Close Menu
insitekaltim.com

    Subscribe to Updates

    Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

    What's Hot

    Manfaatkan Transaksi MiChat, Tiga Pria Rampas Ponsel dan Uang Korban di Samarinda

    Oktober 12, 2026

    Pameran Di Balik Situs Angkat Memori Sejarah, Ruang Apresiasi Seni Kaltim Dinilai Masih Minim

    Oktober 12, 2026

    Karhutla Picu 13 Ribu Kasus ISPA, Pemprov Kaltim Perkuat Koordinasi Penanganan Bencana

    Oktober 12, 2026
    Facebook X (Twitter) Instagram
    • Redaksi
    • Kode Etik
    • Pedoman
    • Kode Perilaku Perusahaan
    Facebook X (Twitter) Instagram
    insitekaltim.cominsitekaltim.com
    • Pendidikan
    • Ekonomi
    • Politik
    • Pemerintah
    • ADVETORIAL
      • Diskominfo Kaltim
      • Diskominfo Kutim
      • DPRD Bontang
      • DPRD Kaltim
      • DPRD Kutim
      • DPRD Samarinda
      • Kemenkum Kaltim
    • Lifestyle
    • Olahraga
    • Kesehatan
    insitekaltim.com
    Home»Nasional»Heboh di Medsos Pertamax Sebabkan Kerusakan Mesin, Begini Tanggapan Pertamina
    Nasional

    Heboh di Medsos Pertamax Sebabkan Kerusakan Mesin, Begini Tanggapan Pertamina

    LarasBy LarasDesember 2, 202403 Mins Read
    Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Teks: Area Manager Commrel Relations and CSR Kalimantan PT Pertamina Patra Niaga Arya Yusa Dwicandra
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn WhatsApp Pinterest Email

     

    Insitekaltim, Jakarta – Tengah ramai di media sosial para pemilik mobil yang mengaku bahwa kendaraannya mengalami kerusakan mesin diduga akibat penggunaan bahan bahan minyak (BBM) jenis Pertamax di wilayah Cibinong, Jawa Barat.

    Teks: Tangkapan layar video viral pemilik mobil mengeluhkan kerusakan mesin akibat Pertamax

    Dalam video yang beredar di media sosial itu, terlihat seorang wanita yang sedang berada di bengkel mengeluhkan mobil miliknya yang tengah diperbaiki, yang diduga kuat rusak akibat bahan bakar pertamax. Dalam video tersebut juga terekam beberapa mobil lainnya yang mengalami masalah yang sama.

    Mendengar hal ini, Pertamina Parta Niaga memberikan klarifikasi. Pertamina membawa sampel pertamax yang dicurigai merusak mesin mobil ke Lembaga Pengujian Minyak dan Gas Bumi (Lemigas) dan telah selesai melakukan uji lab sampel-sampel pertamax dari SPBU di Cibinong dan beberapa wilayah lainnya.

    Hasilnya dinyatakan bahwa kualitas pertamax telah memenuhi spesifikasi teknis yang dipersyaratkan oleh Direktorat Jenderal Migas Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM).

    “Hasil uji lab dari Lemigas menyatakan bahwa produk pertamax on spec sesuai ketentuan Dirjen Migas. Masyarakat tidak perlu khawatir dengan kualitas pertamax,” tegas Corporate Secretary PT Pertamina Parta Niaga Heppy Wulansari melalui siaran pers Pertamina, Selasa (26/11/2034).

    Adapun terkait kendaraan-kendaraan yang dilaporkan mengalami kendala mesin, Heppy menyatakan bahwa pihaknya terus memonitor kondisi tersebut dan masih melanjutkan kajian bersama LAPI ITB.

    “Kami masih melakukan kajian mengingat kendala mesin hanya terjadi di merek dan jenis kendaraan tertentu serta di lokasi-lokasi tertentu, jadi kami perlu mempelajari detail penyebab gangguan pada mesin-mesin kendaraan di Lokasi-lokasi tersebut,” ujar Heppy.

    Lebih lanjut, Heppy menyampaikan pihaknya segera mengatasi kejadian ini begitu mendapatkan informasi dari konsumen. Pertamina Patra Niaga langsung bergerak cepat mengambil sampel di SPBU asal pengisian kendaraan dan sampel BBM dari kendaraan yang dilaporkan terkendala mesin untuk dibawa ke Lemigas dan Pertamina Patra Niaga menggandeng LAPI ITB untuk pengujian mesin kendaraan.

    “Pertamina akan terus memantau kualitas BBM dan bertanggung jawab terhadap produk yang kami salurkan. Kami berkomitmen untuk memastikan kualitas yang terbaik bagi konsumen kami dan tidak akan ragu untuk melakukan evaluasi jika diperlukan,” jelas Heppy.

    Pertamina juga mengimbau untuk konsumen terus melakukan perawatan kendaraan rutin di bengkel resmi dan menggunakan bahan bakar kualitas sesuai spesifikasi kendaraan, sehingga performa tetap optimal.

    “Bagi konsumen yang memiliki pertanyaan atau informasi lebih lanjut untuk menghubungi Pertamina Call Center 135,” tutup Heppy.

    Di sisi lain, Area Manager Commrel Relations and CSR Kalimantan PT Pertamina Patra Niaga Arya Yusa Dwicandra menegaskan bahwa sampel yang diuji baik yang ada di Cibinong maupun di semua daerah, termasuk Samarinda merupakan sampel yang sama.

    Menurutnya, apabila ada kasus-kasus serupa yang terjadi di daerah lainnya bisa saja berhubungan dengan bengkel.

    “Semua sample pertamax sama, kalau kejadian di Samarinda pun sample yang dikirim sama. Mungkin bisa ditanyakan ke bengkelnya apa sedimen yang ada di BBM tersebut,” jelasnya, Senin (2/12/2024).

    Arya sapaan akrabnya ini menyampaikan kejadian kerusakan mesin itu bisa juga terjadi akibat tumpukan lumpur yang menyumbat mesin. Untuk itu, diperlukan pemeriksaan lebih mendalam pada kendaraan.

    “Apakah lumpur atau justru berasal dari dalam mesin,” tutupnya.

    BBM ESDM pertamax
    Share. Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Laras

    Related Posts

    Teguh Santosa Soroti Pembangunan Sahara Maroko dalam Forum Dekolonisasi PBB

    Oktober 9, 2026

    Keluhan BBM Berulang, Pemprov Kaltim Akan Turun Pantau Distribusi

    Oktober 4, 2026

    Harga Pertamax Naik, Pekerja di Samarinda Kurangi Pulang ke Marangkayu

    Oktober 3, 2026

    Antrean BBM Belum Terurai, Pertamina Akui Jumlah SPBU Kaltim Perlu Dievaluasi

    Oktober 1, 2026

    871 Kendaraan Terdeteksi Isi Pertalite Berulang di Tengah Antrean Panjang Samarinda

    Oktober 1, 2026

    DPRD Kaltim Bongkar Gap Kuota Pertalite, Usulan Daerah Dua Kali Lipat

    September 30, 2026
    Add A Comment

    Comments are closed.

    @insitekaltim_
    Don't Miss

    Manfaatkan Transaksi MiChat, Tiga Pria Rampas Ponsel dan Uang Korban di Samarinda

    AminahOktober 12, 2026

    Insitekaltim, Samarinda – Tiga pria diduga memanfaatkan transaksi yang melibatkan aplikasi MiChat untuk merampas ponsel…

    Pameran Di Balik Situs Angkat Memori Sejarah, Ruang Apresiasi Seni Kaltim Dinilai Masih Minim

    Oktober 12, 2026

    Karhutla Picu 13 Ribu Kasus ISPA, Pemprov Kaltim Perkuat Koordinasi Penanganan Bencana

    Oktober 12, 2026

    PJJ di Samarinda Bergantung Kualitas Udara, Sekolah Diminta Berkoordinasi dengan Puskesmas

    Oktober 12, 2026

    El Nino Kuat, Musim Hujan Kaltim 2026–2027 Diprediksi Lebih Pendek

    Oktober 12, 2026
    1 2 3 … 3,381 Next
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Redaksi
    • Kode Etik
    • Pedoman
    • Kode Perilaku Perusahaan
    © 2026 InsiteKaltim.com

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.