Close Menu
insitekaltim.com

    Subscribe to Updates

    Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

    What's Hot

    Polda Kaltim Luncurkan URC Reserse, Respons Laporan Kejahatan 24 Jam

    Agustus 13, 2026

    Tegaskan HIV/AIDS Isu Kesehatan Masyarakat, IAC Minta Perda Baru Bebas Stigma dan Diskriminasi

    Agustus 13, 2026

    Guru Masih Kurang 500 Orang, Disdikbud Samarinda Prioritaskan Perbaikan Sarpras Sekolah

    Agustus 13, 2026
    Facebook X (Twitter) Instagram
    • Redaksi
    • Kode Etik
    • Pedoman
    • Kode Perilaku Perusahaan
    Facebook X (Twitter) Instagram
    insitekaltim.cominsitekaltim.com
    • Pendidikan
    • Ekonomi
    • Politik
    • Pemerintah
    • ADVETORIAL
      • Diskominfo Kaltim
      • Diskominfo Kutim
      • DPRD Bontang
      • DPRD Kaltim
      • DPRD Kutim
      • DPRD Samarinda
      • Kemenkum Kaltim
    • Lifestyle
    • Olahraga
    • Kesehatan
    insitekaltim.com
    Home»Samarinda»Ganja di Tangan Mahasiswa, Alarm Bahaya untuk Generasi Muda di Samarinda
    Samarinda

    Ganja di Tangan Mahasiswa, Alarm Bahaya untuk Generasi Muda di Samarinda

    Adit MustafaBy Adit MustafaDesember 28, 202402 Mins Read
    Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn WhatsApp Pinterest Email

    Insitekaltim, Samarinda – Penyalahgunaan narkoba di kalangan mahasiswa kian menjadi perhatian serius. Di Kalimantan Timur, kasus penangkapan mahasiswa yang terlibat dalam peredaran narkoba menjadi bukti bahwa generasi muda, khususnya mahasiswa, masih rentan terhadap jeratan barang haram ini.

    Badan Narkotika Nasional Provinsi (BNNP) Kaltim menegaskan pentingnya peran kampus dalam menangani masalah ini demi menyelamatkan masa depan bangsa.

    Salah satu kasus mencolok terjadi pada seorang mahasiswa Samarinda berinisial MAY, yang tertangkap membawa 3,6 kilogram ganja pada bulan Desember ini. Menurut Kabid Pemberantasan dan Intelijen BNNP Kaltim, Tejo Yuantoro, ganja menjadi narkotika yang sering dipilih mahasiswa karena harganya lebih terjangkau dibandingkan narkotika jenis lain seperti sabu.

    “Kasus ini menunjukkan bahwa mahasiswa bukan hanya konsumen, tetapi juga berpotensi terlibat dalam peredaran narkoba. Ini ancaman serius bagi generasi muda,” ujar Tejo dalam pemusnahan barang bukti ganja di Halaman Kantor BNNP Kaltim, Jumat (27/12/2024).

    BNNP Kaltim menekankan bahwa kampus memiliki peran strategis dalam mencegah penyalahgunaan narkoba di kalangan mahasiswa. Sosialisasi rutin dan program pencegahan diharapkan menjadi langkah nyata untuk mencegah mahasiswa terjerumus ke dalam lingkaran narkoba.

    “Kami berharap pihak kampus lebih memperhatikan mahasiswanya, khususnya dalam membantu mereka mengelola stres dan tekanan akademik,” tambah Tejo.

    Tak hanya kampus, keluarga dan masyarakat juga diminta untuk lebih waspada terhadap perilaku anak muda. Koordinasi antara BNNP, kampus dan keluarga diharapkan dapat menciptakan lingkungan yang kondusif dan bebas narkoba.

    Data yang dirilis BNNP menunjukkan tren yang mengkhawatirkan. Usia pertama kali menggunakan narkoba di Kalimantan Timur berkisar antara 14 hingga 18 tahun, lebih rendah dibandingkan rata-rata nasional, yakni 17 hingga 19 tahun.

    “Ini menjadi alarm bagi kita semua. Pendekatan intensif dan tindakan preventif sangat diperlukan untuk melindungi generasi muda dari dampak buruk narkoba,” tegas Tejo.

    Langkah BNNP Kaltim ini sejalan dengan visi Asta Cita Indonesia Emas 2045 yang dicanangkan Presiden Prabowo Subianto, salah satunya memperkuat pembangunan sumber daya manusia. Dalam konteks ini, upaya pemberantasan narkoba di kalangan mahasiswa menjadi prioritas utama demi mencetak generasi emas yang sehat, cerdas dan berdaya saing.

    “Kami mengajak seluruh pihak untuk melaporkan aktivitas mencurigakan dan berkomitmen bersama untuk memberantas narkoba,” tuturnya.

    Dengan langkah preventif yang lebih kuat, kolaborasi yang erat antara kampus, keluarga dan masyarakat dapat menjadi kunci utama dalam menciptakan lingkungan yang sehat dan aman bagi generasi muda.

    “Bersama, kita bisa wujudkan masa depan yang bebas dari ancaman narkoba,” tambah Tejo.

    BNNP Kaltim Ganja Kombes Pol Tejo Yuantoro Mahasiswa Narkoba
    Share. Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Adit Mustafa

    Related Posts

    Sungai Mahakam Hadapi Masalah Alur hingga Tata Kelola, Pengelolaan Terpadu Dinilai Mendesak

    Agustus 7, 2026

    Jaringan Kalbar–Kaltim Terus Diburu, BNNP Kaltim Musnahkan Satu Kilogram Sabu

    Agustus 5, 2026

    BNN Samarinda Perkuat Pencegahan Narkoba Lewat Duta Anti Narkoba dan Media Sosial

    Agustus 3, 2026

    Jangan Tukar Masa Depan dengan Narkoba, Pesan DWP BNN untuk Generasi Muda

    Agustus 3, 2026

    1.040 Mahasiswa di Berau Terima Gratispol Rp4,49 Miliar, Gubernur: Investasi SDM Kaltim

    Juli 23, 2026

    150 Anak Jadi Tersangka Narkoba dalam 10 Bulan, BNN Dorong Penguatan Rehabilitasi

    Juli 20, 2026
    Add A Comment

    Comments are closed.

    @insitekaltim_
    Don't Miss

    Polda Kaltim Luncurkan URC Reserse, Respons Laporan Kejahatan 24 Jam

    Andika SaputraAgustus 13, 2026

    Insitekaltim, Samarinda – Kepolisian Daerah Kalimantan Timur (Polda Kaltim) meluncurkan Unit Reaksi Cepat (URC) jajaran…

    Tegaskan HIV/AIDS Isu Kesehatan Masyarakat, IAC Minta Perda Baru Bebas Stigma dan Diskriminasi

    Agustus 13, 2026

    Guru Masih Kurang 500 Orang, Disdikbud Samarinda Prioritaskan Perbaikan Sarpras Sekolah

    Agustus 13, 2026

    Penjangkauan HIV di Samarinda Makin Sulit, PKBI Soroti Pemangkasan Anggaran dan Penolakan Sosial

    Agustus 13, 2026

    Capaian SPM HIV Samarinda Tembus 99,8 Persen, Dinkes Ungkap Rahasianya

    Agustus 13, 2026
    1 2 3 … 3,276 Next
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Redaksi
    • Kode Etik
    • Pedoman
    • Kode Perilaku Perusahaan
    © 2026 InsiteKaltim.com

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.