Close Menu
insitekaltim.com

    Subscribe to Updates

    Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

    What's Hot

    WFH Pemkot Samarinda Mulai 17 April, Dadi Herjuni: ASN Tetap Wajib Disiplin Meski dari Rumah

    April 10, 2026

    49 Ribu Warga Samarinda Terancam Kehilangan JKN, Pemkot Tolak Keras Kebijakan Pemprov Kaltim

    April 10, 2026

    Borneo FC Hadapi Tantangan Logistik, Pelatih Pastikan Tim Tetap Siap Raih Hasil Maksimal

    April 10, 2026
    Facebook X (Twitter) Instagram
    • Redaksi
    • Kode Etik
    • Pedoman
    • Kode Perilaku Perusahaan
    Facebook X (Twitter) Instagram
    insitekaltim.cominsitekaltim.com
    • Pendidikan
    • Ekonomi
    • Politik
    • Hukum
    • Tokoh
    • ADVETORIAL
      • Diskominfo Kaltim
      • Diskominfo Kutim
      • DPRD Bontang
      • DPRD Kaltim
      • DPRD Kutim
      • DPRD Samarinda
      • Kemenkum Kaltim
    insitekaltim.com
    Home»Advertorial»Diskominfo Kaltim»Harum Target Nol Desa Tertinggal, Infrastruktur Empat Desa di Bongan Jadi Prioritas
    Diskominfo Kaltim

    Harum Target Nol Desa Tertinggal, Infrastruktur Empat Desa di Bongan Jadi Prioritas

    Ratu ArifanzaBy Ratu ArifanzaFebruari 17, 202602 Mins Read
    Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Teks: Jalur perbaikan di Kecamatan Bongan, Kabupaten Kutai Barat (Kubar) (Insitekaltim/Ratu)
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn WhatsApp Pinterest Email

    Insitekaltim, Bongan – Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur menargetkan tidak ada lagi desa berstatus tertinggal pada tahun ini. Fokus perhatian kini tertuju pada tiga desa di Kecamatan Bongan, Kabupaten Kutai Barat (Kubar), yakni Deraya, Tanjung Soke, dan Gerunggung, yang hingga kini masih menyandang status desa tertinggal.

    Ketiganya berada tak jauh dari kawasan pembangunan Ibu Kota Nusantara (IKN). Sementara satu desa tetangga, Lemper, baru saja naik status menjadi desa berkembang. Meski demikian, keempat desa tersebut masih menghadapi persoalan serupa, yakni keterisolasian akibat infrastruktur jalan yang rusak dan belum memadai.

    Persoalan ini mengemuka dalam briefing awal pekan lalu saat Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Pemerintahan Desa (DPMPD) Kaltim melaporkan kondisi akses jalan menuju empat desa tersebut. Mendengar hal itu, Gubernur Kaltim H Rudy Mas’ud (Harum) langsung memberikan instruksi tegas.

    “Segera lakukan kegiatan di sana, agar tidak ada lagi desa tertinggal di Kaltim,” tegas Gubernur Harum.

    Ia juga meminta perangkat daerah terkait segera melakukan koordinasi lintas sektor.

    “Bappeda, Dinas PUPR, BPKAD, Barjas dan TAPD segera kita rapatkan ini,” ujarnya.

    Gubernur menyadari kondisi fiskal daerah tahun ini tidak ringan. APBD Kaltim diproyeksikan turun drastis sekitar Rp7 triliun, dari sebelumnya Rp21 triliun menjadi Rp14,25 triliun. Namun demikian, ia menegaskan pembangunan infrastruktur dasar tetap menjadi prioritas demi pemerataan.

    Menurutnya, masyarakat Deraya, Tanjung Soke, Lemper dan Gerunggung memiliki hak yang sama untuk menikmati akses jalan yang layak seperti daerah lain di Kaltim.

    Perbaikan jalan diyakini akan berdampak langsung pada peningkatan skor Indeks Desa Membangun (IDM). Dengan akses yang lebih baik, status desa tertinggal diharapkan dapat naik menjadi desa berkembang, sehingga Kaltim benar-benar bebas dari desa tertinggal.

    Adapun jarak antar desa tersebut relatif berdekatan. Dari Gerunggung ke Tanjung Soke sekitar 5 kilometer, Tanjung Soke ke Deraya 10 kilometer, dan Deraya menuju Gerunggung maupun Lemper sekitar 10 kilometer, dengan total panjang sekitar 25 kilometer.

    Sebagai informasi, dari total 841 desa di Kaltim, sebagian besar telah berstatus mandiri, maju, dan berkembang. Tahun ini tersisa tiga desa tertinggal dan tidak ada lagi desa yang berstatus sangat tertinggal.

     

    Bongan Gubernur Kaltim Pemprov Kaltim Rudy Mas'ud
    Share. Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Ratu Arifanza

    Related Posts

    Pemprov Kaltim Siap Dukung Budidaya Ikan di Lahan Eks Tambang

    April 9, 2026

    Pemprov Kaltim Genjot Penuntasan Wilayah 3T, Tekankan Kolaborasi Lintas Sektor

    April 7, 2026

    Gubernur Kaltim Tekankan Serapan Anggaran Triwulan II, WFH Diklaim Tekan Biaya Operasional

    April 6, 2026

    Kaltim Dorong Kakao dan Kelapa Jadi Sektor Unggulan Baru di Luar Tambang

    April 4, 2026

    Kaltim Komitmen Kurangi Ketergantungan Beras dari Luar

    April 3, 2026

    Andi Harun Umumkan Sekda Definitif Samarinda, Neneng Chamelia Santi Segera Dilantik

    April 1, 2026
    Add A Comment

    Comments are closed.

    @insitekaltim_
    Don't Miss

    WFH Pemkot Samarinda Mulai 17 April, Dadi Herjuni: ASN Tetap Wajib Disiplin Meski dari Rumah

    Ratu ArifanzaApril 10, 2026

    Insitekaltim, Samarinda – Pemerintah Kota (Pemkot) Samarinda memastikan kebijakan Work From Home (WFH) akan mulai…

    49 Ribu Warga Samarinda Terancam Kehilangan JKN, Pemkot Tolak Keras Kebijakan Pemprov Kaltim

    April 10, 2026

    Borneo FC Hadapi Tantangan Logistik, Pelatih Pastikan Tim Tetap Siap Raih Hasil Maksimal

    April 10, 2026

    PAD Samarinda Triwulan I 2026 Lampaui Target, Pajak Daerah Jadi Penopang Utama

    April 10, 2026

    Pemkot Samarinda Terapkan WFH Setiap Jumat, Andi Harun: Tidak Sekadar Formalitas

    April 10, 2026
    1 2 3 … 3,048 Next
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Redaksi
    • Kode Etik
    • Pedoman
    • Kode Perilaku Perusahaan
    © 2026 InsiteKaltim.com

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.