Close Menu
insitekaltim.com

    Subscribe to Updates

    Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

    What's Hot

    Sektor Tambang Dominasi PHK di Kaltim, 1.233 Pekerja Ajukan Klaim JKP Periode Januari-Mei 2026

    Juni 11, 2026

    Perlu Evaluasi, Fuad Minta Penerapan TKA Tak Hambat Siswa Lanjut Pendidikan

    Juni 11, 2026

    Jaga Stamina dan Kewarasan Diri, Guru TK Rutin Bermain Bulu Tangkis

    Juni 11, 2026
    Facebook X (Twitter) Instagram
    • Redaksi
    • Kode Etik
    • Pedoman
    • Kode Perilaku Perusahaan
    Facebook X (Twitter) Instagram
    insitekaltim.cominsitekaltim.com
    • Pendidikan
    • Ekonomi
    • Politik
    • Pemerintah
    • ADVETORIAL
      • Diskominfo Kaltim
      • Diskominfo Kutim
      • DPRD Bontang
      • DPRD Kaltim
      • DPRD Kutim
      • DPRD Samarinda
      • Kemenkum Kaltim
    • Lifestyle
    • Olahraga
    • Kesehatan
    insitekaltim.com
    Home»Politik»Golkar Tegas Tolak Hak Angket, Usulan terhadap Gubernur Kaltim Masih Prematur
    Politik

    Golkar Tegas Tolak Hak Angket, Usulan terhadap Gubernur Kaltim Masih Prematur

    SittiBy SittiJuni 11, 202603 Mins Read
    Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Teks: Ketua Fraksi Golkar DPRD Kaltim Muhammad Husni Fahruddin (Insitekaltim/Aminah)
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn WhatsApp Pinterest Email

    Insitekaltim, Samarinda – Fraksi Golkar DPRD Kalimantan Timur (Kaltim) menegaskan sikap menolak usulan hak angket terhadap Gubernur Kaltim Rudy Mas’ud. Partai berlambang pohon beringin itu menilai dasar pengajuan hak angket masih terlalu prematur dan belum didukung data yang kuat untuk dibawa ke tahap penyelidikan politik oleh DPRD.

    Sikap tersebut mengemuka setelah rapat paripurna DPRD Kaltim dengan agenda penyampaian usulan hak angket pada Rabu 10 Juni 2026 gagal dilaksanakan karena tidak memenuhi kuorum.

    Dari 55 anggota DPRD, hanya 32 anggota yang hadir, jauh di bawah syarat minimal 41 anggota atau tiga perempat jumlah anggota dewan.

    Ketua Fraksi Golkar DPRD Kaltim Muhammad Husni Fahruddin atau yang akrab disapa Ayub mengatakan sejak awal Golkar memiliki pandangan berbeda dengan fraksi-fraksi pengusul hak angket.

    Sejumlah persoalan yang dijadikan dasar usulan masih memerlukan pendalaman dan klarifikasi melalui mekanisme yang lebih tepat.

    “Kita membaca usulan teman-teman yang mengusulkan hak angket. Menurut kami itu masih terlalu prematur dan alasan-alasannya masih sangat umum,” ujarnya.

    Ayub mencontohkan polemik pengadaan mobil dinas gubernur senilai Rp8,5 miliar yang menjadi salah satu sorotan publik.

    Persoalan tersebut telah melalui mekanisme yang berlaku sehingga belum cukup kuat untuk dijadikan dasar penggunaan hak angket.

    Selain itu, sejumlah isu lain seperti renovasi rumah jabatan gubernur maupun kebijakan-kebijakan yang menuai polemik dinilai masih perlu diklarifikasi terlebih dahulu sebelum DPRD mengambil langkah politik yang lebih jauh.

    Karena itu, Golkar lebih mendorong penggunaan hak interpelasi sebagai instrumen pengawasan awal DPRD terhadap pemerintah daerah.

    “Nah, makanya dari awal sebenarnya Fraksi Golkar ingin masuk ke hak interpelasi. Mempertanyakan, mengklarifikasi, dan memverifikasi setiap institusi yang terlibat dengan isu-isu yang berkembang di masyarakat,” katanya.

    Interpelasi merupakan mekanisme yang lebih proporsional untuk memperoleh penjelasan resmi dari pemerintah sebelum DPRD memutuskan perlu atau tidaknya langkah lanjutan.

    Meski menolak hak angket, ia membantah anggapan bahwa Golkar tidak mendukung fungsi pengawasan DPRD terhadap pemerintah provinsi.

    Sebaliknya, Golkar mengklaim tetap berkomitmen mengawal jalannya pemerintahan agar berjalan sesuai aturan dan berpihak pada kepentingan masyarakat.

    “Penolakan terhadap hak angket bukan berarti kami menolak fungsi pengawasan. Kami tetap ingin pemerintahan provinsi yang dipimpin gubernur berjalan dengan baik demi kemaslahatan masyarakat Kaltim,” tegasnya.

    Sikap Golkar menjadi sorotan setelah mayoritas anggota fraksinya tidak hadir dalam rapat paripurna yang membahas usulan hak angket. Ketidakhadiran itu turut berkontribusi pada gagalnya forum mencapai kuorum.

    Ayub mengaku tidak mengetahui secara rinci tingkat kehadiran anggota fraksinya saat paripurna berlangsung.

    “Oh iya kah? Saya datang agak lambat. Saya enggak tahu itu sudah hadir atau belum hadir,” katanya.

    Meski demikian, sikap politik Golkar terhadap hak angket sudah jelas sejak awal. DPRD tetap harus menjalankan fungsi pengawasan, namun melalui mekanisme yang tepat dan berdasarkan argumentasi yang kuat.

     

    DPRD Kaltim Golkar Hak angket Muhammad Husni Fahruddin
    Share. Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Sitti

    Related Posts

    Perlu Evaluasi, Fuad Minta Penerapan TKA Tak Hambat Siswa Lanjut Pendidikan

    Juni 11, 2026

    Penduduk Bertambah, Fasilitas Kesehatan Terus Berkembang

    Juni 11, 2026

    Patuh Pada Partai, PAN Klaim Tak Hadiri Sidang Paripurna Hak Angket

    Juni 10, 2026

    Tak Ikut Paripurna Angket, Sarkowi Konsisten Pilih Interpelasi

    Juni 10, 2026

    Viktor Yuan dan Barkati Masuk Radar Demokrat untuk Pilwali Samarinda 2029

    Juni 10, 2026

    Paripurna Hak Angket Gagal Kuorum, DPRD Kaltim Jadwalkan Ulang Pembahasan

    Juni 10, 2026
    Add A Comment
    Leave A Reply

    Anda harus masuk untuk berkomentar.

    @insitekaltim_
    Don't Miss

    Sektor Tambang Dominasi PHK di Kaltim, 1.233 Pekerja Ajukan Klaim JKP Periode Januari-Mei 2026

    Nur AjijahJuni 11, 2026

    Insitekaltim, Samarinda – Kepala Cabang BPJS Ketenagakerjaan Samarinda, Murniati, mengatakan sejak Januari hingga Mei 2026…

    Perlu Evaluasi, Fuad Minta Penerapan TKA Tak Hambat Siswa Lanjut Pendidikan

    Juni 11, 2026

    Jaga Stamina dan Kewarasan Diri, Guru TK Rutin Bermain Bulu Tangkis

    Juni 11, 2026

    Satu-satunya di Kaltim, Prodi Pendidikan Otomotif IKIP PGRI Tawarkan Keunggulan Ganda

    Juni 11, 2026

    PGRI Kaltim Siapkan Mata Kuliah Coding Berbasis AI untuk Calon Guru

    Juni 11, 2026
    1 2 3 … 3,139 Next
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Redaksi
    • Kode Etik
    • Pedoman
    • Kode Perilaku Perusahaan
    © 2026 InsiteKaltim.com

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.