Close Menu
insitekaltim.com

    Subscribe to Updates

    Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

    What's Hot

    Pemkot Samarinda Tegaskan Batas Kepatuhan WFH, Andi Harun: Pelanggaran Naik ke Level Serius

    April 24, 2026

    WFH Hemat BBM hingga Rp16 Juta Sehari, 758 ASN Samarinda Bekerja dari Rumah

    April 24, 2026

    Kepatuhan WFH ASN Samarinda Capai 94,5 Persen, Diskominfo Benahi Sistem

    April 24, 2026
    Facebook X (Twitter) Instagram
    • Redaksi
    • Kode Etik
    • Pedoman
    • Kode Perilaku Perusahaan
    Facebook X (Twitter) Instagram
    insitekaltim.cominsitekaltim.com
    • Pendidikan
    • Ekonomi
    • Politik
    • Hukum
    • Tokoh
    • ADVETORIAL
      • Diskominfo Kaltim
      • Diskominfo Kutim
      • DPRD Bontang
      • DPRD Kaltim
      • DPRD Kutim
      • DPRD Samarinda
      • Kemenkum Kaltim
    insitekaltim.com
    Home»Politik»Evaluasi LKPj 2025, DPRD Samarinda Soroti PAD Belum Maksimal Meski Target Terlampaui
    Politik

    Evaluasi LKPj 2025, DPRD Samarinda Soroti PAD Belum Maksimal Meski Target Terlampaui

    Andika SaputraBy Andika SaputraApril 22, 2026Updated:April 22, 202602 Mins Read
    Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Teks: Ketua Pansus LKPJ DPRD Kota Samarinda, Achmad Sukamto, saat diwawancarai sejumlah wartawan (Insitekaltim/Andika)
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn WhatsApp Pinterest Email

    Insitekaltim, Samarinda – Ketua Panitia Khusus (Pansus) Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPJ) Kepala Daerah Tahun Anggaran 2025 Achmad Sukamto menilai, capaian Pendapatan Asli Daerah (PAD) 2025 belum sepenuhnya optimal, meskipun secara angka telah melampaui target yang ditetapkan.

    Ia menjelaskan dalam pembahasan LKPj, indikator fiskal menunjukkan peningkatan dari target awal sebesar 21 persen menjadi 22,7 persen, atau naik sekitar 1,2 persen dari target.

    “Secara angka memang melebihi target tetapi dari sisi optimalisasi masih banyak yang perlu dievaluasi,” ujarnya, 22 April 2026.

    Menurutnya, sejumlah sektor yang menjadi sumber PAD masih belum memberikan kontribusi maksimal. Di antaranya berasal dari perusahaan daerah, sektor pergudangan, serta beberapa unit usaha milik daerah lainnya yang dinilai belum optimal dalam menyumbang pendapatan.

    Ia juga menyinggung kinerja Badan Perkreditan Rakyat (BPR) yang sebenarnya mencatatkan surplus keuangan cukup besar, namun belum sepenuhnya berdampak terhadap peningkatan PAD.

    “BPR itu surplusnya cukup besar tapi kontribusinya ke PAD belum maksimal. Sementara ada juga sektor lain yang sudah mulai memberikan pemasukan,” jelasnya.

    Selain itu, Sukamto menyoroti kebijakan Pajak Bumi dan Bangunan (PBB) yang mengalami kenaikan hingga 25 persen pada 2025, yang menimbulkan pertanyaan di tengah masyarakat.

    Ia menilai perlu adanya transparansi dan sosialisasi lebih jelas terkait perhitungan objek pajak agar masyarakat memahami dasar kenaikan tersebut.

    “Perhitungan sekarang berdasarkan bangunan dan tanah, itu harus dijelaskan secara terbuka agar tidak menimbulkan kebingungan,” tegasnya.

    DPRD menilai evaluasi LKPj ini menjadi momentum penting untuk mendorong peningkatan kinerja pengelolaan pendapatan daerah ke depan.

    Achmad Sukamto BPR LKPj PAD 2025 Pansus PBB
    Share. Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Andika Saputra

    Related Posts

    Samarinda Disebut Kota Musik, DPRD: Jangan Hanya Slogan Tanpa Realisasi

    April 23, 2026

    Proyek Terowongan Molor, DPRD Akan Hitung Ulang Kebutuhan Anggaran

    April 23, 2026

    Evaluasi LKPj 2025, DPRD Samarinda Soroti PAD Belum Maksimal Meski Target Terlampaui

    April 22, 2026

    DPRD Kaltim Setujui Tuntutan, Ribuan Massa Lanjutkan Aksi ke Kantor Gubernur

    April 21, 2026

    DPRD Samarinda Dukung Pengolahan Sampah Jadi Energi, Soroti Lokasi dan Dampak Lingkungan

    April 20, 2026

    Kenaikan BBM Non-Subsidi Picu Efek Berantai, DPRD Samarinda Soroti Dampak ke Harga Kebutuhan

    April 20, 2026
    Add A Comment

    Comments are closed.

    @insitekaltim_
    Don't Miss

    Pemkot Samarinda Tegaskan Batas Kepatuhan WFH, Andi Harun: Pelanggaran Naik ke Level Serius

    Andika SaputraApril 24, 2026

    Insitekaltim, Samarinda – Pemerintah Kota (Pemkot) Samarinda menegaskan tidak ada lagi toleransi terhadap ketidakpatuhan dalam…

    WFH Hemat BBM hingga Rp16 Juta Sehari, 758 ASN Samarinda Bekerja dari Rumah

    April 24, 2026

    Kepatuhan WFH ASN Samarinda Capai 94,5 Persen, Diskominfo Benahi Sistem

    April 24, 2026

    Samarinda Kembangkan Sistem Berbasis AI, Targetkan Hadirkan ASN Digital

    April 24, 2026

    Evaluasi WFH Capai 94,5 Persen, Wali Kota Samarinda Soroti OPD yang Belum Patuh

    April 24, 2026
    1 2 3 … 3,071 Next
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Redaksi
    • Kode Etik
    • Pedoman
    • Kode Perilaku Perusahaan
    © 2026 InsiteKaltim.com

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.