Close Menu
insitekaltim.com

    Subscribe to Updates

    Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

    What's Hot

    Pemkot Samarinda Prioritaskan Insentif Guru, Skema Pembayaran 2027 Dikaji

    Oktober 10, 2026

    Polisi Mulai Selidiki Dugaan Kawat Medis Tertinggal di Jantung Pasien RSUD AWS

    Oktober 9, 2026

    Teguh Santosa Soroti Pembangunan Sahara Maroko dalam Forum Dekolonisasi PBB

    Oktober 9, 2026
    Facebook X (Twitter) Instagram
    • Redaksi
    • Kode Etik
    • Pedoman
    • Kode Perilaku Perusahaan
    Facebook X (Twitter) Instagram
    insitekaltim.cominsitekaltim.com
    • Pendidikan
    • Ekonomi
    • Politik
    • Pemerintah
    • ADVETORIAL
      • Diskominfo Kaltim
      • Diskominfo Kutim
      • DPRD Bontang
      • DPRD Kaltim
      • DPRD Kutim
      • DPRD Samarinda
      • Kemenkum Kaltim
    • Lifestyle
    • Olahraga
    • Kesehatan
    insitekaltim.com
    Home»Kaltim»Kaltim Komitmen Kurangi Ketergantungan Beras dari Luar
    Kaltim

    Kaltim Komitmen Kurangi Ketergantungan Beras dari Luar

    Ratu ArifanzaBy Ratu ArifanzaApril 3, 2026Updated:Juli 2, 202602 Mins Read
    Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Gubernur Kaltim Rudy Mas'ud didampingi Wagub Seno Aji.(Ist/Pemprov Kaltim)
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn WhatsApp Pinterest Email

    Insitekaltim, Samarinda – Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur (Pemprov Kaltim) mulai mempercepat langkah menuju kemandirian pangan, khususnya komoditas beras. Salah satu upaya yang dilakukan yakni menyiapkan sekitar 20.000 hektare lahan untuk program cetak sawah baru.

    Gubernur Kaltim Rudy Mas’ud menyebutkan, hingga saat ini kebutuhan beras di Kaltim masih banyak dipasok dari luar daerah seperti Sulawesi dan Jawa.

    “Selama ini kita masih bergantung pada pasokan dari luar daerah. Ini yang harus kita kurangi secara bertahap,” ujarnya.

    Menurutnya, ketergantungan tersebut berpotensi memicu ketidakstabilan harga, terutama saat terjadi gangguan distribusi atau gagal panen akibat cuaca ekstrem.

    Komitmen tersebut diperkuat usai pertemuan dengan Menteri Pertanian,  Andi Amran Sulaiman di Makassar. Dalam pertemuan itu, pemerintah pusat menyatakan kesiapan mendukung program cetak sawah di Kaltim dengan alokasi anggaran yang signifikan.

    “Kesempatan ini harus dimanfaatkan. Kita siapkan lahannya dan percepat koordinasi lintas dinas,” tegas Rudy.

    Pengembangan sawah baru direncanakan difokuskan di Kabupaten Kutai Timur dan Kutai Barat yang memiliki potensi lahan luas serta kepadatan penduduk relatif rendah.

    Pemprov memastikan lahan yang digunakan berada di area penggunaan lain (APL), sehingga tidak bersinggungan dengan kawasan hutan maupun wilayah konsesi.

    Selain ekspansi lahan, pemerintah juga mendorong penerapan mekanisasi pertanian untuk meningkatkan produktivitas. Optimalisasi sawah eksisting tetap dilakukan, terutama di wilayah Kutai Kartanegara dan Penajam Paser Utara.

    Wakil Gubernur Kaltim Seno Aji mengatakan, jika target 20.000 hektare dapat terealisasi tahun ini, maka luas sawah aktif di Kaltim berpotensi mencapai 50.000 hektare.

    “Kalau target ini tercapai, dengan dua kali panen dalam setahun, produksi kita bisa menyentuh 400.000 ton. Ini sangat realistis untuk menuju swasembada,” ungkapnya.

    Langkah ini menjadi bagian dari upaya daerah dalam mendukung program swasembada pangan nasional sekaligus menjaga stabilitas harga dan ketersediaan beras.

    Share. Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Ratu Arifanza

    Related Posts

    HUT ke-81 TNI, Prajurit Diminta Tak Hanya Kuasai Alutsista tapi Juga Taat Hukum

    Oktober 5, 2026

    Dikejar Batas 30 September, Pembahasan APBD Perubahan Kaltim 2026 Digelar Maraton

    Oktober 1, 2026

    Hujan Kembali Guyur Kaltim, Warga Sambut Lega Setelah Kemarau

    September 25, 2026

    9 Jam Berjibaku, Warga dan Relawan Padamkan Kebakaran 4 Hektare di Prangat Baru

    Agustus 19, 2026

    Impian Sejak SMP Terwujud, Beatrice Limbong Jadi Pembawa Baki HUT ke-81 RI di Kaltim

    Agustus 17, 2026

    BMKG Catat 78 Titik Panas di Kaltim, Puncak Kemarau Diprediksi Terjadi Agustus

    Juli 19, 2026
    Add A Comment

    Comments are closed.

    @insitekaltim_
    Don't Miss

    Pemkot Samarinda Prioritaskan Insentif Guru, Skema Pembayaran 2027 Dikaji

    Ratu ArifanzaOktober 10, 2026

    Insitekaltim, Samarinda – Pemerintah Kota (Pemkot) Samarinda masih mengkaji kemungkinan pembayaran insentif guru setiap bulan…

    Polisi Mulai Selidiki Dugaan Kawat Medis Tertinggal di Jantung Pasien RSUD AWS

    Oktober 9, 2026

    Teguh Santosa Soroti Pembangunan Sahara Maroko dalam Forum Dekolonisasi PBB

    Oktober 9, 2026

    Anggaran RTLH Samarinda 2027 Belum Pasti, Wali Kota Pastikan Program Tetap Berjalan

    Oktober 9, 2026

    Musim Hujan Kaltim Baru Mulai November, El Nino Diprediksi Bertahan hingga 2027

    Oktober 9, 2026
    1 2 3 … 3,379 Next
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Redaksi
    • Kode Etik
    • Pedoman
    • Kode Perilaku Perusahaan
    © 2026 InsiteKaltim.com

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.