Close Menu
insitekaltim.com

    Subscribe to Updates

    Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

    What's Hot

    Andi Harun Dorong Pilkada Samarinda Tanpa Politik Uang, Utamakan Kualitas dan Integritas

    Agustus 8, 2026

    Bukan Sekadar Upacara, Anak Muda Samarinda Maknai Kemerdekaan Lewat Kebebasan Memilih dan Berkarya

    Agustus 8, 2026

    75 Pekerja Mal Lembuswana Mendadak Di-PHK, Upah 18 Hari Kerja Belum Dibayar

    Agustus 8, 2026
    Facebook X (Twitter) Instagram
    • Redaksi
    • Kode Etik
    • Pedoman
    • Kode Perilaku Perusahaan
    Facebook X (Twitter) Instagram
    insitekaltim.cominsitekaltim.com
    • Pendidikan
    • Ekonomi
    • Politik
    • Pemerintah
    • ADVETORIAL
      • Diskominfo Kaltim
      • Diskominfo Kutim
      • DPRD Bontang
      • DPRD Kaltim
      • DPRD Kutim
      • DPRD Samarinda
      • Kemenkum Kaltim
    • Lifestyle
    • Olahraga
    • Kesehatan
    insitekaltim.com
    Home»Politik»Harga Solar Industri Tembus Rp30 Ribu, DPRD Waspadai Dampak ke Operasional Perumdam
    Politik

    Harga Solar Industri Tembus Rp30 Ribu, DPRD Waspadai Dampak ke Operasional Perumdam

    Ratu ArifanzaBy Ratu ArifanzaApril 28, 2026Updated:Juli 2, 202602 Mins Read
    Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Teks: Sekretaris Komisi I DPRD Samarinda, Ronal Stephen Lonteng, saat diwawancarai usai kegiatan. (Insitekaltim/Ratu)
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn WhatsApp Pinterest Email

    Insitekaltim, Samarinda – Kenaikan harga bahan baku, khususnya solar industri yang disebut telah mendekati Rp30.000 per liter, menjadi perhatian DPRD Kota Samarinda dalam kunjungan lapangan ke Perumdam Tirta Kencana, Selasa, 28 April 2026.

    Sekretaris Komisi I DPRD Samarinda, Ronal Stephen Lonteng mengungkapkan, lonjakan harga tersebut berpotensi memengaruhi biaya operasional perusahaan air minum daerah, terutama dalam proses distribusi dan pengolahan air.

    “Informasi dari direktur utama, mereka menggunakan solar industri yang harganya sudah hampir Rp30.000. Ini tentu akan berdampak pada pembiayaan operasional,” ujarnya.

    Selain faktor harga bahan bakar, Ronal juga menyinggung kondisi efisiensi anggaran yang saat ini diterapkan di berbagai sektor pemerintahan. Hal tersebut dinilai turut memengaruhi pola kerja dan optimalisasi layanan di Perumdam.

    Ia menjelaskan, tekanan dari sisi biaya operasional harus diantisipasi dengan strategi yang tepat, agar tidak berdampak langsung pada masyarakat, khususnya dalam bentuk kenaikan tarif air.

    “Dengan kondisi ekonomi dan inflasi yang ada, memang harga barang di pasar ikut berubah. Tapi kami berharap ini tidak sampai membebani masyarakat,” katanya.

    Ronal secara tegas menyatakan DPRD tidak menginginkan adanya kenaikan tarif air dalam waktu dekat, meskipun biaya operasional mengalami peningkatan.

    Menurutnya, kondisi keuangan daerah yang menunjukkan peningkatan justru harus dimanfaatkan untuk menjaga stabilitas layanan.

    “Pendapatan daerah kita kemarin bahkan sudah di atas 130 persen dari target. Jadi seharusnya pelayanan yang ditingkatkan, bukan justru tarif yang naik,” tegasnya.

    Dalam konteks ini, DPRD mendorong Perumdam Tirta Kencana untuk melakukan efisiensi internal, serta inovasi dalam pengelolaan sumber daya agar tetap mampu memberikan layanan optimal tanpa membebani pelanggan.

    Selain itu, pansus juga meminta agar setiap potensi kenaikan biaya operasional dikaji secara transparan dan dikomunikasikan dengan DPRD, sehingga dapat dicarikan solusi bersama.

    “Kami ingin ada keseimbangan antara keberlanjutan operasional perusahaan dan perlindungan terhadap masyarakat sebagai pelanggan,” tambahnya.

    Kunjungan ini menjadi bagian dari evaluasi LKPj Kepala Daerah Tahun Anggaran 2025, di mana sektor pelayanan dasar seperti air bersih menjadi salah satu fokus utama penilaian DPRD.

    Share. Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Ratu Arifanza

    Related Posts

    Andi Harun Dorong Pilkada Samarinda Tanpa Politik Uang, Utamakan Kualitas dan Integritas

    Agustus 8, 2026

    Demi Matangkan Regulasi, DPRD Samarinda Tambah Masa Kerja Pansus I

    Agustus 8, 2026

    Sekretaris Fraksi Golkar Kota Samarinda Arie Wibowo, Siap Kawal Musda Golkar Kota Samarinda

    Agustus 7, 2026

    Layanan Sertifikat 10 Hari Didorong Jadi Motivasi Percepatan Pelayanan di Samarinda

    Agustus 7, 2026

    Sambut HUT RI, DPRD Samarinda Rancang Pemeriksaan dan Donor Darah Gratis

    Agustus 6, 2026

    Masuk Bursa Pilwali Samarinda 2029, Andi Satya: Golkar Banyak Kader Potensial

    Agustus 5, 2026
    Add A Comment

    Comments are closed.

    @insitekaltim_
    Don't Miss

    Andi Harun Dorong Pilkada Samarinda Tanpa Politik Uang, Utamakan Kualitas dan Integritas

    Andika SaputraAgustus 8, 2026

    Insitekaltim, Samarinda – Wali Kota Samarinda Andi Harun mendorong pelaksanaan pemilihan kepala daerah (Pilkada) mendatang…

    Bukan Sekadar Upacara, Anak Muda Samarinda Maknai Kemerdekaan Lewat Kebebasan Memilih dan Berkarya

    Agustus 8, 2026

    75 Pekerja Mal Lembuswana Mendadak Di-PHK, Upah 18 Hari Kerja Belum Dibayar

    Agustus 8, 2026

    Demi Matangkan Regulasi, DPRD Samarinda Tambah Masa Kerja Pansus I

    Agustus 8, 2026

    Teras Samarinda Tahap II Ditarget Buka 1 September, Pemkot Siapkan Pengelolaan Kawasan

    Agustus 8, 2026
    1 2 3 … 3,266 Next
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Redaksi
    • Kode Etik
    • Pedoman
    • Kode Perilaku Perusahaan
    © 2026 InsiteKaltim.com

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.