Close Menu
insitekaltim.com

    Subscribe to Updates

    Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

    What's Hot

    Pemprov Kaltim Siapkan 250 Hektare Lahan di Teluk Balikpapan Guna Tambah PAD

    Agustus 8, 2026

    RS Primecare Samarinda Resmi Beroperasi, 95 Persen Tenaga Kerja Warga Lokal

    Agustus 8, 2026

    Politik Tak Cukup Andalkan Momentum Pemilu, Kepercayaan Publik Harus Dibangun

    Agustus 8, 2026
    Facebook X (Twitter) Instagram
    • Redaksi
    • Kode Etik
    • Pedoman
    • Kode Perilaku Perusahaan
    Facebook X (Twitter) Instagram
    insitekaltim.cominsitekaltim.com
    • Pendidikan
    • Ekonomi
    • Politik
    • Pemerintah
    • ADVETORIAL
      • Diskominfo Kaltim
      • Diskominfo Kutim
      • DPRD Bontang
      • DPRD Kaltim
      • DPRD Kutim
      • DPRD Samarinda
      • Kemenkum Kaltim
    • Lifestyle
    • Olahraga
    • Kesehatan
    insitekaltim.com
    Home»Samarinda»Kepatuhan WFH ASN Samarinda Capai 94,5 Persen, Diskominfo Benahi Sistem
    Samarinda

    Kepatuhan WFH ASN Samarinda Capai 94,5 Persen, Diskominfo Benahi Sistem

    Ratu ArifanzaBy Ratu ArifanzaApril 24, 2026Updated:Juli 2, 202602 Mins Read
    Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Teks: Sekretaris Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kota Samarinda, Suparmin, saat ditemui usai kegiatan.(Insitekaltim/Ratu)
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn WhatsApp Pinterest Email

    Insitekaltim, Samarinda – Tingkat kepatuhan aparatur sipil negara (ASN) di lingkungan Pemerintah Kota (Pemkot) Samarinda terhadap kebijakan work from home (WFH) mencapai 94,5 persen pada Jumat, 24 April 2026.

    Sekretaris Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kota Samarinda Suparmin mengatakan, capaian tersebut menunjukkan ASN telah mengikuti kebijakan pemerintah pusat yang mengatur proporsi 50 persen WFH.

    “Yang jelas Samarinda patuh terhadap kebijakan pemerintah pusat. Target 50 persen WFH sudah mendekati, bahkan kepatuhan kita mencapai 94,5 persen,” ujarnya saat monitoring WFH di Kantor Diskominfo Samarinda.

    Ia menjelaskan, sistem pengaturan WFH dan work from office (WFO) dilakukan dengan menetapkan lebih dulu pegawai yang wajib hadir di kantor, seperti pejabat tinggi pratama (JPT), administrator, dan unit pelaksana teknis (UPT).

    Setelah itu, barulah ditentukan pegawai yang menjalankan WFH sesuai proporsi 50 persen.

    Namun, Suparmin mengakui masih terdapat kendala teknis di lapangan, terutama terkait pemahaman operator dalam menginput data pada sistem.

    “Kemungkinan bukan soal ketidakpatuhan, tapi ketidakpahaman terhadap sistem. Bisa jadi parameternya belum di-setting oleh admin,” jelasnya.

    Untuk mengatasi hal tersebut, Diskominfo akan melakukan perbaikan data serta memberikan pelatihan ulang kepada operator di masing-masing organisasi perangkat daerah (OPD).

    “Kami punya sekitar 20 tenaga ahli yang siap turun langsung untuk membantu penggunaan aplikasi,” tambahnya.

    Selain itu, pihaknya juga akan melakukan validasi terhadap data yang dinilai tidak wajar, seperti temuan tingkat kepatuhan hingga 200 persen di salah satu OPD.

    “Itu karena semua pegawai hadir, padahal seharusnya hanya 50 persen. Secara angka terlihat sangat patuh, tapi tetap akan kami cek kesesuaiannya,” tegasnya.

    Share. Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Ratu Arifanza

    Related Posts

    Sungai Mahakam Hadapi Masalah Alur hingga Tata Kelola, Pengelolaan Terpadu Dinilai Mendesak

    Agustus 7, 2026

    150 Anak Jadi Tersangka Narkoba dalam 10 Bulan, BNN Dorong Penguatan Rehabilitasi

    Juli 20, 2026

    Rooftop Pasar Pagi Bakal Jadi Kafe Panorama Sungai Mahakam

    Juli 19, 2026

    42 Calon Paskibraka Samarinda Digembleng Disiplin, Integritas, dan Jiwa Bela Negara

    Juli 17, 2026

    Kemiskinan Samarinda Turun, Serapan Anggaran Dinsos Baru 31 Persen

    Juli 15, 2026

    BUMRT Bakal Kelola Kandang Anti Bau, Varia Niaga Siapkan Model Bisnis dan Pendampingan

    Juli 14, 2026
    Add A Comment

    Comments are closed.

    @insitekaltim_
    Don't Miss

    Pemprov Kaltim Siapkan 250 Hektare Lahan di Teluk Balikpapan Guna Tambah PAD

    R’syaAgustus 8, 2026

    Insitekaltim, Samarinda – Gubernur Kalimantan Timur (Kaltim) Rudy Mas’ud mengatakan lahan milik Pemerintah Provinsi (Pemprov)…

    RS Primecare Samarinda Resmi Beroperasi, 95 Persen Tenaga Kerja Warga Lokal

    Agustus 8, 2026

    Politik Tak Cukup Andalkan Momentum Pemilu, Kepercayaan Publik Harus Dibangun

    Agustus 8, 2026

    Tak Harus Serba Merah-Putih, Begini Cara Tampil Stylish Saat 17-an

    Agustus 8, 2026

    Andi Harun Dorong Pilkada Samarinda Tanpa Politik Uang, Utamakan Kualitas dan Integritas

    Agustus 8, 2026
    1 2 3 … 3,266 Next
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Redaksi
    • Kode Etik
    • Pedoman
    • Kode Perilaku Perusahaan
    © 2026 InsiteKaltim.com

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.