Close Menu
insitekaltim.com

    Subscribe to Updates

    Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

    What's Hot

    Kemarau Tekan Panen Kaltim, Bulog Andalkan Pasokan Beras dari Sulsel dan Jatim

    September 24, 2026

    Transisi Global Fund, Kaltim Mulai Hitung Kebutuhan Anggaran Penanggulangan HIV/AIDS

    September 23, 2026

    KPK Supervisi Perencanaan APBD Kaltim, Pemprov Siapkan Penyesuaian untuk RAPBD 2027

    September 23, 2026
    Facebook X (Twitter) Instagram
    • Redaksi
    • Kode Etik
    • Pedoman
    • Kode Perilaku Perusahaan
    Facebook X (Twitter) Instagram
    insitekaltim.cominsitekaltim.com
    • Pendidikan
    • Ekonomi
    • Politik
    • Pemerintah
    • ADVETORIAL
      • Diskominfo Kaltim
      • Diskominfo Kutim
      • DPRD Bontang
      • DPRD Kaltim
      • DPRD Kutim
      • DPRD Samarinda
      • Kemenkum Kaltim
    • Lifestyle
    • Olahraga
    • Kesehatan
    insitekaltim.com
    Home»Advertorial»DPRD Bontang»Gelandangan, Pengemis, dan Anak Jalanan Berkeliaran, Komisi I DPRD Bontang Tanyakan Kinerja Satpol PP
    DPRD Bontang

    Gelandangan, Pengemis, dan Anak Jalanan Berkeliaran, Komisi I DPRD Bontang Tanyakan Kinerja Satpol PP

    MartinusBy MartinusNovember 5, 201902 Mins Read
    Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn WhatsApp Pinterest Email

    Reporter : Romi – Editor : Redaksi.

    Insitekaltim, Bontang –Komisi I DPRD Bontang mempertanyakan kinerja Satpol PP, lantaran masih menjamurnya gelandangan, pengemis, dan anak jalanan.

    Hal itu disampaikan Maming, Anggota Komisi I DPRD Bontang, saat menggelar rapat bersama Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP), Dinas Sosial dan Pemberdayaan Masyarakat, Selasa (05/11/2019).
    Maming mengatakan, para gelandangan yang berkeliaran bisa berasal dari pendatang yang belum memiliki pekerjaan yang dituju serta skill yang kurang mumpuni.
    “Pada akhirnya mereka malah menganggur tepat setelah datang merantau,” ujarnya.
    Maming berharap, agar tidak menjamurnya gelandangan, perlu dibuat sistem untuk antisipasi segera.
    “Gelandangan yang berkeliaran harus diamankan dan dibuat anggaran untuk memulangkan gelandangan ke daerah asal,” tuturnya.
    Senada dengan Maming, Abdul Haris yang juga merupakan Anggota Komisi I DPRD mengatakan, gelandangan sangat meresahkan.
    “Saya sering melihat mereka berkeliaran, dari arah Tanjung Laut ke Bontang Lestari,” kata Abdul Haris.
    Sementara itu, Sekretaris Satpol PP Sutrisno mengatakan, penanganan gelandangan akan segera ditindaklanjuti jika ada laporan dari Masyarakat. Tidak bisa asal turun, karena ada regulasi yang harus dipatuhi.
    “Kami akan turun jika ada laporan masyarakat terkait gelandangan, juga seperti orang gila, pengemis, anak punk, dan kupu kupu malam,” ujarnya.
    Kasi Pembinaan, Pengawasan, dan Penyuluhan Satpol PP, Haeruddin mengaku, sejak 2002 sampai sekarang, permasalahan ini sudah marak di Bontang.
    “Gelandangan banyak dari transfer dari daerah lain yang bahkan terkoordinir secara rapi dan sistematis,” kata Haeruddin.
    Haeruddin melanjutkan, pihaknya sering direpotkan oleh gelandangan dan orang gila, pihaknya juga mengatakan masih minimnya untuk anggaran.
    “Kami juga sering mengamankan orang gila, tetapi kami kebingungan, ini mau diapakan selanjutnya. Pihak rumah sakit tidak bisa berbuat banyak, karena di Bontang belum ada Rumah Sakit Jiwa,” ungkapnya.
    Dikonfirmasi terpisah, Sekretaris Komisi I, Muhammad Irfan mengatakan, rapat terkait gelandangan dan sejenisnya akan segera dilaksanakan lagi agar ke depan bisa teraalisasi rancangan Peraturan Daerah (Perda) yang khusus mengatur persoalan tersebut.
    “Perda ini akan kami masukkan Perda prioritas, paling tidak tahun 2020 sudah terealisasi,” pungkasnya

    Share. Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Martinus

    Related Posts

    Parkir Berlangganan Samarinda Belum Siap, DPRD Soroti Sistem dan Target Rp200 Miliar

    September 23, 2026

    Gerindra Buka Semua Pintu Koalisi, Duet dengan PDIP Belum Jadi Kesepakatan

    September 22, 2026

    Gerindra Punya Dua Nama di Bursa Pilwali Samarinda, Helmi: Semua Kader Punya Potensi

    September 21, 2026

    APBD Perubahan Samarinda Dibayangi Dana Kurang Salur dan PAD Seret

    September 21, 2026

    Air Bersih Menipis, Dewan Samarinda Usul Dana Probebaya Bangun Sumur

    September 20, 2026

    Jembatan Lembak Cermin Ketimpangan Anggaran, Legislator Kaltim Sebut Kebijakan Pusat Zalim

    September 19, 2026
    Add A Comment

    Comments are closed.

    @insitekaltim_
    Don't Miss

    Kemarau Tekan Panen Kaltim, Bulog Andalkan Pasokan Beras dari Sulsel dan Jatim

    IraSeptember 24, 2026

    Insitekaltim, Samarinda – Musim kemarau berkepanjangan mulai berdampak pada produksi padi di Kalimantan Timur (Kaltim).…

    Transisi Global Fund, Kaltim Mulai Hitung Kebutuhan Anggaran Penanggulangan HIV/AIDS

    September 23, 2026

    KPK Supervisi Perencanaan APBD Kaltim, Pemprov Siapkan Penyesuaian untuk RAPBD 2027

    September 23, 2026

    Sodetan KM 2 Loa Janan Ulu Terancam Timbulkan Masalah Baru, Sungai Penerima Belum Ditangani

    September 23, 2026

    SK Nomor Tanding Terbit, Samarinda Masih Menanti THB Porprov 2026

    September 23, 2026
    1 2 3 … 3,360 Next
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Redaksi
    • Kode Etik
    • Pedoman
    • Kode Perilaku Perusahaan
    © 2026 InsiteKaltim.com

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.