Close Menu
insitekaltim.com

    Subscribe to Updates

    Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

    What's Hot

    Heni Purwaningsih Pastikan: Kenaikan BBM Berdampak Terhadap Inflasi dan Harga Barang di Kaltim

    Juni 29, 2026

    Rudy Mas’ud Pastikan Pelantikan Pejabat Berlanjut Juli, Jabatan Kosong Segera Terisi

    Juni 29, 2026

    BPR Samarinda Belum Keluar dari Zona Merugi, DPRD Ragukan Target Laba 2026 Tercapai

    Juni 29, 2026
    Facebook X (Twitter) Instagram
    • Redaksi
    • Kode Etik
    • Pedoman
    • Kode Perilaku Perusahaan
    Facebook X (Twitter) Instagram
    insitekaltim.cominsitekaltim.com
    • Pendidikan
    • Ekonomi
    • Politik
    • Pemerintah
    • ADVETORIAL
      • Diskominfo Kaltim
      • Diskominfo Kutim
      • DPRD Bontang
      • DPRD Kaltim
      • DPRD Kutim
      • DPRD Samarinda
      • Kemenkum Kaltim
    • Lifestyle
    • Olahraga
    • Kesehatan
    insitekaltim.com
    Home»Samarinda»Ganja di Tangan Mahasiswa, Alarm Bahaya untuk Generasi Muda di Samarinda
    Samarinda

    Ganja di Tangan Mahasiswa, Alarm Bahaya untuk Generasi Muda di Samarinda

    Adit MustafaBy Adit MustafaDesember 28, 202402 Mins Read
    Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn WhatsApp Pinterest Email

    Insitekaltim, Samarinda – Penyalahgunaan narkoba di kalangan mahasiswa kian menjadi perhatian serius. Di Kalimantan Timur, kasus penangkapan mahasiswa yang terlibat dalam peredaran narkoba menjadi bukti bahwa generasi muda, khususnya mahasiswa, masih rentan terhadap jeratan barang haram ini.

    Badan Narkotika Nasional Provinsi (BNNP) Kaltim menegaskan pentingnya peran kampus dalam menangani masalah ini demi menyelamatkan masa depan bangsa.

    Salah satu kasus mencolok terjadi pada seorang mahasiswa Samarinda berinisial MAY, yang tertangkap membawa 3,6 kilogram ganja pada bulan Desember ini. Menurut Kabid Pemberantasan dan Intelijen BNNP Kaltim, Tejo Yuantoro, ganja menjadi narkotika yang sering dipilih mahasiswa karena harganya lebih terjangkau dibandingkan narkotika jenis lain seperti sabu.

    “Kasus ini menunjukkan bahwa mahasiswa bukan hanya konsumen, tetapi juga berpotensi terlibat dalam peredaran narkoba. Ini ancaman serius bagi generasi muda,” ujar Tejo dalam pemusnahan barang bukti ganja di Halaman Kantor BNNP Kaltim, Jumat (27/12/2024).

    BNNP Kaltim menekankan bahwa kampus memiliki peran strategis dalam mencegah penyalahgunaan narkoba di kalangan mahasiswa. Sosialisasi rutin dan program pencegahan diharapkan menjadi langkah nyata untuk mencegah mahasiswa terjerumus ke dalam lingkaran narkoba.

    “Kami berharap pihak kampus lebih memperhatikan mahasiswanya, khususnya dalam membantu mereka mengelola stres dan tekanan akademik,” tambah Tejo.

    Tak hanya kampus, keluarga dan masyarakat juga diminta untuk lebih waspada terhadap perilaku anak muda. Koordinasi antara BNNP, kampus dan keluarga diharapkan dapat menciptakan lingkungan yang kondusif dan bebas narkoba.

    Data yang dirilis BNNP menunjukkan tren yang mengkhawatirkan. Usia pertama kali menggunakan narkoba di Kalimantan Timur berkisar antara 14 hingga 18 tahun, lebih rendah dibandingkan rata-rata nasional, yakni 17 hingga 19 tahun.

    “Ini menjadi alarm bagi kita semua. Pendekatan intensif dan tindakan preventif sangat diperlukan untuk melindungi generasi muda dari dampak buruk narkoba,” tegas Tejo.

    Langkah BNNP Kaltim ini sejalan dengan visi Asta Cita Indonesia Emas 2045 yang dicanangkan Presiden Prabowo Subianto, salah satunya memperkuat pembangunan sumber daya manusia. Dalam konteks ini, upaya pemberantasan narkoba di kalangan mahasiswa menjadi prioritas utama demi mencetak generasi emas yang sehat, cerdas dan berdaya saing.

    “Kami mengajak seluruh pihak untuk melaporkan aktivitas mencurigakan dan berkomitmen bersama untuk memberantas narkoba,” tuturnya.

    Dengan langkah preventif yang lebih kuat, kolaborasi yang erat antara kampus, keluarga dan masyarakat dapat menjadi kunci utama dalam menciptakan lingkungan yang sehat dan aman bagi generasi muda.

    “Bersama, kita bisa wujudkan masa depan yang bebas dari ancaman narkoba,” tambah Tejo.

    BNNP Kaltim Ganja Kombes Pol Tejo Yuantoro Mahasiswa Narkoba
    Share. Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Adit Mustafa

    Related Posts

    Haraku Ramen Hadir Ramaikan Kuliner di Big Mall Samarinda

    Juni 26, 2026

    Pemprov Kaltim Tegaskan, Rehabilitasi Narkoba Libatkan RS hingga Puskesmas

    Juni 25, 2026

    Kearifan Dayak Kenyah Jadi Pelajaran Menjaga Alam dan Identitas Samarinda

    Juni 25, 2026

    Dinkes Kaltim Dukung Penanganan Pengguna Narkoba di Lapas dan Rutan Melalui Pendekatan Kolaboratif

    Juni 22, 2026

    Rute Penerbangan Samarinda-Melak Kembali Dibuka, Jawab Kebutuhan Mobilitas Warga Kubar

    Juni 19, 2026

    Jalur Samarinda Bontang Lumpuh Diterjang Banjir, Truk dan Tronton Terjebak Antrean Panjang

    Juni 18, 2026
    Add A Comment

    Comments are closed.

    @insitekaltim_
    Don't Miss

    Heni Purwaningsih Pastikan: Kenaikan BBM Berdampak Terhadap Inflasi dan Harga Barang di Kaltim

    Nur AjijahJuni 29, 2026

    Insitekaltim, Samarinda – Tingginya ketergantungan daerah terhadap pasokan barang dari luar wilayah, yang seluruh proses…

    Rudy Mas’ud Pastikan Pelantikan Pejabat Berlanjut Juli, Jabatan Kosong Segera Terisi

    Juni 29, 2026

    BPR Samarinda Belum Keluar dari Zona Merugi, DPRD Ragukan Target Laba 2026 Tercapai

    Juni 29, 2026

    Guru Makin Rentan Terjerat Persoalan Hukum, PGRI Kaltim Bentuk Lembaga Bantuan Hukum

    Juni 29, 2026

    Komunitas Sape Kaltim Libatkan Generasi Muda untuk Cetak Regenerasi Pelaku Seni

    Juni 28, 2026
    1 2 3 … 3,177 Next
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Redaksi
    • Kode Etik
    • Pedoman
    • Kode Perilaku Perusahaan
    © 2026 InsiteKaltim.com

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.