Close Menu
insitekaltim.com

    Subscribe to Updates

    Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

    What's Hot

    Spanyol vs Argentina di Final Piala Dunia 2026, Duel Dominasi La Roja Kontra Mental Juara Albiceleste

    Juli 17, 2026

    Anggaran Logistik Dinsos Samarinda Untuk Penanggulangan Bencana Tetap Aman

    Juli 17, 2026

    Kadinkes Samarinda Ajak Masyarakat Hapus Stigma Negatif terhadap ODHIV

    Juli 17, 2026
    Facebook X (Twitter) Instagram
    • Redaksi
    • Kode Etik
    • Pedoman
    • Kode Perilaku Perusahaan
    Facebook X (Twitter) Instagram
    insitekaltim.cominsitekaltim.com
    • Pendidikan
    • Ekonomi
    • Politik
    • Pemerintah
    • ADVETORIAL
      • Diskominfo Kaltim
      • Diskominfo Kutim
      • DPRD Bontang
      • DPRD Kaltim
      • DPRD Kutim
      • DPRD Samarinda
      • Kemenkum Kaltim
    • Lifestyle
    • Olahraga
    • Kesehatan
    insitekaltim.com
    Home»Ekonomi»Harga Cabai Rawit Sekarang Murah, Pasar Lesu Pedagang Keluhkan Sepinya Pembeli
    Ekonomi

    Harga Cabai Rawit Sekarang Murah, Pasar Lesu Pedagang Keluhkan Sepinya Pembeli

    Nur AjijahBy Nur AjijahJuli 17, 2026Updated:Juli 17, 202602 Mins Read
    Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Teks: Harga Cabai di Pasar Merdeka Turun di angka Rp30 ribu (Insitekaltim/Nur)
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn WhatsApp Pinterest Email

    Insitekaltim, Samarinda – Meski harga kini harga cabai rawit di Pasar Merdeka, Samarinda, turun drastis hingga menyentuh Rp30 ribu per kilogram. Ini jauh lebih murah dibandingkan saat Iduladha.

    Namun kondisi tersebut, belum mampu mendongkrak daya beli masyarakat.

    Pedagang justru mengeluhkan sepinya pembeli, dalam beberapa pekan terakhir.

    Salah seorang pedagang sayur di Pasar Merdeka, Suwanti (52 th), mengatakan, harga cabai rawit saat ini berada di kisaran Rp30 ribu per kilogram.

    Angka tersebut turun tajam dibandingkan saat momentum Iduladha lalu yang sempat mencapai Rp80 ribu per kilogram.

    “Waktu Lebaran Haji sempat Rp80 ribu per kilo. Sekarang paling murah sudah Rp30 ribu,” ujarnya, Jumat, 17 Juli 2026.

    Ia menjelaskan, sebelum menyentuh harga tersebut, cabai rawit sempat dijual di kisaran Rp40 ribu hingga Rp50 ribu per kilogram.

    Menurutnya, harga saat ini merupakan yang terendah dalam beberapa waktu terakhir. Namun, masih memberikan keuntungan bagi pedagang.

    “Ini paling rendah Rp30 ribu. Sebelumnya sempat Rp40 ribu, Rp45 ribu sampai Rp50 ribu. Sekarang ya masih tidak rugi juga,” katanya.

    Meski harga lebih terjangkau, Suwanti mengaku jumlah pembeli justru menurun. Aktivitas transaksi di pasar tidak seramai ketika harga cabai sedang tinggi.

    “Kalau lombok mahal itu banyak yang cari, tapi kalau murah malah tidak,” tuturnya.

    Kondisi tersebut membuat pedagang lebih berhati-hati dalam mengatur stok dagangan.

    Suwanti memilih mengambil pasokan dalam jumlah terbatas, agar modal tetap berputar dan tidak menanggung kerugian akibat barang yang tidak terjual.

    Ia mengaku, tidak mengetahui secara pasti daerah asal cabai yang dijual karena memperoleh pasokan dari pedagang lain di pasar. Meski demikian, ketersediaan barang hingga kini masih mencukupi kebutuhan.

    Suwanti berharap, daya beli masyarakat segera pulih agar aktivitas perdagangan di pasar tradisional kembali ramai. Menurutnya, harga yang stabil dan terjangkau seharusnya menjadi momentum meningkatnya transaksi, bukan justru sebaliknya.

    “Kalau lombok mahal itu banyak yang nyari, tapi kalau murah malah sepi pembelinya,” pungkasnya.

     

    Harga Bahan Pokok Harga Cabai Pasar Merdeka
    Share. Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Nur Ajijah

    Related Posts

    BPS: Kaltim Perlu Perkuat Mitigasi Pasokan untuk Jaga Stabilitas Harga

    Juli 16, 2026

    Kebutuhan Pangan Kawasan Penyangga IKN, Masih Bergantung pada Pasokan dari Luar Daerah

    Juli 16, 2026

    Koperasi Merah Putih, Antara Ambisi Negara dan Ujian Kemandirian Desa

    Juli 15, 2026

    Harga Bapokting di Samarinda Turun, Pemkot Soroti Distribusi BBM dan LPG

    Juli 15, 2026

    Inflasi Samarinda Capai 3,53 Persen, Pemkot Perkuat Pengawasan Pangan dan Distribusi

    Juli 14, 2026

    Kualitas KUR di Kaltim Tetap Terjaga Dengan Capaian Rp6,5 Triliun, Namun OJK Ingatkan Masyarakat Jaga Data Pribadi

    Juli 13, 2026
    Add A Comment
    Leave A Reply

    Anda harus masuk untuk berkomentar.

    @insitekaltim_
    Don't Miss

    Spanyol vs Argentina di Final Piala Dunia 2026, Duel Dominasi La Roja Kontra Mental Juara Albiceleste

    R’syaJuli 17, 2026

    Insitekaltim, Samarinda – Spanyol dan Argentina akan bertemu pada final Piala Dunia FIFA 2026 di…

    Anggaran Logistik Dinsos Samarinda Untuk Penanggulangan Bencana Tetap Aman

    Juli 17, 2026

    Kadinkes Samarinda Ajak Masyarakat Hapus Stigma Negatif terhadap ODHIV

    Juli 17, 2026

    42 Calon Paskibraka Samarinda Digembleng Disiplin, Integritas, dan Jiwa Bela Negara

    Juli 17, 2026

    Simpang Siur Kehadiran Presiden di IKN, Ini Respons Ketua Gerindra Samarinda

    Juli 17, 2026
    1 2 3 … 3,220 Next
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Redaksi
    • Kode Etik
    • Pedoman
    • Kode Perilaku Perusahaan
    © 2026 InsiteKaltim.com

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.