Close Menu
insitekaltim.com

    Subscribe to Updates

    Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

    What's Hot

    Konflik Lahan Korpri Loa Bakung Tak Kunjung Tuntas, Pemprov Kaltim Revisi Aturan Sewa Lahan

    Mei 20, 2026

    Kas Daerah Tertekan, Utang Proyek Pemkot Samarinda Capai Rp400 Miliar

    Mei 20, 2026

    DPRD Pertanyakan Efektivitas Digitalisasi Pendidikan Samarinda Tanpa Parameter Jelas

    Mei 20, 2026
    Facebook X (Twitter) Instagram
    • Redaksi
    • Kode Etik
    • Pedoman
    • Kode Perilaku Perusahaan
    Facebook X (Twitter) Instagram
    insitekaltim.cominsitekaltim.com
    • Pendidikan
    • Ekonomi
    • Politik
    • Hukum
    • Tokoh
    • ADVETORIAL
      • Diskominfo Kaltim
      • Diskominfo Kutim
      • DPRD Bontang
      • DPRD Kaltim
      • DPRD Kutim
      • DPRD Samarinda
      • Kemenkum Kaltim
    insitekaltim.com
    Home»Kaltim»Hilirisasi dan Optimalisasi Pajak Jadi Strategi Kaltim di RKPD 2027
    Kaltim

    Hilirisasi dan Optimalisasi Pajak Jadi Strategi Kaltim di RKPD 2027

    Ratu ArifanzaBy Ratu ArifanzaMaret 31, 2026Updated:Maret 31, 202602 Mins Read
    Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Teks: Sekda Sri Wahyuni saat ditemui awak media usai kegiatan. (Insitekaltim/Ratu)
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn WhatsApp Pinterest Email

    Insitekaltim, Samarinda – Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur (Pemprov Kaltim) mendorong penguatan hilirisasi industri dan optimalisasi pendapatan asli daerah (PAD) dalam Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) tahun 2027.

    Sekretaris Daerah Kaltim Sri Wahyuni mengatakan, salah satu fokus utama adalah pengembangan hilirisasi sektor perkebunan, khususnya kelapa sawit.

    “Tahun depan kita proyeksikan pembangunan rumah produksi bersama untuk minyak sawit, agar kita bisa mengendalikan inflasi dan meningkatkan nilai tambah,” ujarnya dalam Konsultasi Publik RKPD 2027 di Samarinda pada Selasa, 31 Maret 2026

    Selain hilirisasi, pemprov juga mendorong peningkatan investasi melalui skema Investment Project Ready to Offer (IPRO), termasuk penguatan pengelolaan Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Maloy.

    Menurut Sri, penguatan kelembagaan pengelola KEK menjadi kunci untuk menarik investor, salah satunya melalui skema kerja sama antara pemerintah provinsi dan kabupaten.

    “Kita dorong pengelolaan yang lebih kuat agar investor tidak ragu, terutama terkait kejelasan aset dan koordinasi antar pihak,” jelasnya.

    Di sisi lain, Pemprov Kaltim juga mengoptimalkan potensi PAD melalui sejumlah sektor, seperti Pajak Air Permukaan (PAP) dan pajak alat berat.

    Ia menyoroti potensi besar dari industri kelapa sawit yang dinilai belum maksimal dalam kontribusi pajak air permukaan.

    “Jumlah pabrik sawit kita jauh lebih banyak, tapi kontribusinya belum optimal. Ini yang akan kita tingkatkan,” katanya.

    Selain itu, objek pajak juga diperluas, termasuk alat berat di laut seperti floating crane yang digunakan perusahaan migas.

    Upaya lain juga dilakukan melalui rencana pengelolaan alur sungai dan fasilitas tambat kapal yang nantinya dapat dikenakan retribusi daerah.

    Dengan berbagai strategi tersebut, Pemprov berharap transformasi ekonomi Kaltim dari sektor tambang menuju sektor non-ekstraktif dapat terus diperkuat.

    “Dalam beberapa tahun terakhir, kontribusi sektor tambang menurun, sementara industri pengolahan, jasa, dan UMKM meningkat. Ini yang terus kita dorong,” tutup Sri.

    IPRO PAD Pemprov Kaltim Sri Wahyuni
    Share. Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Ratu Arifanza

    Related Posts

    Konflik Lahan Korpri Loa Bakung Tak Kunjung Tuntas, Pemprov Kaltim Revisi Aturan Sewa Lahan

    Mei 20, 2026

    Bantuan Seragam Gratispol Tuai Banyak Pujian, Siswa Nyaman Orang Tua Bahagia

    Mei 20, 2026

    Konflik Lahan Bendungan Marangkayu Mulai Temui Titik Terang, Ganti Rugi Segera Diproses

    Mei 19, 2026

    Kaltim Diincar Jadi Provinsi Pelopor Penerapan Manajemen Talenta ASN Secara Penuh

    Mei 19, 2026

    Terima Audiensi Massa Konflik Agraria, Rudy Mas’ud Janji Bentuk Tim Khusus dan Evaluasi Perizinan

    Mei 19, 2026

    Konflik Agraria di Kaltim Meletus di 20 Titik, Masyarakat Desak Pemprov Kaltim Bantu Selesaikan

    Mei 19, 2026
    Add A Comment

    Comments are closed.

    @insitekaltim_
    Don't Miss

    Konflik Lahan Korpri Loa Bakung Tak Kunjung Tuntas, Pemprov Kaltim Revisi Aturan Sewa Lahan

    SittiMei 20, 2026

    Insitekaltim, Samarinda – Polemik status kepemilikan lahan di kawasan Perumahan Korpri Loa Bakung Kota Samarinda…

    Kas Daerah Tertekan, Utang Proyek Pemkot Samarinda Capai Rp400 Miliar

    Mei 20, 2026

    DPRD Pertanyakan Efektivitas Digitalisasi Pendidikan Samarinda Tanpa Parameter Jelas

    Mei 20, 2026

    Kejati Kaltim Sita Lagi Rp57 Miliar Kasus Tambang Kukar, Total Uang Diselamatkan Capai Rp271 Miliar

    Mei 20, 2026

    Rekrutmen CASN 2026 Makin Dekat, Kepala BKN Pastikan Pengumuman Segera Dirilis

    Mei 20, 2026
    1 2 3 … 3,099 Next
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Redaksi
    • Kode Etik
    • Pedoman
    • Kode Perilaku Perusahaan
    © 2026 InsiteKaltim.com

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.