Close Menu
insitekaltim.com

    Subscribe to Updates

    Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

    What's Hot

    Skirining Serta Menjamin Ketersediaan Obat TBC dan HIV, Upaya Pemerintah Tekan Penyaku Menukae

    Agustus 13, 2026

    WiFi Gratis Bontang Mulai Pulih, Bontang Baru dan Loktuan Kembali Aktif

    Agustus 12, 2026

    Konsumsi MBG di SMPN 28 Samarinda Capai 98 Persen, Siswa Antusias Tunggu Jam Makan

    Agustus 12, 2026
    Facebook X (Twitter) Instagram
    • Redaksi
    • Kode Etik
    • Pedoman
    • Kode Perilaku Perusahaan
    Facebook X (Twitter) Instagram
    insitekaltim.cominsitekaltim.com
    • Pendidikan
    • Ekonomi
    • Politik
    • Pemerintah
    • ADVETORIAL
      • Diskominfo Kaltim
      • Diskominfo Kutim
      • DPRD Bontang
      • DPRD Kaltim
      • DPRD Kutim
      • DPRD Samarinda
      • Kemenkum Kaltim
    • Lifestyle
    • Olahraga
    • Kesehatan
    insitekaltim.com
    Home»Lifestyle»Fenomena FOMO Kafe Baru di Samarinda, Datang karena Kopi atau Konten?
    Lifestyle

    Fenomena FOMO Kafe Baru di Samarinda, Datang karena Kopi atau Konten?

    R’syaBy R’syaMei 30, 2026Updated:Juli 2, 202603 Mins Read
    Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Teks: Ilustrasi remaja FOMO kafe baru (foto by AI)
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn WhatsApp Pinterest Email

    Insitekaltim, Samarinda – Sebuah kafe baru buka di Samarinda. Belum genap seminggu, parkirannya sudah penuh. Foto-foto interiornya beredar di Instagram, videonya muncul di TikTok dan namanya mulai menjadi bahan obrolan di berbagai grup pertemanan. Tak sedikit yang langsung memasukkannya ke dalam daftar tempat yang harus dicoba.

    Fenomena ini semakin sering terlihat di Kota Tepian. Setiap kali ada kafe baru dengan konsep unik, masyarakat berbondong-bondong datang. Bahkan, beberapa pengunjung rela mengantre atau menempuh perjalanan cukup jauh hanya untuk melihat seperti apa suasana tempat yang sedang ramai dibicarakan tersebut.

    Pertanyaannya, apakah mereka datang karena ingin menikmati kopi atau karena tidak ingin ketinggalan tren?

    Ketika Rasa Penasaran Mengalahkan Segalanya

    Di era media sosial, informasi menyebar jauh lebih cepat dibandingkan sebelumnya. Sebuah unggahan foto atau video yang menarik dapat membuat sebuah tempat mendadak viral dalam hitungan jam. Akibatnya, muncul rasa penasaran yang mendorong banyak orang untuk datang dan melihat langsung lokasi tersebut. Tidak sedikit pula yang mengaku datang karena sering melihat kafe itu muncul di beranda media sosial mereka.

    Fenomena ini dikenal dengan istilah Fear of Missing Out atau FOMO, yaitu perasaan khawatir tertinggal pengalaman yang sedang dinikmati banyak orang. Ketika teman-teman sudah mengunggah foto atau cerita dari sebuah tempat baru, sebagian orang merasa perlu datang agar tidak menjadi satu-satunya yang belum pernah mencoba.

    Kopi Bukan Lagi Pemeran Utama?

    Menariknya, kualitas kopi terkadang bukan menjadi alasan utama seseorang mengunjungi sebuah kafe. Bagi sebagian pengunjung, desain interior, suasana, pencahayaan hingga spot foto justru menjadi daya tarik yang lebih besar. Tak jarang, pengunjung menghabiskan waktu berkeliling mencari sudut terbaik untuk berfoto sebelum benar-benar menikmati menu yang dipesan.

    Hal ini menunjukkan bahwa fungsi kafe telah mengalami pergeseran. Jika dulu orang datang untuk menikmati kopi dan berbincang, kini kafe juga menjadi ruang untuk membangun identitas di media sosial. Foto secangkir kopi dengan latar estetik sering kali menjadi bagian dari cara seseorang membagikan aktivitas dan gaya hidupnya kepada publik.

    Samarinda dan Tren Nongkrong yang Terus Berkembang

    Sebagai kota yang terus bertumbuh, Samarinda kini memiliki semakin banyak pilihan tempat nongkrong dengan konsep yang beragam. Persaingan antar pelaku usaha pun mendorong munculnya ide-ide kreatif untuk menarik perhatian pengunjung. Mulai dari konsep industrial, tropis hingga ruang terbuka yang menyatu dengan alam, semuanya berlomba menawarkan pengalaman berbeda.

    Tak heran jika masyarakat selalu penasaran dengan tempat-tempat baru yang bermunculan. Namun seperti tren pada umumnya, tidak semua kafe yang ramai saat awal pembukaan mampu mempertahankan popularitasnya dalam jangka panjang. Setelah rasa penasaran mereda, kualitas produk, pelayanan dan kenyamanan menjadi faktor yang menentukan apakah pengunjung akan kembali atau tidak.

    Lebih dari Sekadar Ikut Tren

    Meski sering dikaitkan dengan FOMO, fenomena ramainya kafe baru sebenarnya tidak selalu bermakna negatif. Di balik itu, terdapat kebutuhan masyarakat akan ruang untuk bersosialisasi, mencari suasana baru atau sekadar melepas penat dari rutinitas sehari-hari.

    Pada akhirnya, tidak ada yang salah dengan mencoba tempat yang sedang viral. Namun mungkin menarik untuk sesekali bertanya pada diri sendiri, apakah kita datang karena benar-benar ingin menikmati pengalaman yang ditawarkan atau hanya karena takut ketinggalan cerita yang sedang ramai dibicarakan?Karena bisa jadi, yang paling dicari bukan secangkir kopi, melainkan perasaan menjadi bagian dari tren yang sedang berlangsung.

     

    Share. Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    R’sya

    Related Posts

    Skirining Serta Menjamin Ketersediaan Obat TBC dan HIV, Upaya Pemerintah Tekan Penyaku Menukae

    Agustus 13, 2026

    Tak Banyak Diketahui, BPJS Ketenagakerjaan Bantu Pekerja Beli Rumah hingga Rp500 Juta

    Agustus 12, 2026

    Kaltim Baru 56 Persen Temukan Kasus TBC, Dinkes Dorong 1.033 Desa Jadi Desa Siaga

    Agustus 11, 2026

    Bulan Vitamin A, Dinkes Samarinda Sasar Sekitar 54 Ribu Bayi dan Balita

    Agustus 10, 2026

    Sampah Menumpuk Jadi Pulau di Sungai, BPBD Samarinda Tak Mau Sekadar Geser

    Agustus 10, 2026

    Gaya Hidup Holistik Bantu Jaga Kesehatan Fisik dan Mental

    Agustus 9, 2026
    Add A Comment

    Comments are closed.

    @insitekaltim_
    Don't Miss

    Skirining Serta Menjamin Ketersediaan Obat TBC dan HIV, Upaya Pemerintah Tekan Penyaku Menukae

    Nur AjijahAgustus 13, 2026

    Insitekaltim, Samarinda – Skrining menjadi salah satu kunci dalam menekan angka penularan dan kematian akibat…

    WiFi Gratis Bontang Mulai Pulih, Bontang Baru dan Loktuan Kembali Aktif

    Agustus 12, 2026

    Konsumsi MBG di SMPN 28 Samarinda Capai 98 Persen, Siswa Antusias Tunggu Jam Makan

    Agustus 12, 2026

    Bukan Sekadar Kompetisi, IWL 2026/2027 Jadi Jalan Pemain Putri Menuju Timnas

    Agustus 12, 2026

    WiFi Gratis di Sejumlah Titik Bontang Terganggu akibat Kabel Fiber Optik Terputus

    Agustus 12, 2026
    1 2 3 … 3,274 Next
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Redaksi
    • Kode Etik
    • Pedoman
    • Kode Perilaku Perusahaan
    © 2026 InsiteKaltim.com

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.