Close Menu
insitekaltim.com

    Subscribe to Updates

    Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

    What's Hot

    Harminsyah Dukung Kurikulum Coding dan AI, Kesiapan Sekolah Harus Dikaji Matang

    Juni 7, 2026

    Masih Ada Sekolah di Samarinda Belum Terima MBG, Komisi IV Minta Evaluasi Kesiapan SPPG

    Juni 7, 2026

    Rita Widyasari, Perusahaan Keluarga Sudah Berdiri Sebelum Saya Menjabat

    Juni 6, 2026
    Facebook X (Twitter) Instagram
    • Redaksi
    • Kode Etik
    • Pedoman
    • Kode Perilaku Perusahaan
    Facebook X (Twitter) Instagram
    insitekaltim.cominsitekaltim.com
    • Pendidikan
    • Ekonomi
    • Politik
    • Pemerintah
    • ADVETORIAL
      • Diskominfo Kaltim
      • Diskominfo Kutim
      • DPRD Bontang
      • DPRD Kaltim
      • DPRD Kutim
      • DPRD Samarinda
      • Kemenkum Kaltim
    • Lifestyle
    • Olahraga
    • Kesehatan
    insitekaltim.com
    Home»Samarinda»Hangatnya Natal di Perantauan, Rayakan Kebersamaan di Samarinda
    Samarinda

    Hangatnya Natal di Perantauan, Rayakan Kebersamaan di Samarinda

    LarasBy LarasDesember 26, 202403 Mins Read
    Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Teks: Ibadah Natal 2024
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn WhatsApp Pinterest Email

    Insitekaltim, Samarinda – Natal selalu identik dengan kebersamaan, keluarga, dan sukacita. Namun, bagi sebagian orang, seperti Elfrida S Siburian, atau yang akrab disapa Frida, Natal kali ini harus dirayakan jauh dari keluarga tercinta.

    Perempuan (21) lulusan Universitas Mulawarman yang berprofesi sebagai wartawan muda ini menjalani Natal di Samarinda, kota yang telah menjadi tempat tinggalnya sejak merantau dari Medan.

    Meski terasa berbeda, Frida menemukan kebahagiaan melalui momen sederhana bersama teman-teman sesama perantau.

    Winner Duta Peduli Sejarah tahun 2024 itu mulai bekerja sebagai wartawan setelah menyelesaikan kuliahnya di Samarinda. Ia mengaku Natal kali ini memiliki makna yang lebih mendalam.

    “Rasanya pasti rindu keluarga di Medan, karena biasanya Natal adalah waktu berkumpul. Tapi di sini, saya tetap bersyukur bisa merayakan dengan teman-teman yang sudah seperti keluarga sendiri,” ungkapnya, Kamis (26/11/2024).

    Hari Natal dimulainya dengan menghadiri ibadah pagi di sebuah gereja di kawasan Sempaja, Samarinda. Suasana gereja yang damai dan penuh sukacita menjadi pengingat baginya akan makna sejati Natal.

    “Ibadah pagi itu selalu jadi momen paling spesial. Meski jauh dari keluarga, saya merasa tetap dekat dengan Tuhan dan diingatkan akan kasih-Nya yang luar biasa,” kata Frida.

    Setelah ibadah, Frida melanjutkan perayaan dengan berkumpul di rumah salah satu temannya. Bersama beberapa teman Kristiani lainnya, ia menikmati hidangan khas Natal seperti sup iga, oseng udang, ayam bakar, kue jahe, dan soda.

    Semua masakan tersebut disiapkan secara bersama-sama untuk menciptakan suasana yang hangat dan akrab.

    “Masakan ini sederhana, tapi rasanya spesial karena kami memasaknya bersama. Suasananya mengingatkan saya pada Natal di rumah,” tuturnya.

    Momen kebersamaan ini semakin lengkap dengan tradisi bertukar kado yang menjadi favorit Frida dan teman-temannya. Kegembiraan dan tawa mengiringi saat setiap hadiah dibuka.

    “Bertukar kado itu seperti simbol kecil kasih sayang. Kami saling memberi, walau sederhana, tapi itu membuat Natal ini tetap terasa spesial,” tambahnya.

    Bagi Frida, merayakan Natal di perantauan adalah pengalaman yang mengajarkan banyak hal, terutama tentang arti kebersamaan. Meski jauh dari keluarga, ia merasa beruntung memiliki teman-teman yang membuatnya tidak merasa kesepian.

    “Saya berharap suatu saat bisa merayakan Natal bersama keluarga lagi di Medan. Tapi untuk sekarang, saya bersyukur punya keluarga baru di Samarinda yang selalu mendukung dan menemani,” ujarnya.

    Kisah Frida menjadi pengingat bahwa makna Natal sejati tidak selalu terletak pada kemeriahan, tetapi pada rasa syukur dan kehangatan yang dirasakan, di mana pun seseorang berada.

    Natal adalah tentang cinta, kasih, dan kebersamaan, baik itu dengan keluarga maupun dengan mereka yang kini dianggap sebagai keluarga baru.

    “Selamat Natal dan Tahun Baru 2025. Semoga kebahagiaan selalu tercipta ke depannya,” tutup Frida.

    Hari Natal Medan Samarinda
    Share. Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Laras

    Related Posts

    Setiap Hujan Deras, Siswa SDN 012 Samarinda Terpaksa Libur

    Juni 4, 2026

    Masih Berbelit, Pengusaha Minta Penyederhanaan Perizinan Reklame

    Juni 4, 2026

    Tak Semata Hafalan, Pancasila Jadi Pedoman Generasi Muda dalam Bersikap

    Juni 1, 2026

    DLH Masih Temukan Limbah Kurban Dibuang ke Sungai, Tiga Karung Jeroan Dievakuasi dari Karang Mumus

    Juni 1, 2026

    Di Balik Layar Ada Manusia, Dosen Ilkom Ingatkan Nilai Pancasila di Ruang Digital

    Juni 1, 2026

    Pancasila Tak Hanya Pemersatu Bangsa, tetapi Fondasi Perdamaian Global

    Juni 1, 2026
    Add A Comment

    Comments are closed.

    @insitekaltim_
    Don't Miss

    Harminsyah Dukung Kurikulum Coding dan AI, Kesiapan Sekolah Harus Dikaji Matang

    SittiJuni 7, 2026

    Insitekaltim, Samarinda – Rencana penerapan kurikulum Coding dan Artificial Intelligence (AI) di sekolah mendapat respons…

    Masih Ada Sekolah di Samarinda Belum Terima MBG, Komisi IV Minta Evaluasi Kesiapan SPPG

    Juni 7, 2026

    Rita Widyasari, Perusahaan Keluarga Sudah Berdiri Sebelum Saya Menjabat

    Juni 6, 2026

    Mesin Politik Dipanaskan, Gerindra Bulat Dukung Helmi Abdullah

    Juni 6, 2026

    Gratispol Internet Tembus 802 Desa, Pemprov Kaltim Kejar Listrik untuk 45 Desa Terpencil

    Juni 6, 2026
    1 2 3 … 3,127 Next
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Redaksi
    • Kode Etik
    • Pedoman
    • Kode Perilaku Perusahaan
    © 2026 InsiteKaltim.com

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.