Close Menu
insitekaltim.com

    Subscribe to Updates

    Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

    What's Hot

    Tak Banyak Diketahui, BPJS Ketenagakerjaan Bantu Pekerja Beli Rumah hingga Rp500 Juta

    Agustus 12, 2026

    Gap Perlindungan Tembus 200 Persen, Andi Harun Desak Pekerja Rentan Samarinda Masuk BPJS

    Agustus 12, 2026

    Andi Harun Bocorkan Rancangan APBD Samarinda 2027: Diproyeksi Rp3,3 Triliun, Efisiensi Tetap Jalan

    Agustus 12, 2026
    Facebook X (Twitter) Instagram
    • Redaksi
    • Kode Etik
    • Pedoman
    • Kode Perilaku Perusahaan
    Facebook X (Twitter) Instagram
    insitekaltim.cominsitekaltim.com
    • Pendidikan
    • Ekonomi
    • Politik
    • Pemerintah
    • ADVETORIAL
      • Diskominfo Kaltim
      • Diskominfo Kutim
      • DPRD Bontang
      • DPRD Kaltim
      • DPRD Kutim
      • DPRD Samarinda
      • Kemenkum Kaltim
    • Lifestyle
    • Olahraga
    • Kesehatan
    insitekaltim.com
    Home»Advertorial»Diskominfo Kaltim»IPSI DKI Jakarta, Kategori Ganda Putra Kena Golok Saat Tampil
    Diskominfo Kaltim

    IPSI DKI Jakarta, Kategori Ganda Putra Kena Golok Saat Tampil

    AdminBy AdminNovember 16, 201903 Mins Read
    Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn WhatsApp Pinterest Email

    Reporter : Apriliani – Editor : Redaksi

    Insitekaltim, Samarinda – Ikatan Pencak Silat Indonesia (IPSI) dari DKI Jakarta, Kategori Ganda Putra kena golok, saat tampil di perhelatan Fornas V, Gedung Pencak Silat Polder Air Hitam Samarinda, Sabtu (16/11/2019).

    Penampilan luar biasa antara DKI Jakarta dan Banten, saat Fornas V ini menuai banyak pujian dari juri. Namun di akhir penampilan, kontingen dari DKI Jakarta mendapat trouble berupa sabitan golok saat tampil dalam ganda putra.

    Pelatih IPSI Banten, Uwes Sulkurni menanggapi saat ada trouble ketika kontingen DKI Jakarta tampil. Ia hanya mengatakan bahwa itu terjadi karena faktor kecapekan.

    “Kalau untuk latihan sebulan, dan pastinya maksimal. Masalah tersebut tidak akan mempengaruhi kejuaraan, karena juri lah yang menilai. Beda daerah, beda cuaca, mungkin mereka kemarin datangnya Jum’at pagi. Jadi seharusnya bisa menyesuaikan iklim di Kaltim,” terangnya.

    Dari Banten sendiri membawa atlit sebanyak 11 orang, serta mengikuti 3 kategori, yaitu perorangan, berpasangan dan kelompok, untuk kelompok ada 5 orang.

    “Tanggapan saya tentang Fornas V di Kaltim ini sangat luar biasa, namun kami terkendala dengan kegiatan yang lain, seperti pra-PON, Popnas, dan Pospenas. Mereka para pengurus IPSI fokus pada pra-PON, jadi provinsi yang lain belum bisa mengirimkan secara full untuk keikutsertaannya,” ungkapnya.

    Atlit IPSI dari Banten, Siti Khoirul Imamah mengatakan bahwa motivasi ikuti Fornas ini, yaitu harus selalu latihan untuk bisa mendapatkan juara.

    “Jangan menyerah terus berdoa sama Allah SWT,” katanya.

    Sedangkan Atlit IPSI Banten lainnya, Email Dara Utami juga mengatakan bahwa motivasinya ikuti Fornas, karena pelatih yang membawanya kesini.

    “Pelatih yang selalu menyemangati, kalau untuk kendala nya seperti kena golok,” imbuhnya.

    Atlit IPSI DKI Jakarta, Chika menerangkan bahwa motivasinya untuk dapatkan juara, karena membawa nama DKI Jakarta.

    “Ada tanggung jawab yang harus saya tuntaskan disini, makanya saya berusaha yang terbaik. Saya latihan selama sebulan, tapi sebenarnya kita sendiri latihan tiap hari. Ini untuk persiapan event yang akan datang. Kendalanya kalau di ganda itu hanya sering kebentur,” terangnya.

    Sedangkan Atlit IPSI DKI Jakarta, Ranti mengatai bahwa motivasinya adalah dengan bersungguh-sungguh.

    “Juga sebelumnya, kita juga membawa nama perguruan. Bahkan support dari DKI Jakarta ini jadi semakin membuat kamu bersemangat latihan,” katanya penuh semangat.

    Kontingan DKI Jakarta, Gema Nur Arifin mengungkapkan bahwa ketakutannya main di Kaltim, karena cuaca.

    “Dari Jakarta ke Kaltim, panas banget bahkan saya sampai radang. Dari situ saya inisiatif minum obat, biar sehat dan saat tampil akan fit,” imbuhnya.

    Ia mengaku, biasanya rival mereka dari Jawa Timur dan Jawa Barat.

    “Target kita pastinya semua emas. DKI Jakarta mengikuti 3 kategori yaitu perorangan berpasangan dan berkelompok,” tutupnya penuh semangat.

    Share. Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Admin

    Related Posts

    Kejurkot Basket Samarinda 2026 Usai, Perbasi Tegaskan Pembinaan Atlet Tak Boleh Berhenti

    Agustus 11, 2026

    Kemenpora Perkuat Pelatih Olahraga Disabilitas, Partisipasi Baru 11,6 Persen

    Agustus 10, 2026

    14 Cabor Masih Diverifikasi, Rasman: Anggaran Harus Sesuai Kebutuhan

    Agustus 7, 2026

    Ricky Nelson Siapkan Banyak Opsi Pemain Jelang Liga 1 2026/27

    Agustus 6, 2026

    Menpora Targetkan Muaythai Sumbang Emas SEA Games, IMC 2026 Jadi Ajang Seleksi Atlet

    Agustus 5, 2026

    Target Pertahankan Juara Umum Porprov, Perbasi Soroti Minimnya Fasilitas Basket Samarinda

    Agustus 4, 2026
    Add A Comment

    Comments are closed.

    @insitekaltim_
    Don't Miss

    Tak Banyak Diketahui, BPJS Ketenagakerjaan Bantu Pekerja Beli Rumah hingga Rp500 Juta

    Andika SaputraAgustus 12, 2026

    Insitekaltim, Samarinda – Kepala Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Ketenagakerjaan Cabang Samarinda Murniati mengungkap masih…

    Gap Perlindungan Tembus 200 Persen, Andi Harun Desak Pekerja Rentan Samarinda Masuk BPJS

    Agustus 12, 2026

    Andi Harun Bocorkan Rancangan APBD Samarinda 2027: Diproyeksi Rp3,3 Triliun, Efisiensi Tetap Jalan

    Agustus 12, 2026

    Pemkot Samarinda Harus Lebih Kreatif Tingkat PAD, Tanpa Membebani Masyarakat

    Agustus 11, 2026

    Kaltim Baru 56 Persen Temukan Kasus TBC, Dinkes Dorong 1.033 Desa Jadi Desa Siaga

    Agustus 11, 2026
    1 2 3 … 3,273 Next
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Redaksi
    • Kode Etik
    • Pedoman
    • Kode Perilaku Perusahaan
    © 2026 InsiteKaltim.com

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.