Close Menu
insitekaltim.com

    Subscribe to Updates

    Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

    What's Hot

    Fashion Berbasis Wastra Didorong Jadi Sumber Ekonomi Budaya di Kaltim

    September 13, 2026

    Polda Kaltim Tangani 37 Kasus Karhutla, 12 Orang Jadi Tersangka

    September 13, 2026

    Jalan Tanpa Tujuan, Ketika Keluar Rumah Jadi Cara Melepas Penat

    September 13, 2026
    Facebook X (Twitter) Instagram
    • Redaksi
    • Kode Etik
    • Pedoman
    • Kode Perilaku Perusahaan
    Facebook X (Twitter) Instagram
    insitekaltim.cominsitekaltim.com
    • Pendidikan
    • Ekonomi
    • Politik
    • Pemerintah
    • ADVETORIAL
      • Diskominfo Kaltim
      • Diskominfo Kutim
      • DPRD Bontang
      • DPRD Kaltim
      • DPRD Kutim
      • DPRD Samarinda
      • Kemenkum Kaltim
    • Lifestyle
    • Olahraga
    • Kesehatan
    insitekaltim.com
    Home»Advertorial»Iming-iming Perusahaan Sebabkan Partisipasi Pemilih Pilkada Rendah
    Advertorial

    Iming-iming Perusahaan Sebabkan Partisipasi Pemilih Pilkada Rendah

    AdminBy AdminDesember 1, 202002 Mins Read
    Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn WhatsApp Pinterest Email

    Reporter: Syifa – Editor : Redaksi

    Insitekaltim, Sangatta – Pemerintah Kabupaten Kutai Timur (Pemkab Kutim) akan bersurat kepada perusahaan-perusahaan untuk tidak mempersulit karyawan memberikan suara pada pilkada 9 Desember mendatang.

    Hal tersebut disampaikan Pjs Bupati Kutim Moh Jauhar Effendi usai menggelar rapat bersama Badan Kesbangpol di Ruang Arau Kantor Bupati Kutim, Sangatta, Senin (30/11/2020) pagi.

    “Yang penting dilakukan adalah nanti kita akan keluarkan surat kepada perusahaan agar membantu mobilisasi ke TPS karena sudah ada putusan presiden bahwa tanggal sembilan itu adalah hari libur nasional,” ujarnya.

    Surat ini dianggap penting mengingat angka pemilih di Kutai Timur sangat rendah dengan mayoritas penduduknya berprofesi sebagai karyawan perusahaan.

    “Oleh karena itu, maka jangan lagi ada aturan dari perusahaan yang menyulitkan karyawannya untuk ikut berpartisipasi di dalam pilkada,” tegas Jauhar.

    Dia juga menuntut perusahaan untuk tidak membuat peraturan yang mengada-ada seperti yang telah diinformasikan oleh perangkat desa.

    “Misalnya kalau mereka sudah selesai menggunakan hak pilih, kemudian nanti ketika kembali bekerja disuruh swab,” ungkapnya.

    Peraturan tersebut akan menjadi salah satu faktor rendahnya angka pemilih di Kutai Timur.

    “Ya tentunya nggak mampulah kalau karyawan misalnya disuruh swab yang harganya satu jutaan. Dan kalau dibuat peraturan seperti itu, lebih baik karyawan tidak memilih kan?” keluh Jauhar.

    Itu adalah contoh kasus pertama yang diungkap Jauhar. Contoh yang lain, jika perusahaan mempersilakan karyawan memilih tapi dengan iming-iming yang tetap bekerja akan diberikan kompensasi tinggi.

    “Ya itu sama aja. Itu sudah menurut saya ya niatnya sudah mempersulit karyawannya untuk memberikan hak suara,” jelasnya.

    Jauhar meminta karyawan perusahaan untuk tidak hanya memikirkan perusahaannya dan turut serta memberikan suara pada pilkada serentak dalam waktu dekat ini.

    “Libur ini ada putusan presidennya. Mari ditaatilah, ayo kita taati,” ajak Jauhar.

    Share. Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Admin

    Related Posts

    Udara Samarinda Memburuk, DPRD Dorong Sekolah Siapkan Opsi Belajar dari Rumah

    September 8, 2026

    DPRD Samarinda Soroti Legalitas Jukir di Kawasan Teras Samarinda

    September 8, 2026

    Komunikasi Pemkot dan Pedagang Mulai Cair, Iswandi Tekankan Pasar Harus Dikelola Proporsional

    September 7, 2026

    Karhutla Betapus Disorot DPRD Samarinda, Maswedi Sebut Ganggu Kualitas Udara

    September 7, 2026

    Kerja Sama PT WATS dan Pemkot Samarinda Belum Temui Titik Temu, DPRD Sebut Berlanjut ke Jalur Hukum

    September 7, 2026

    DPRD Samarinda Minta Sekolah Siapkan Opsi Daring Saat Udara Memburuk

    September 4, 2026
    Add A Comment

    Comments are closed.

    @insitekaltim_
    Don't Miss

    Fashion Berbasis Wastra Didorong Jadi Sumber Ekonomi Budaya di Kaltim

    R’syaSeptember 13, 2026

    Insitekaltim, Samarinda – Kepala Balai Pelestarian Kebudayaan (BPK) Wilayah XIV Kalimantan Timur (Kaltim) Titit Lestari…

    Polda Kaltim Tangani 37 Kasus Karhutla, 12 Orang Jadi Tersangka

    September 13, 2026

    Jalan Tanpa Tujuan, Ketika Keluar Rumah Jadi Cara Melepas Penat

    September 13, 2026

    Jalan Cendana Samarinda Pusat Jajanan Murah yang Ramai Diserbu Warga

    September 13, 2026

    Karhutla Dekat APT Pranoto, Penerbangan Tetap Normal

    September 13, 2026
    1 2 3 … 3,338 Next
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Redaksi
    • Kode Etik
    • Pedoman
    • Kode Perilaku Perusahaan
    © 2026 InsiteKaltim.com

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.