Close Menu
insitekaltim.com

    Subscribe to Updates

    Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

    What's Hot

    Aksi Disabilitas di Samarinda, Tuntut BST Dikembalikan dan Akses Kerja Diperluas

    April 21, 2026

    Pengamanan Besar-besaran di Samarinda, 2.263 Aparat Kawal Aksi Unjuk Rasa

    April 20, 2026

    4.500 Massa Diperkirakan Turun, Kesbangpol Samarinda Pastikan Kota Tetap Kondusif

    April 20, 2026
    Facebook X (Twitter) Instagram
    • Redaksi
    • Kode Etik
    • Pedoman
    • Kode Perilaku Perusahaan
    Facebook X (Twitter) Instagram
    insitekaltim.cominsitekaltim.com
    • Pendidikan
    • Ekonomi
    • Politik
    • Hukum
    • Tokoh
    • ADVETORIAL
      • Diskominfo Kaltim
      • Diskominfo Kutim
      • DPRD Bontang
      • DPRD Kaltim
      • DPRD Kutim
      • DPRD Samarinda
      • Kemenkum Kaltim
    insitekaltim.com
    Home»Advertorial»DPRD Kaltim»Gelar Reses, Tio Terima Aspirasi Soal Banjir hingga Kesejahteraan Tenaga Pendidik
    DPRD Kaltim

    Gelar Reses, Tio Terima Aspirasi Soal Banjir hingga Kesejahteraan Tenaga Pendidik

    SeliBy SeliJuli 8, 202103 Mins Read
    Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Anggota Komisi II DPRD Kaltim, Nidya Listiyono
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn WhatsApp Pinterest Email

    Reporter: Akmal – Editor: Redaksi

    Insitekaltim, Samarinda – Anggota Komisi II DPRD Provinsi Kaltim Nidya Listiyono menggelar reses untuk menyerap aspirasi masyarakat di Kecamatan Samarinda Kota, Kamis (8/7/2021)

    Berbagai macam keluhan disampaikan masyarakat, mulai dari meluapnya air sungai hingga kurangnya perhatian pemerintah kepada tenaga pendidikan.

    Perwakilan masyarakat, Lukman didampingi perwakilan tenaga kependidikan, Isnawati saat memberikan keterangan usai reses, Kamis (8/7/2021)

    Tio sapaan akrabnya mengatakan, penyebab banjir bukan hanya karena curah hujan yang tinggi. Namun, banyak pemicu lainnya.

    “Memang ada beberapa tempat yang menjadi jalur air, kemudian terhambat akibat ada tumpukan sampah, sehingga air tersebut tersumbat,” ungkap Tio kepada awak media.

    Beberapa waktu lalu Tio juga sempat mengikuti pembicaraan yang membahas terkait penanganan banjir bersama dengan tenaga ahli air.

    “Jadi hal seperti itu sudah ada beberapa tempat. Kemudian bisa dibersihkan kalau ada sampah, yang kedua itu karena adanya pendangkalan sungai dan perlu dinormalisasikan supaya bisa dikeruk, ini kalau saya lihat pemerintah sudah mulai melakukan hal tersebut,” tambahnya.

    Faktor lainnya, yaitu keadaan alam, salah satunya adalah soal debit air laut yang naik. Selain itu Tio menilai pesatnya perkembangan kota menjadi penyebab. Karena kemampuan daya serap air jadi semakin berkurang.

    “Itu suka tidak suka, mau tidak mau akan seperti itu. Kita lihat saja dalam satu lingkaran, apabila ada terjadi pembangunan di setiap sisinya otomatis daya serap air akan semakin mengecil,” jelasnya

    Menurutnya, dalam menangani banjir memang perlu kerja sama dari seluruh pihak. Ia juga meminta warga untuk ikut  menjaga kebersihan. Seperti membuang sampah pada tempatnya. Hal itu tentu dapat membantu pemerintah untuk menangani banjir.

    “Termasuk folder yang lagi diusulkan pemerintah, saya berharap itu akan diperhatikan jangan sampai dangkal, kemudian mesin pompa airnya juga diprioritaskan,” ujar Tio.

    Sementara itu, perwakilan dari warga Lukman membenarkan  pemicu utama banjir berasal dari pasang air sungai, bahkan  terjadi setiap dua kali dalam kurun waktu satu bulan.

    “Terkadang bisa juga berlangsung dalam satu Minggu satu kali musim. Kalau mau liat titiknya berada di depan Hotel Aston,” terangnya.

    Selain soal banjir, Tio juga menerima aspirasi soal tenaga pendidik. Pasalnya terdapat beberapa guru PAUD yang belum mendapatkan perhatian pemerintah.

    Mulai dari masalah kesejahteraan, hingga penerbitan sertifikat sebagai syarat pencairan insentif tenaga honorer, yang tak kunjung didapatkan.

    Isnawati sebagai perwakilan tenaga pendidik cukup prihatin karena di masa pandemi seperti ini kesejahteraan bagi para guru swasta, terutama honorer makin sulit.

    “Dengan adanya aturan pemerintah terkait pembelajaran sistem online memang benar untuk menjaga kesehatan dan protokol. Cuma kami terkendala di tenaga PAUD karena murid berkurang, banyak warga yang beranggap anak saya gak usah sekolah di PAUD langsung ke SD saja,” kata Isnawati.

    Oleh karena itu, pihaknya meminta aturan tersebut bisa disamaratakan dengan tempat bimbel maupun sejenisnya. 

    “Jadi imbang tidak gantung. Maupun bimbel juga harus menerapkan sistem online,” ungkapnya.

    Share. Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Seli

    Related Posts

    161 Aspirasi Masuk Kamus Usulan DPRD Kaltim, Hasanuddin Mas’ud Tekankan Integrasi ke Program Daerah

    Maret 22, 2026

    Pansus Pokir DPRD Kaltim Rampung, Pengesahan Tunggu Gubernur dan Wagub

    Maret 16, 2026

    Damayanti Ingatkan DPRD Kaltim Perjuangkan Aspirasi Masyarakat dalam Pengelolaan Anggara

    Maret 16, 2026

    Dorong Pengesahan Pokir DPRD Kaltim, Darlis Pattalongi dan Husni Fahruddin Tekankan Pentingnya Kesepakatan Paripurna

    Maret 16, 2026

    Pansus DPRD Kaltim Sampaikan Laporan Pembahasan Renja 2027 dalam Rapat Paripurna

    Maret 16, 2026

    DPRD Kaltim Soroti Progres Perbaikan Fender Jembatan Mahakam yang Baru Capai 60 Persen

    Maret 10, 2026
    Add A Comment

    Comments are closed.

    @insitekaltim_
    Don't Miss

    Aksi Disabilitas di Samarinda, Tuntut BST Dikembalikan dan Akses Kerja Diperluas

    Andika SaputraApril 21, 2026

    Insitekaltim, Samarinda – Puluhan penyandang disabilitas di Kalimantan Timur (Kaltim) turut ambil bagian dalam aksi…

    Pengamanan Besar-besaran di Samarinda, 2.263 Aparat Kawal Aksi Unjuk Rasa

    April 20, 2026

    4.500 Massa Diperkirakan Turun, Kesbangpol Samarinda Pastikan Kota Tetap Kondusif

    April 20, 2026

    DPRD Samarinda Dukung Pengolahan Sampah Jadi Energi, Soroti Lokasi dan Dampak Lingkungan

    April 20, 2026

    Andi Harun Tegaskan Polemik Mobil Dinas Sewa Ditangani Terbuka, Siap Diawasi KPK

    April 20, 2026
    1 2 3 … 3,064 Next
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Redaksi
    • Kode Etik
    • Pedoman
    • Kode Perilaku Perusahaan
    © 2026 InsiteKaltim.com

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.