Close Menu
insitekaltim.com

    Subscribe to Updates

    Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

    What's Hot

    Target 2.000 MBR, Gratispol Biaya Administrasi Rumah Kaltim Baru 214 Penerima

    September 28, 2026

    Anggaran Menyusut, Target Bedah Rumah Kaltim 2026 Turun Jadi 516 Unit

    September 28, 2026

    Enam Pejabat Strategis Pemprov Kaltim Dirotasi, Ini Posisi Barunya

    September 28, 2026
    Facebook X (Twitter) Instagram
    • Redaksi
    • Kode Etik
    • Pedoman
    • Kode Perilaku Perusahaan
    Facebook X (Twitter) Instagram
    insitekaltim.cominsitekaltim.com
    • Pendidikan
    • Ekonomi
    • Politik
    • Pemerintah
    • ADVETORIAL
      • Diskominfo Kaltim
      • Diskominfo Kutim
      • DPRD Bontang
      • DPRD Kaltim
      • DPRD Kutim
      • DPRD Samarinda
      • Kemenkum Kaltim
    • Lifestyle
    • Olahraga
    • Kesehatan
    insitekaltim.com
    Home»Advertorial»DPRD Samarinda»Gabungkan Reses Tiga Kecamatan, Joha Pastikan Aspirasi Warga Masuk Sistem Perencanaan
    DPRD Samarinda

    Gabungkan Reses Tiga Kecamatan, Joha Pastikan Aspirasi Warga Masuk Sistem Perencanaan

    RidhoBy RidhoFebruari 8, 202602 Mins Read
    Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Teks: Anggota DPRD Kota Samarinda Fraksi Partai Nasdem, Joha Fajal saat foto bersama dengan tiga kecamatan (Insitekaltim/Ridho Wardhana)
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn WhatsApp Pinterest Email

    Insitekaltim, Samarinda — Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Samarinda menggelar kegiatan reses dengan menggabungkan tiga kecamatan dalam satu agenda guna menjaring aspirasi masyarakat secara lebih efektif. Langkah ini dilakukan karena keterbatasan jadwal dan anggaran reses yang harus dibagi dalam beberapa wilayah.

    Anggota DPRD Kota Samarinda Fraksi Partai Nasdem Joha Fajal mengatakan, biasanya reses dilaksanakan di masing-masing kecamatan dan kelurahan. Namun, kali ini agenda tersebut digabungkan agar seluruh wilayah tetap dapat dikunjungi sesuai jadwal yang telah ditetapkan.

    “Kegiatan reses ini menjadi sarana menerima masukan, saran, sekaligus menjawab pertanyaan masyarakat terkait program pembangunan dan kebutuhan di daerah,” ujar Joha saat menyampaikan sambutan di hadapan warga, di Hotel Barumbay Samarinda Seberang Minggu, 8 Februari 2026.

    Ia menjelaskan, reses juga menjadi upaya memastikan aspirasi masyarakat yang sebelumnya disampaikan melalui forum keluarga, kelurahan, hingga kecamatan dapat terakomodasi dan ditindaklanjuti.

    Sementara itu disejumlah kecamatan disebut telah menyelesaikan rangkaian reses sebelumnya, sementara wilayah lainnya masih dalam proses.

    Menurutnya, mekanisme pengusulan program pembangunan kini tidak lagi seperti beberapa tahun lalu. Saat ini, seluruh usulan masyarakat harus terinput dalam sistem perencanaan pemerintah, seperti Sistem Informasi Pemerintahan Daerah (SIPD), agar dapat diproses dan dianggarkan.

    “Kalau usulan tidak masuk dalam sistem, maka tidak bisa ditindaklanjuti. Setiap kecamatan juga memiliki batasan jumlah usulan prioritas yang dapat diajukan,” jelasnya.

    Lebih lanjut, setiap kecamatan rata-rata hanya dapat mengusulkan sekitar 10 program prioritas melalui mekanisme perencanaan resmi.

    Meski demikian, seluruh usulan tetap akan dicatat dan diperjuangkan agar dapat dipertimbangkan dalam penyusunan program pemerintah daerah.

    Ia berpesan juga mengingatkan masyarakat untuk memahami perubahan aturan tersebut, termasuk keterbatasan anggaran dan ketentuan teknis yang harus dipatuhi. Program yang telah ditetapkan dalam perencanaan, kata dia, tidak dapat diubah spesifikasi atau volumenya secara sepihak karena harus sesuai dengan dokumen perencanaan dan penganggaran.

    “Karena itu, kami berharap masyarakat dapat terus berkomunikasi dan menyampaikan aspirasi melalui jalur yang tersedia, sehingga usulan bisa masuk dalam sistem dan memiliki peluang untuk direalisasikan,” pungkasnya.

    Melalui kegiatan reses ini, Joha berharap sinergi antara masyarakat dan pemerintah dapat semakin kuat, sehingga aspirasi yang disampaikan dapat diterjemahkan menjadi program pembangunan yang tepat sasaran dan sesuai apa kebutuhan warga.

     

    DPRD Samarinda Fraksi Nasdem Joha Fajal reses
    Share. Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Ridho

    Related Posts

    APBD Perubahan Samarinda Rp3,75 Triliun, Raperda Ditarget Paripurna 30 September

    September 25, 2026

    APBD Perubahan Samarinda 2026 Turun Rp213 Miliar, Belanja Modal Dipangkas Rp276 Miliar

    September 24, 2026

    APBD Perubahan Samarinda Dibayangi Dana Kurang Salur dan PAD Seret

    September 21, 2026

    APBD Perubahan 2026 Samarinda Berpotensi Defisit Rp600 Miliar

    September 20, 2026

    Air Bersih Menipis, Dewan Samarinda Usul Dana Probebaya Bangun Sumur

    September 20, 2026

    Sengketa Lahan di Samarinda Seberang, Dokumen Era 1990-an Kembali Dipersoalkan

    September 16, 2026
    Add A Comment

    Comments are closed.

    @insitekaltim_
    Don't Miss

    Target 2.000 MBR, Gratispol Biaya Administrasi Rumah Kaltim Baru 214 Penerima

    AminahSeptember 28, 2026

    Insitekaltim, Samarinda – Program Gratispol Gratis Biaya Administrasi (GBA) Pemilikan Rumah bagi masyarakat berpenghasilan rendah…

    Anggaran Menyusut, Target Bedah Rumah Kaltim 2026 Turun Jadi 516 Unit

    September 28, 2026

    Enam Pejabat Strategis Pemprov Kaltim Dirotasi, Ini Posisi Barunya

    September 28, 2026

    Realisasi Fisik Pembangunan Kaltim Masih 57 Persen Hingga Akhir September

    September 28, 2026

    Denda Pajak Kendaraan di Kaltim Dihapus hingga 22 November, Ini yang Perlu Dibayar Warga

    September 28, 2026
    1 2 3 … 3,367 Next
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Redaksi
    • Kode Etik
    • Pedoman
    • Kode Perilaku Perusahaan
    © 2026 InsiteKaltim.com

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.