Close Menu
insitekaltim.com

    Subscribe to Updates

    Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

    What's Hot

    Risiko Bencana Samarinda Rendah, Ketahanan Daerah Masuk Kategori Tinggi

    Juli 9, 2026

    DPRD Kaltim Dorong Payung Hukum Pengelolaan Sumur Tua

    Juli 9, 2026

    APBD Jadi Batu Sandungan, Kenaikan Gaji Ribuan Pasukan Kuning Samarinda Belum Pasti

    Juli 9, 2026
    Facebook X (Twitter) Instagram
    • Redaksi
    • Kode Etik
    • Pedoman
    • Kode Perilaku Perusahaan
    Facebook X (Twitter) Instagram
    insitekaltim.cominsitekaltim.com
    • Pendidikan
    • Ekonomi
    • Politik
    • Pemerintah
    • ADVETORIAL
      • Diskominfo Kaltim
      • Diskominfo Kutim
      • DPRD Bontang
      • DPRD Kaltim
      • DPRD Kutim
      • DPRD Samarinda
      • Kemenkum Kaltim
    • Lifestyle
    • Olahraga
    • Kesehatan
    insitekaltim.com
    Home»Advertorial»DPRD Kaltim»Firnadi Ikhsan Ingatkan Jangan Sampai Terjadi Tabrakan Usaha Antara Kopdes dan BUMDes
    DPRD Kaltim

    Firnadi Ikhsan Ingatkan Jangan Sampai Terjadi Tabrakan Usaha Antara Kopdes dan BUMDes

    MartinusBy MartinusMei 25, 202502 Mins Read
    Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Teks: Anggota DPRD Provinsi Kalimantan Timur, Firnadi Ikhsan
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn WhatsApp Pinterest Email

    Insitekaltim, Samarinda – Anggota DPRD Provinsi Kalimantan Timur Firnadi Ikhsan menekankan perlunya kerja sama erat antara koperasi desa dalam program Koperasi Merah Putih (Kopdes) dan Badan Usaha Milik Desa (BUMDes).

    Menurutnya, kolaborasi yang baik akan mencegah terjadinya benturan kepentingan di tingkat lokal, terutama dalam pengelolaan usaha desa.

    Firnadi menyampaikan bahwa program Kopdes yang dicanangkan pemerintah pusat membuka ruang luas bagi masyarakat desa untuk aktif dalam ekonomi berbasis komunitas. Ia mengapresiasi progres program ini di berbagai wilayah, termasuk kampung halamannya.

    “Ini adalah peluang besar bagi masyarakat desa untuk terlibat dalam ekonomi produktif. Pemerintah pusat sudah memberi ruang dan dukungan dana, tinggal bagaimana kita menyikapinya dengan sinergi yang tepat,” tutur Firnadi usai mengikuti Rapat Paripurna Ke-14 di Gedung B DPRD Kaltim pada Jumat, 23 Mei 2025.

    Meski melihat potensi yang besar, Firnadi menggarisbawahi tantangan klasik yang masih membayangi, yakni lemahnya kapasitas sumber daya manusia (SDM) dalam pengelolaan koperasi. Ia menyebutkan bahwa keberhasilan koperasi akan sangat bergantung pada kesiapan SDM, khususnya dari kalangan pemuda desa.

    “SDM adalah tantangan klasik, tapi sekarang peluangnya ada. Tinggal dimanfaatkan dan dipadukan dengan dukungan pusat yang sudah ada,” katanya menambahkan.

    Ia juga memperingatkan bahwa tanpa koordinasi dan pembagian peran yang jelas, kehadiran koperasi desa justru bisa menjadi sumber konflik baru jika menjalankan jenis usaha yang tumpang tindih dengan BUMDes.

    Untuk itu, Firnadi mendorong agar koperasi desa mengembangkan usaha yang belum tersentuh atau memperkuat unit bisnis yang telah ada, alih-alih menjadi pesaing dari BUMDes.

    “Jangan sampai koperasi menjadi saingan usaha desa yang sudah ada. Harus saling melengkapi, bukan berkompetisi,” ujarnya dengan nada tegas.

    Sebagai langkah solutif, Firnadi mengajak seluruh pemangku kepentingan di desa untuk merumuskan strategi bersama guna memastikan Kopdes dan BUMDes saling menopang. Ia menilai kolaborasi semacam itu akan memperkuat struktur ekonomi desa secara menyeluruh, menjadikannya lebih tangguh dan berkelanjutan.

    Program Kopdeskel sendiri merupakan amanat dari Instruksi Presiden Nomor 9 Tahun 2025. Di Kalimantan Timur, lebih dari 400 koperasi sedang disiapkan untuk bertransformasi sebelum tenggat waktu 12 Juli 2025.

    Firnadi optimistis, dengan sinergi yang harmonis, koperasi dan BUMDes akan mampu menjadi penyangga utama ekonomi desa yang mandiri serta memiliki daya saing tinggi di masa mendatang.

    Bumdes DPRD Kaltim Firnadi Ikhsan Koperasi Desa Merah Putih
    Share. Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Martinus

    Related Posts

    DPRD Kaltim Dorong Payung Hukum Pengelolaan Sumur Tua

    Juli 9, 2026

    Aturan Pusat Kaku, Fraksi PDI-P Kaltim Protes Daerah Dilarang Adakan Pupuk dan Alsintan

    Juli 9, 2026

    Jelang Paripurna Hak Angket 13 Juli, Hamas Isyaratkan Ikuti Sikap Fraksi Golkar

    Juli 3, 2026

    DPRD Kaltim Soroti Ancaman PHK, Inflasi hingga Keselamatan Alur Sungai Mahakam

    Juli 2, 2026

    Kopdes Merah Putih dan BUMDes, Beriringan Fokus Lengkapi Ekonomi Desa

    Juli 1, 2026

    Pembahasan Hak Angket terhadap Gubernur Kaltim Kembali Dijadwalkan 13 Juli

    Juni 30, 2026
    Add A Comment

    Comments are closed.

    @insitekaltim_
    Don't Miss

    Risiko Bencana Samarinda Rendah, Ketahanan Daerah Masuk Kategori Tinggi

    Nur AjijahJuli 9, 2026

    Insitekaltim, Samarinda – Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Samarinda Suwarso menyebut, indeks risiko…

    DPRD Kaltim Dorong Payung Hukum Pengelolaan Sumur Tua

    Juli 9, 2026

    APBD Jadi Batu Sandungan, Kenaikan Gaji Ribuan Pasukan Kuning Samarinda Belum Pasti

    Juli 9, 2026

    Aturan Pusat Kaku, Fraksi PDI-P Kaltim Protes Daerah Dilarang Adakan Pupuk dan Alsintan

    Juli 9, 2026

    MotoGP Jerman 2026 Bergulir, Selisih 25 Poin Warnai Perebutan Puncak Klasemen

    Juli 9, 2026
    1 2 3 … 3,202 Next
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Redaksi
    • Kode Etik
    • Pedoman
    • Kode Perilaku Perusahaan
    © 2026 InsiteKaltim.com

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.