Close Menu
insitekaltim.com

    Subscribe to Updates

    Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

    What's Hot

    Argentina Tantang Inggris di Semifinal Piala Dunia 2026, Rivalitas Klasik Kembali Membara

    Juli 12, 2026

    Banjir dan Sampah Masih Jadi Persoalan, Normalisasi Drainase hingga Edukasi Warga Diperkuat

    Juli 12, 2026

    Bellingham Bawa Inggris ke Semifinal, Duel Kontra Argentina Menanti

    Juli 12, 2026
    Facebook X (Twitter) Instagram
    • Redaksi
    • Kode Etik
    • Pedoman
    • Kode Perilaku Perusahaan
    Facebook X (Twitter) Instagram
    insitekaltim.cominsitekaltim.com
    • Pendidikan
    • Ekonomi
    • Politik
    • Pemerintah
    • ADVETORIAL
      • Diskominfo Kaltim
      • Diskominfo Kutim
      • DPRD Bontang
      • DPRD Kaltim
      • DPRD Kutim
      • DPRD Samarinda
      • Kemenkum Kaltim
    • Lifestyle
    • Olahraga
    • Kesehatan
    insitekaltim.com
    Home»Advertorial»DPRD Samarinda»Iswandi: Ketidakjelasan Data Pedagang Disorot, Bisa Berujung Pansus Pasar Pagi
    DPRD Samarinda

    Iswandi: Ketidakjelasan Data Pedagang Disorot, Bisa Berujung Pansus Pasar Pagi

    RidhoBy RidhoFebruari 3, 202603 Mins Read
    Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Teks: Ketua Komisi II DPRD Kota Samarinda, Iswandi saat ditemui awak media usai rapat (Insitekaltim/Ridho Wardhana)
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn WhatsApp Pinterest Email

    Insitekaltim, Samarinda — Rapat Hearing bersama mitra kerja terkait pendataan pedagang Pasar Pagi terpaksa dibatalkan lantaran dinas terkait belum mampu menyajikan data yang diminta Komisi II Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Samarinda.

    Padahal, permintaan tersebut telah disampaikan sejak pertemuan dengan para pedagang sekitar sepekan lalu. Hal itu disampaikan Ketua Komisi II DPRD Kota Samarinda Iswandi.

    Ia mengatakan data pendukung tersebut menjadi syarat utama sebelum pembahasan lanjutan dapat dilakukan. Namun hingga kini, data yang dimaksud belum juga diserahkan dengan alasan masih menunggu izin dari Wali Kota Samarinda.

    “Kami sudah meminta data itu sejak pertemuan dengan pedagang minggu lalu. Tapi sampai hari ini belum diberikan dengan alasan harus seizin wali kota, karena datanya belum ada akhirnya agenda kami tunda,” ungkap Iswandi Selasa, 3 Februari 2026.

    Lanjutnya, terdapat enam data utama yang dimintanya kepada dinas terkait. Data tersebut meliputi jumlah pedagang yang telah berjualan sebelum proses pembangunan dimulai, jumlah kios yang tersedia sebelum pembangunan, serta Surat Keputusan (SK) relokasi pedagang ke lokasi sementara seperti SGS dan Pasar Merdeka selama masa pembangunan.

    Selain itu, pihaknya juga meminta data pedagang pemilik Surat Keterangan Tempat Usaha Berjualan (SKTUB) secara rinci berdasarkan nama dan alamat, baik yang berdagang sendiri maupun yang menyewakan kiosnya, data pedagang penyewa, serta jumlah pedagang yang telah menerima kunci kios pada tahap pertama.

    Menurutnya permintaan data tersebut bertujuan untuk menyinkronkan temuan Komisi II di lapangan dengan data resmi milik pemerintah daerah. Dengan data yang jelas, Komisi II ingin memastikan tidak ada praktik yang merugikan pedagang maupun indikasi permainan dalam proses pendataan dan pembagian kios.

    “Kami ingin semuanya by data. Data di lapangan yang kami temukan harus sama dengan data dari Dinas. Jangan sampai ada permainan, jangan sampai ada data yang tidak jelas,” tegasnya.

    Ia juga menekankan pentingnya asas keadilan bagi pedagang lama yang telah bertahun-tahun berjualan di Pasar Pagi. Ia mengingatkan agar proses relokasi tidak justru menguntungkan pihak-pihak yang baru muncul menjelang pembangunan.

    “Jangan sampai orang yang baru menyewa satu atau dua bulan sebelum relokasi justru mendapatkan prioritas, sementara pedagang yang sudah bertahun-tahun berjualan malah tidak dapat. Kita ingin ada keadilan bagi pedagang lama,” jelasnya.

    Sebelum mengakhiri pernyataannya ia menegaskan, apabila dalam waktu dekat dinas terkait tetap tidak dapat memberikan data secara terbuka dan transparan, Iswandi menyebut Komisi II siap menggunakan hak pengawasan DPRD dengan membentuk Panitia Khusus (Pansus) Pasar Pagi.

    “Kalau memang data ini tidak bisa dibuka, kami bisa menggunakan hak kami membentuk Pansus. Supaya persoalan ini terang-benderang dan terlihat siapa saja yang bermain di balik pendataan pedagang Pasar Pagi,” pungkasnya.

    Komisi II berharap seluruh proses penataan Pasar Pagi dapat berjalan transparan, adil, dan berpihak pada pedagang yang memang memiliki haknya sejak awal.

     

    DPRD Samarinda Iswandi Pasar Pagi Samarinda Satgas
    Share. Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Ridho

    Related Posts

    Gerindra Dorong 70 Persen Dana Probebaya Dialihkan untuk Pelatihan Kerja Warga

    Juli 11, 2026

    Sindir Ketiadaan Beasiswa Pemkot, Anhar: Jadikan Dulu Wali Kota dari PDIP

    Juli 10, 2026

    Kemampuan Fiskal Terbatas, Pengentasan 26 Hektare Kawasan Kumuh Samarinda Masih Gantung

    Juli 9, 2026

    Lelang Lambat Imbas Dinamika Anggaran Pusat, Realisasi Fisik PUPR Masih Minim

    Juli 9, 2026

    Tiga Jalan Protokol di Samarinda Gelap Gulita, Dewan Desak Dishub Segera Peremajaan Tiang

    Juli 9, 2026

    Nunggak Proyek 2025, DLH Samarinda Tersangkut Utang Rp8,4 Miliar

    Juli 8, 2026
    Add A Comment

    Comments are closed.

    @insitekaltim_
    Don't Miss

    Argentina Tantang Inggris di Semifinal Piala Dunia 2026, Rivalitas Klasik Kembali Membara

    R’syaJuli 12, 2026

    Insitekaltim, Samarinda – Argentina memastikan satu tempat di semifinal Piala Dunia 2026 setelah menyingkirkan Swiss…

    Banjir dan Sampah Masih Jadi Persoalan, Normalisasi Drainase hingga Edukasi Warga Diperkuat

    Juli 12, 2026

    Bellingham Bawa Inggris ke Semifinal, Duel Kontra Argentina Menanti

    Juli 12, 2026

    Kunjungan Wisatawan Domestik Meningkat, Ikut Dorong Pertumbuhan Ekonomi Kaltim

    Juli 12, 2026

    Pemprov Kaltim Dukung Pengembangan Bukit Steling Lewat Event Wisata

    Juli 12, 2026
    1 2 3 … 3,209 Next
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Redaksi
    • Kode Etik
    • Pedoman
    • Kode Perilaku Perusahaan
    © 2026 InsiteKaltim.com

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.