Close Menu
insitekaltim.com

    Subscribe to Updates

    Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

    What's Hot

    38 Hektare Lahan Terbakar, Disbun Kaltim Mulai Waspadai Api Merembet ke Perkebunan

    Oktober 20, 2026

    Golkar Samarinda Bidik Kursi Ketua DPRD pada Pemilu 2029

    Oktober 20, 2026

    Andi Harun: Pemusnahan Barang Bukti Jadi Bukti Kepastian Hukum

    Oktober 20, 2026
    Facebook X (Twitter) Instagram
    • Redaksi
    • Kode Etik
    • Pedoman
    • Kode Perilaku Perusahaan
    Facebook X (Twitter) Instagram
    insitekaltim.cominsitekaltim.com
    • Pendidikan
    • Ekonomi
    • Politik
    • Pemerintah
    • ADVETORIAL
      • Diskominfo Kaltim
      • Diskominfo Kutim
      • DPRD Bontang
      • DPRD Kaltim
      • DPRD Kutim
      • DPRD Samarinda
      • Kemenkum Kaltim
    • Lifestyle
    • Olahraga
    • Kesehatan
    insitekaltim.com
    Home»Samarinda»Hangatnya Natal di Perantauan, Rayakan Kebersamaan di Samarinda
    Samarinda

    Hangatnya Natal di Perantauan, Rayakan Kebersamaan di Samarinda

    LarasBy LarasDesember 26, 202403 Mins Read
    Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Teks: Ibadah Natal 2024
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn WhatsApp Pinterest Email

    Insitekaltim, Samarinda – Natal selalu identik dengan kebersamaan, keluarga, dan sukacita. Namun, bagi sebagian orang, seperti Elfrida S Siburian, atau yang akrab disapa Frida, Natal kali ini harus dirayakan jauh dari keluarga tercinta.

    Perempuan (21) lulusan Universitas Mulawarman yang berprofesi sebagai wartawan muda ini menjalani Natal di Samarinda, kota yang telah menjadi tempat tinggalnya sejak merantau dari Medan.

    Meski terasa berbeda, Frida menemukan kebahagiaan melalui momen sederhana bersama teman-teman sesama perantau.

    Winner Duta Peduli Sejarah tahun 2024 itu mulai bekerja sebagai wartawan setelah menyelesaikan kuliahnya di Samarinda. Ia mengaku Natal kali ini memiliki makna yang lebih mendalam.

    “Rasanya pasti rindu keluarga di Medan, karena biasanya Natal adalah waktu berkumpul. Tapi di sini, saya tetap bersyukur bisa merayakan dengan teman-teman yang sudah seperti keluarga sendiri,” ungkapnya, Kamis (26/11/2024).

    Hari Natal dimulainya dengan menghadiri ibadah pagi di sebuah gereja di kawasan Sempaja, Samarinda. Suasana gereja yang damai dan penuh sukacita menjadi pengingat baginya akan makna sejati Natal.

    “Ibadah pagi itu selalu jadi momen paling spesial. Meski jauh dari keluarga, saya merasa tetap dekat dengan Tuhan dan diingatkan akan kasih-Nya yang luar biasa,” kata Frida.

    Setelah ibadah, Frida melanjutkan perayaan dengan berkumpul di rumah salah satu temannya. Bersama beberapa teman Kristiani lainnya, ia menikmati hidangan khas Natal seperti sup iga, oseng udang, ayam bakar, kue jahe, dan soda.

    Semua masakan tersebut disiapkan secara bersama-sama untuk menciptakan suasana yang hangat dan akrab.

    “Masakan ini sederhana, tapi rasanya spesial karena kami memasaknya bersama. Suasananya mengingatkan saya pada Natal di rumah,” tuturnya.

    Momen kebersamaan ini semakin lengkap dengan tradisi bertukar kado yang menjadi favorit Frida dan teman-temannya. Kegembiraan dan tawa mengiringi saat setiap hadiah dibuka.

    “Bertukar kado itu seperti simbol kecil kasih sayang. Kami saling memberi, walau sederhana, tapi itu membuat Natal ini tetap terasa spesial,” tambahnya.

    Bagi Frida, merayakan Natal di perantauan adalah pengalaman yang mengajarkan banyak hal, terutama tentang arti kebersamaan. Meski jauh dari keluarga, ia merasa beruntung memiliki teman-teman yang membuatnya tidak merasa kesepian.

    “Saya berharap suatu saat bisa merayakan Natal bersama keluarga lagi di Medan. Tapi untuk sekarang, saya bersyukur punya keluarga baru di Samarinda yang selalu mendukung dan menemani,” ujarnya.

    Kisah Frida menjadi pengingat bahwa makna Natal sejati tidak selalu terletak pada kemeriahan, tetapi pada rasa syukur dan kehangatan yang dirasakan, di mana pun seseorang berada.

    Natal adalah tentang cinta, kasih, dan kebersamaan, baik itu dengan keluarga maupun dengan mereka yang kini dianggap sebagai keluarga baru.

    “Selamat Natal dan Tahun Baru 2025. Semoga kebahagiaan selalu tercipta ke depannya,” tutup Frida.

    Hari Natal Medan Samarinda
    Share. Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Laras

    Related Posts

    Pameran Di Balik Situs Angkat Memori Sejarah, Ruang Apresiasi Seni Kaltim Dinilai Masih Minim

    Oktober 12, 2026

    Tanggap Darurat Samarinda Diperpanjang hingga 19 Oktober, Karhutla Capai 643 Hektare

    Oktober 8, 2026

    Disnaker Samarinda Kembangkan Auto-Matching AK1 untuk Percepat Pencari Kerja Temukan Lowongan

    Oktober 7, 2026

    Dua Bulan Padamkan Karhutla, 15 Relawan Samarinda Mengeluh Sesak Napas

    Oktober 7, 2026

    Seluruh Buaya Muara di Taman Satwa Palaran Direlokasi, Kolam Kini Kosong

    Oktober 5, 2026

    Harga Pertamax Naik, Pekerja di Samarinda Kurangi Pulang ke Marangkayu

    Oktober 3, 2026
    Add A Comment

    Comments are closed.

    @insitekaltim_
    Don't Miss

    38 Hektare Lahan Terbakar, Disbun Kaltim Mulai Waspadai Api Merembet ke Perkebunan

    AminahOktober 20, 2026

    Insitekaltim, Samarinda – Ancaman kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) di Kalimantan Timur (Kaltim) masih perlu…

    Golkar Samarinda Bidik Kursi Ketua DPRD pada Pemilu 2029

    Oktober 20, 2026

    Andi Harun: Pemusnahan Barang Bukti Jadi Bukti Kepastian Hukum

    Oktober 20, 2026

    Sri Puji Nilai PJJ akibat Karhutla Belum Efektif bagi Semua Siswa

    Oktober 20, 2026

    Borneo FC Menang di AFC Challenge League, Pemkot Samarinda Dorong Kemajuan Sepak Bola Daerah

    Oktober 20, 2026
    1 2 3 … 3,395 Next
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Redaksi
    • Kode Etik
    • Pedoman
    • Kode Perilaku Perusahaan
    © 2026 InsiteKaltim.com

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.