Close Menu
insitekaltim.com

    Subscribe to Updates

    Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

    What's Hot

    Gangguan Server Warnai SPMB Terintegrasi Perdana di Kaltim, Jadi Sorotan Evaluasi

    Juni 26, 2026

    Futsal Jadi Pelepas Stres dan Wadah Bangun Kebersamaan Anak Muda

    Juni 26, 2026

    Data Sensus Ekonomi 2026 Jadi Dasar Kebijakan Pembangunan Kaltim

    Juni 26, 2026
    Facebook X (Twitter) Instagram
    • Redaksi
    • Kode Etik
    • Pedoman
    • Kode Perilaku Perusahaan
    Facebook X (Twitter) Instagram
    insitekaltim.cominsitekaltim.com
    • Pendidikan
    • Ekonomi
    • Politik
    • Pemerintah
    • ADVETORIAL
      • Diskominfo Kaltim
      • Diskominfo Kutim
      • DPRD Bontang
      • DPRD Kaltim
      • DPRD Kutim
      • DPRD Samarinda
      • Kemenkum Kaltim
    • Lifestyle
    • Olahraga
    • Kesehatan
    insitekaltim.com
    Home»Advertorial»Diskominfo Kaltim»IPSI DKI Jakarta, Kategori Ganda Putra Kena Golok Saat Tampil
    Diskominfo Kaltim

    IPSI DKI Jakarta, Kategori Ganda Putra Kena Golok Saat Tampil

    AdminBy AdminNovember 16, 201903 Mins Read
    Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn WhatsApp Pinterest Email

    Reporter : Apriliani – Editor : Redaksi

    Insitekaltim, Samarinda – Ikatan Pencak Silat Indonesia (IPSI) dari DKI Jakarta, Kategori Ganda Putra kena golok, saat tampil di perhelatan Fornas V, Gedung Pencak Silat Polder Air Hitam Samarinda, Sabtu (16/11/2019).

    Penampilan luar biasa antara DKI Jakarta dan Banten, saat Fornas V ini menuai banyak pujian dari juri. Namun di akhir penampilan, kontingen dari DKI Jakarta mendapat trouble berupa sabitan golok saat tampil dalam ganda putra.

    Pelatih IPSI Banten, Uwes Sulkurni menanggapi saat ada trouble ketika kontingen DKI Jakarta tampil. Ia hanya mengatakan bahwa itu terjadi karena faktor kecapekan.

    “Kalau untuk latihan sebulan, dan pastinya maksimal. Masalah tersebut tidak akan mempengaruhi kejuaraan, karena juri lah yang menilai. Beda daerah, beda cuaca, mungkin mereka kemarin datangnya Jum’at pagi. Jadi seharusnya bisa menyesuaikan iklim di Kaltim,” terangnya.

    Dari Banten sendiri membawa atlit sebanyak 11 orang, serta mengikuti 3 kategori, yaitu perorangan, berpasangan dan kelompok, untuk kelompok ada 5 orang.

    “Tanggapan saya tentang Fornas V di Kaltim ini sangat luar biasa, namun kami terkendala dengan kegiatan yang lain, seperti pra-PON, Popnas, dan Pospenas. Mereka para pengurus IPSI fokus pada pra-PON, jadi provinsi yang lain belum bisa mengirimkan secara full untuk keikutsertaannya,” ungkapnya.

    Atlit IPSI dari Banten, Siti Khoirul Imamah mengatakan bahwa motivasi ikuti Fornas ini, yaitu harus selalu latihan untuk bisa mendapatkan juara.

    “Jangan menyerah terus berdoa sama Allah SWT,” katanya.

    Sedangkan Atlit IPSI Banten lainnya, Email Dara Utami juga mengatakan bahwa motivasinya ikuti Fornas, karena pelatih yang membawanya kesini.

    “Pelatih yang selalu menyemangati, kalau untuk kendala nya seperti kena golok,” imbuhnya.

    Atlit IPSI DKI Jakarta, Chika menerangkan bahwa motivasinya untuk dapatkan juara, karena membawa nama DKI Jakarta.

    “Ada tanggung jawab yang harus saya tuntaskan disini, makanya saya berusaha yang terbaik. Saya latihan selama sebulan, tapi sebenarnya kita sendiri latihan tiap hari. Ini untuk persiapan event yang akan datang. Kendalanya kalau di ganda itu hanya sering kebentur,” terangnya.

    Sedangkan Atlit IPSI DKI Jakarta, Ranti mengatai bahwa motivasinya adalah dengan bersungguh-sungguh.

    “Juga sebelumnya, kita juga membawa nama perguruan. Bahkan support dari DKI Jakarta ini jadi semakin membuat kamu bersemangat latihan,” katanya penuh semangat.

    Kontingan DKI Jakarta, Gema Nur Arifin mengungkapkan bahwa ketakutannya main di Kaltim, karena cuaca.

    “Dari Jakarta ke Kaltim, panas banget bahkan saya sampai radang. Dari situ saya inisiatif minum obat, biar sehat dan saat tampil akan fit,” imbuhnya.

    Ia mengaku, biasanya rival mereka dari Jawa Timur dan Jawa Barat.

    “Target kita pastinya semua emas. DKI Jakarta mengikuti 3 kategori yaitu perorangan berpasangan dan berkelompok,” tutupnya penuh semangat.

    Share. Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Admin

    Related Posts

    Futsal Jadi Pelepas Stres dan Wadah Bangun Kebersamaan Anak Muda

    Juni 26, 2026

    Cetak Atlet Berprestasi Sejak Dini, Muslimin Tekankan Pentingnya Pelatih Bersertifikasi

    Juni 25, 2026

    Anggaran Terbatas, Ambisi Tak Surut: Samarinda Tetap Incar Gelar Juara Umum Porprov

    Juni 24, 2026

    Go Skateboarding Day 2026 Guncang Samarinda, Skater dari Berbagai Daerah Tumpah Ruah

    Juni 23, 2026

    Sambut Demam Piala Dunia, Pemprov Kaltim Siapkan Nobar Raksasa hingga Mobil Videotron Keliling

    Juni 22, 2026

    Tak Lagi Sekadar Olahraga, Tenis Menjelma Jadi Gaya Hidup Modern

    Juni 21, 2026
    Add A Comment

    Comments are closed.

    @insitekaltim_
    Don't Miss

    Gangguan Server Warnai SPMB Terintegrasi Perdana di Kaltim, Jadi Sorotan Evaluasi

    R’syaJuni 26, 2026

    Insitekaltim, Samarinda – Sekretaris Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kalimantan Timur (Kaltim) Rahmat Ramadhan mengatakan…

    Futsal Jadi Pelepas Stres dan Wadah Bangun Kebersamaan Anak Muda

    Juni 26, 2026

    Data Sensus Ekonomi 2026 Jadi Dasar Kebijakan Pembangunan Kaltim

    Juni 26, 2026

    Haraku Ramen Hadir Ramaikan Kuliner di Big Mall Samarinda

    Juni 26, 2026

    Partisipasi Aktif Pelaku Usaha Kaltim, Sukseskan Sensus Ekonomi 2026

    Juni 26, 2026
    1 2 3 … 3,174 Next
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Redaksi
    • Kode Etik
    • Pedoman
    • Kode Perilaku Perusahaan
    © 2026 InsiteKaltim.com

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.