Insitekaltim, Samarinda – IKIP PGRI Kalimantan Timur (Kaltim) menyiapkan pembukaan program pascasarjana S2 Pendidikan Jasmani atau Pendidikan Olahraga melalui kerja sama dengan Universitas PGRI Adi Buana Surabaya. Program ini direncanakan menjadi salah satu pilihan pendidikan lanjutan bagi lulusan sarjana olahraga dan tenaga pendidik di Kalimantan.
Wakil Rektor III IKIP PGRI Kaltim Bidang Kerja Sama, Organisasi, Perencanaan, dan Keuangan Abdul Rozak Fahrudin mengatakan, kerja sama tersebut telah dituangkan dalam nota kesepahaman atau memorandum of understanding (MoU). Pihak kampus kini mempersiapkan penerimaan mahasiswa baru serta membahas teknis penyelenggaraan program bersama mitra.
“IKIP PGRI Kaltim tadi kan sudah ada MoU dengan Universitas Adi Buana Surabaya. Kita akan kerja sama untuk program pendidikan jasmani atau pendidikan olahraga untuk S2,” ujarnya saat ditemui di Hotel Bumi Senyiur Samarinda, Rabu, 21 Oktober 2026.
Rozak menyebut penerimaan mahasiswa baru ditargetkan dapat dibuka dalam waktu dekat. Namun, jadwal resmi dan jumlah mahasiswa yang akan diterima masih menunggu pembahasan lebih lanjut antara kedua perguruan tinggi.
Ia mengatakan, Universitas Adi Buana memiliki dua periode penerimaan mahasiswa dalam setahun, yakni semester ganjil dan genap. Skema tersebut menjadi salah satu acuan dalam membahas waktu penerimaan mahasiswa di IKIP PGRI Kaltim.
Menurutnya, program S2 Pendidikan Jasmani atau Olahraga ini berpotensi menjawab kebutuhan pendidikan lanjutan bagi lulusan sarjana olahraga. Ia menilai keberadaan program tersebut juga menarik karena, berdasarkan informasi yang disampaikan pihak kampus, pilihan serupa belum tersedia di perguruan tinggi lain di wilayah Kalimantan.
“Perguruan tinggi manapun kan belum ada ini yang untuk di wilayah Kalimantan. Nah, sementara alumni itu kan luar biasa,” katanya.
Meski demikian, kampus masih perlu mematangkan sejumlah persiapan sebelum penerimaan mahasiswa diumumkan secara resmi. Pembahasan mencakup kuota mahasiswa, teknis pelaksanaan perkuliahan, serta penentuan pihak yang menangani layanan informasi program pascasarjana.
Pihaknya akan berkoordinasi dengan pimpinan kampus dan Universitas Adi Buana untuk memastikan kesiapan penyelenggaraan program tersebut.
“Saya berharap rencana pembukaan S2 Pendidikan Jasmani atau Olahraga dapat segera memperoleh kepastian sehingga calon mahasiswa memiliki informasi yang jelas mengenai pendaftaran dan perkuliahan,’’ pungkasnya.
Keterangan tersebut disampaikan Rozak di sela wisuda ke-31 IKIP PGRI Kaltim. Hingga saat ini, jadwal penerimaan, kuota resmi, dan rincian biaya program masih menunggu pengumuman lebih lanjut dari pihak kampus.

