Terowongan Samarinda Baru Sebatas Wacana

    Juli 7, 2026

    Belanja ASN Samarinda Masih Gemuk, Lampaui Batas 40 Persen yang Ditetapkan Pusat

    Juli 6, 2026
    Add A Comment

    Comments are closed.

    @insitekaltim_
    Don't Miss

    Sri Puji Dorong Optimalisasi Perda P4GN, Tes Urine Pelajar Masih Dikaji Lewat APBD

    Andika SaputraAgustus 21, 2026

    Insitekaltim, Samarinda – Pemerintah Kota (Pemkot) Samarinda dan Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Samarinda…

    Desa Prayon: Kecil dalam Wilayah, Besar dalam Kebersamaan dan Potensi

    Agustus 20, 2026

    72 Karhutla Terjadi di Samarinda, Pemkot Sebut 99 Persen Dipicu Aktivitas Manusia

    Agustus 20, 2026

    Cegah Narkoba Sejak Dini, Ismail Latisi Dorong Edukasi Antinarkoba Masuk Kurikulum Sekolah

    Agustus 20, 2026

    Pengabdian Dosen Dorong Penguatan Identitas Mamanda Kutai melalui Ecological Dramaturgy

    Agustus 20, 2026
    1 2 3 … 3,288 Next
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Redaksi
    • Kode Etik
    • Pedoman
    • Kode Perilaku Perusahaan
    © 2026 InsiteKaltim.com

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.