Close Menu
insitekaltim.com

    Subscribe to Updates

    Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

    What's Hot

    21 Gerai Koperasi Merah Putih Samarinda Terbangun

    Oktober 19, 2026

    Saksikan Kemenangan 2-0, Wawali Samarinda Apresiasi Perjuangan Pesut Etam

    Oktober 19, 2026

    DPRD Samarinda Soroti Minimnya Penerangan Permukiman, Lampu Jalan Mulai Diusulkan

    Oktober 19, 2026
    Facebook X (Twitter) Instagram
    • Redaksi
    • Kode Etik
    • Pedoman
    • Kode Perilaku Perusahaan
    Facebook X (Twitter) Instagram
    insitekaltim.cominsitekaltim.com
    • Pendidikan
    • Ekonomi
    • Politik
    • Pemerintah
    • ADVETORIAL
      • Diskominfo Kaltim
      • Diskominfo Kutim
      • DPRD Bontang
      • DPRD Kaltim
      • DPRD Kutim
      • DPRD Samarinda
      • Kemenkum Kaltim
    • Lifestyle
    • Olahraga
    • Kesehatan
    insitekaltim.com
    Home»Hukum»GERAM Kecewa Tuntutan Belum Didengar, Aksi Lanjutan Segera Digelar
    Hukum

    GERAM Kecewa Tuntutan Belum Didengar, Aksi Lanjutan Segera Digelar

    Andika SaputraBy Andika SaputraApril 8, 2026Updated:Juli 2, 202602 Mins Read
    Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Teks: Aliansi GERAM membentangkan poster saat aksi di depan Korem 091 Samarinda sebagai bentuk perlawanan kepada ketidakadilan (Insitekaltim/Andika).
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn WhatsApp Pinterest Email

    Insitekaltim, Samarinda – Aksi unjuk rasa yang dilakukan oleh Gerakan Rakyat Menggugat (GERAM) di depan Korem 091/Aji Surya Natakesuma Kota Samarinda, sebagai bentuk respons terhadap kasus penyiraman air keras terhadap aktivis Andrie Yunus, berakhir dengan kekecewaan massa aksi lantaran tuntutan mereka belum dapat disampaikan langsung kepada pimpinan Komandan Korem (Danrem).

    Koordinator Lapangan Aksi Ibrahim menyampaikan, meskipun massa sempat berhasil masuk dan menduduki area Korem, perjuangan mereka belum selesai karena Danrem tidak berada di lokasi saat aksi berlangsung.

    “Kami nyatakan bahwa perjuangan belum selesai. Hari ini Danrem tidak ada di tempat dan tidak menemui kami, serta tidak ada perwakilan yang kami anggap patut untuk menerima langsung aspirasi kami,” ujarnya kepada awak media, Rabu 8 April 2026.

    Terdapat tujuh tuntutan yang ingin disampaikan, namun belum mendapatkan respons secara langsung dari pihak yang berwenang.

    Oleh karena itu pihaknya berencana akan kembali menggelar aksi lanjutan dalam waktu dekat.

    “Langkah selanjutnya kami akan kembali turun sebagai lanjutan dari aspirasi yang kami suarakan hari ini,” tegasnya.

    Sementara, Komandan Kodim (Dandim) 0901/Samarinda Kolonel Inf Arif Hermad menyatakan, pihaknya siap menerima aspirasi yang disampaikan oleh mahasiswa dan akan meneruskannya kepada pimpinan.

    Mesiipun tidak terjadi dialog atau diskusi secara langsung karena massa menginginkan penyampaian tuntutan dilakukan kepada pimpinan.

    “Kami siap menerima aksi penyampaian aspirasi dari adik-adik mahasiswa. Tuntutan-tuntutan ini nanti akan kami laporkan ke pimpinan,” ujarnya.

    Ia juga mengaku sependapat bahwa persoalan yang menjadi tuntutan massa perlu diungkap secara jelas, dan diselesaikan sesuai dengan prosedur hukum yang berlaku.

    Menurutnya kasus yang menjadi sorotan saat ini tengah dalam proses pemeriksaan oleh institusi terkait. Ia merujuk pada pernyataan dari Mayor Jenderal (Mayjen) TNI Aulia Dwi yang menyebutkan bahwa proses hukum sedang berjalan.

    “Kita juga menunggu hasilnya. Mudah-mudahan cepat keluar agar jelas siapa yang bertanggung jawab,” katanya.

    Terkait tuntutan agar kasus tersebut diproses di peradilan umum ia menjelaskan bahwa karena pelaku merupakan anggota TNI, maka proses hukum akan mengikuti mekanisme peradilan militer sesuai aturan yang berlaku.

    Meski demikian, ia menegaskan situasi di Samarinda tetap aman dan kondusif, serta mengimbau seluruh pihak untuk bersama-sama mengawal proses hukum secara damai.

    “Kami selalu menekankan kepada prajurit untuk dekat dengan rakyat, tidak menyakiti, dan selalu membantu masyarakat,” pungkasnya.

    Share. Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Andika Saputra

    Related Posts

    Perkara Korupsi Lahan Transmigrasi Kukar, Saksi Ungkap Verifikasi Izin Hanya Periksa Administrasi

    Oktober 16, 2026

    Manfaatkan Transaksi MiChat, Tiga Pria Rampas Ponsel dan Uang Korban di Samarinda

    Oktober 12, 2026

    Polisi Mulai Selidiki Dugaan Kawat Medis Tertinggal di Jantung Pasien RSUD AWS

    Oktober 9, 2026

    Keluarga Edianto Wongso Laporkan Dokter RSUD AWS ke Polisi Dugaan Kelalaian Medis

    Oktober 7, 2026

    PUPR Kaltim Sepakat Cabut Patok di Lahan Warga Jalan Kurnia Makmur dan Blitar

    Oktober 5, 2026

    Dugaan Guide Wire Tertinggal di Jantung, Keluarga Pasien Desak RSUD AWS Bertanggung Jawab

    September 26, 2026
    Add A Comment

    Comments are closed.

    @insitekaltim_
    Don't Miss

    21 Gerai Koperasi Merah Putih Samarinda Terbangun

    SintaOktober 19, 2026

    Insitekaltim, Samarinda — Pembangunan Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) di Kota Samarinda telah mencapai 21…

    Saksikan Kemenangan 2-0, Wawali Samarinda Apresiasi Perjuangan Pesut Etam

    Oktober 19, 2026

    DPRD Samarinda Soroti Minimnya Penerangan Permukiman, Lampu Jalan Mulai Diusulkan

    Oktober 19, 2026

    Andi Harun: Perubahan Tak Cukup dari Jalanan, Harus Masuk ke Ruang Kebijakan

    Oktober 19, 2026

    Lima Provinsi di Kalimantan Diusulkan Bersatu Dorong Penanganan Karhutla ke Pusat

    Oktober 19, 2026
    1 2 3 … 3,393 Next
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Redaksi
    • Kode Etik
    • Pedoman
    • Kode Perilaku Perusahaan
    © 2026 InsiteKaltim.com

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.