Close Menu
insitekaltim.com

    Subscribe to Updates

    Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

    What's Hot

    Kualitas Udara Samarinda Memburuk, Dinkes Belum Wajibkan Masker dan Pantau PM2.5

    September 2, 2026

    Anggaran Karhutla Dinilai Lebih Fokus Pemadaman, Sonny Dorong Penguatan Pencegahan

    September 2, 2026

    GPM TVRI Kaltim Jadi Ruang Belanja Hemat, Tekan Beban Pengeluaran Masyarakat

    September 2, 2026
    Facebook X (Twitter) Instagram
    • Redaksi
    • Kode Etik
    • Pedoman
    • Kode Perilaku Perusahaan
    Facebook X (Twitter) Instagram
    insitekaltim.cominsitekaltim.com
    • Pendidikan
    • Ekonomi
    • Politik
    • Pemerintah
    • ADVETORIAL
      • Diskominfo Kaltim
      • Diskominfo Kutim
      • DPRD Bontang
      • DPRD Kaltim
      • DPRD Kutim
      • DPRD Samarinda
      • Kemenkum Kaltim
    • Lifestyle
    • Olahraga
    • Kesehatan
    insitekaltim.com
    Home»Ekonomi»GPM TVRI Kaltim Jadi Ruang Belanja Hemat, Tekan Beban Pengeluaran Masyarakat
    Ekonomi

    GPM TVRI Kaltim Jadi Ruang Belanja Hemat, Tekan Beban Pengeluaran Masyarakat

    Ratu ArifanzaBy Ratu ArifanzaSeptember 2, 202603 Mins Read
    Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Teks: Suasana kegiatan Gerakan Pangan Murah (GPM) untuk berbelanja kebutuhan pangan di Halaman Kantor DPTPH Kaltim, Samarinda, Rabu, 2/9/2026. (Ist/Pemprov Kaltim)
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn WhatsApp Pinterest Email

    Insitekaltim, Samarinda – Di tengah kebutuhan rumah tangga yang terus berjalan, selisih harga beberapa ribu rupiah pada bahan pangan tetap menjadi pertimbangan bagi masyarakat. Terlebih, kebutuhan pokok merupakan pengeluaran yang tidak bisa begitu saja dikurangi.

    Kondisi tersebut membuat Gerakan Pangan Murah (GPM) menjadi salah satu alternatif bagi masyarakat untuk mendapatkan sejumlah komoditas pangan dengan harga yang lebih terjangkau.

    Gerakan Pangan Murah digelar Badan Pangan Nasional bersama Lembaga Penyiaran Publik (LPP) Televisi Republik Indonesia (TVRI) Kalimantan Timur dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke-64 LPP TVRI, Rabu, 2 September 2026.

    Kegiatan berlangsung di Halaman Kantor Dinas Pangan, Tanaman Pangan, dan Hortikultura (DPTPH) Provinsi Kalimantan Timur.

    Kepala DPTPH Kaltim Fahmi Himawan mengatakan, kegiatan tersebut tidak hanya menjadi bagian dari peringatan HUT TVRI, tetapi juga memiliki dampak langsung terhadap masyarakat, khususnya dalam membantu memperoleh kebutuhan pangan dengan harga sesuai ketentuan Harga Eceran Tertinggi (HET).

    “Pelaksanaan kegiatan ini melibatkan banyak pihak, di antaranya Dinas Peternakan, Dinas Kelautan dan Perikanan, Disperindagkop, Bulog, BUMD, pelaku UMKM, petani, hingga peternak,” ujarnya saat ditemui di lokasi kegiatan.

    Menurut Fahmi, keterlibatan berbagai pihak tersebut menjadi penting karena stabilitas harga pangan tidak hanya bergantung pada pemerintah, tetapi juga berkaitan dengan rantai pasok dari produsen hingga konsumen.

    Melalui GPM, masyarakat dapat membeli sejumlah komoditas pangan dengan harga yang telah mengikuti ketentuan HET. Skema tersebut diharapkan dapat memberikan pilihan belanja yang lebih ekonomis, terutama ketika harga komoditas pangan di pasaran mengalami perubahan.

    Dari sisi ekonomi, kegiatan tersebut juga menjadi bagian dari upaya pemerintah menjaga daya beli masyarakat. Harga pangan yang relatif terjangkau dapat membantu menekan pengeluaran rumah tangga, sekaligus menjadi salah satu instrumen pengendalian inflasi daerah.

    Fahmi mengatakan, GPM bukan kegiatan yang hanya dilakukan pada momentum tertentu. Pemerintah Provinsi Kaltim secara rutin melaksanakan kegiatan serupa sebagai bagian dari upaya menjaga stabilitas harga dan ketersediaan pangan.

    “Kita terus aktif melaksanakan Gerakan Pangan Murah sebagai salah satu langkah pengendalian inflasi serta memastikan ketersediaan komoditas pangan unggulan bagi masyarakat,” katanya.

    Di sisi lain, GPM juga mempertemukan masyarakat dengan pelaku usaha pangan secara lebih dekat. Keterlibatan petani, peternak, UMKM, BUMD, hingga instansi terkait membuka ruang distribusi komoditas secara langsung kepada konsumen.

    Dengan begitu, manfaat kegiatan tidak hanya dirasakan dari sisi harga di tingkat konsumen. GPM sekaligus menjadi bagian dari ekosistem pangan yang mempertemukan produsen, distributor, pemerintah, dan masyarakat dalam satu kegiatan.

    Pemerintah berharap kegiatan serupa dapat terus berjalan sehingga masyarakat memiliki lebih banyak akses untuk memperoleh kebutuhan pangan dengan harga terjangkau, sementara stabilitas pasokan dan harga pangan di Kaltim tetap terjaga.

    DPTPH DPTPH Kaltim Fahmi Himawan Gerakan Pangan Murah GPM
    Share. Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Ratu Arifanza

    Related Posts

    Polda Kaltim Dukung Perda MBLB, Sebut Beri Kepastian Hukum dan Perkuat Pengawasan

    September 2, 2026

    26 Tahun Bara Kaltim, BKS Mulai Berburu Mesin PAD Baru

    September 1, 2026

    Bukan Jadi Kompetitor, BKS Ingin Jadi Mitra Pengusaha MBLB Kaltim

    September 1, 2026

    MBLB Kaltim di Persimpangan: Izin Lambat, Potensi PAD Menanti

    September 1, 2026

    Permintaan Melonjak, Produksi Air Kemasan Perumda Samarinda Bakal Ditambah

    Agustus 31, 2026

    Teras Samarinda Tahap II Dibuka, Andi Harun Sebut Jadi “Paru-Paru Baru” di Tepi Mahakam

    Agustus 30, 2026
    Add A Comment
    Leave A Reply

    Anda harus masuk untuk berkomentar.

    @insitekaltim_
    Don't Miss

    Kualitas Udara Samarinda Memburuk, Dinkes Belum Wajibkan Masker dan Pantau PM2.5

    Ratu ArifanzaSeptember 2, 2026

    Insitekaltim, Samarinda – Dinas Kesehatan (Dinkes) Samarinda meningkatkan pemantauan terhadap kondisi kualitas udara menyusul meningkatnya…

    Anggaran Karhutla Dinilai Lebih Fokus Pemadaman, Sonny Dorong Penguatan Pencegahan

    September 2, 2026

    GPM TVRI Kaltim Jadi Ruang Belanja Hemat, Tekan Beban Pengeluaran Masyarakat

    September 2, 2026

    Dapat Anggaran Tambahan, Penetapan Cabor dan Nomor Tanding Porprov Segera Diputuskan

    September 2, 2026

    Cegah Karhutla, Mabes TNI Kerahkan 70–80 Personel Penyuluh ke Sembilan Wilayah Kaltim

    September 2, 2026
    1 2 3 … 3,314 Next
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Redaksi
    • Kode Etik
    • Pedoman
    • Kode Perilaku Perusahaan
    © 2026 InsiteKaltim.com

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.