Close Menu
insitekaltim.com

    Subscribe to Updates

    Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

    What's Hot

    Harga TBS Sawit Kaltim Naik, Jadi Kabar Positif Bagi Perkebunan Sawit Kaltim

    Agustus 23, 2026

    Tantangan 81K Ubah Kebiasaan ASN Samarinda, dari Jalan Mulai Bisa Lari

    Agustus 23, 2026

    Asap Karhutla Mengancam, Kasus ISPA Kaltim Tembus 216 Ribu

    Agustus 23, 2026
    Facebook X (Twitter) Instagram
    • Redaksi
    • Kode Etik
    • Pedoman
    • Kode Perilaku Perusahaan
    Facebook X (Twitter) Instagram
    insitekaltim.cominsitekaltim.com
    • Pendidikan
    • Ekonomi
    • Politik
    • Pemerintah
    • ADVETORIAL
      • Diskominfo Kaltim
      • Diskominfo Kutim
      • DPRD Bontang
      • DPRD Kaltim
      • DPRD Kutim
      • DPRD Samarinda
      • Kemenkum Kaltim
    • Lifestyle
    • Olahraga
    • Kesehatan
    insitekaltim.com
    Home»Advertorial»DPRD Kaltim»Ekti Imanuel Dorong Regulasi Khusus Pertanian dan Perikanan di Kaltim
    DPRD Kaltim

    Ekti Imanuel Dorong Regulasi Khusus Pertanian dan Perikanan di Kaltim

    Ratu ArifanzaBy Ratu ArifanzaJuli 9, 202502 Mins Read
    Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Teks: Wakil Ketua DPRD Kalimantan Timur Ekti Imanuel
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn WhatsApp Pinterest Email

    Insitekaltim, Samarinda — Wakil Ketua DPRD Provinsi Kalimantan Timur Ekti Imanuel menyoroti pentingnya regulasi khusus yang mengatur sektor pertanian dan perikanan di daerah. Hal ini disampaikannya usai menghadiri Rapat Paripurna DPRD Kaltim ke-22 di Gedung B, Jalan Teuku Umar, Samarinda, pada Rabu, 9 Juli 2025.

    Ekti menegaskan bahwa Kabupaten Kutai Barat (Kubar) memiliki potensi luar biasa, baik dari sisi geografis maupun sumber daya alam. Ia menyebut wilayah pesisir Mahakam yang melintasi lima kecamatan memiliki kekayaan perikanan yang besar, sementara daerah seperti Bongan dan Barong Tongkok dikenal subur dan cocok untuk pengembangan pertanian, termasuk sawit.

    “Letak geografisnya luar biasa. Untuk perikanan, pesisir Mahakam itu ada lima kecamatan. Sementara sawit itu di Bongan, Barong Tongkok. Tanahnya subur sekali,” ungkap Ekti.

    Namun menurutnya, potensi besar ini belum sepenuhnya terkelola optimal karena keterbatasan regulasi dan perhatian pemerintah terhadap sektor pertanian. Ia menilai perlu ada kebijakan khusus yang memperkuat dukungan terhadap petani dan nelayan di daerah.

    “Peran pemerintah sangat penting untuk bantu petani, tapi itu juga masih berproses. Kami di DPRD, khususnya melalui diskusi dengan Bapemperda, ingin mendorong hadirnya aturan yang memperkuat sektor pertanian ini,” ujarnya.

    Ekti juga menyinggung soal minimnya alokasi anggaran untuk sektor pertanian dibanding pendidikan dan kesehatan yang diatur secara jelas dalam undang-undang, masing-masing minimal 20 persen dan 10 persen dari APBD.

    “Pendidikan dan kesehatan itu wajib dianggarkan karena ada aturan jelasnya. Tapi pertanian? Nggak ada aturannya. Inilah yang kami dorong agar ada dasar hukum yang kuat untuk penganggaran dan program pertanian,” jelas politisi asal Partai Gerindra ini.

    Ia menambahkan, daerah lain seperti Jawa Tengah sudah memiliki peraturan daerah khusus tentang pertanian. Menurutnya, Kalimantan Timur bisa mengadopsi model serupa untuk mendorong sektor pertanian agar lebih kuat dan berkelanjutan.

    “Di Jawa Tengah sudah ada. Kita bisa belajar dari sana dan sesuaikan dengan kondisi di Kaltim. Karena kita tidak bisa terus-menerus berharap pada sektor tambang. Kita harus mulai memperkuat sektor riil seperti pertanian dan perikanan,” tegasnya.

    Ekti berharap dukungan lintas fraksi di DPRD dan juga komitmen dari pemerintah daerah, baik provinsi maupun kabupaten/kota, agar rencana ini segera terealisasi dan berdampak langsung pada kesejahteraan masyarakat, khususnya petani dan nelayan.

    Ekti Immanuel Pertanian dan Perikanan Regulasi
    Share. Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Ratu Arifanza

    Related Posts

    Hak Angket DPRD Kaltim Masih Menggantung, Tarik Ulur Politik Fraksi Jadi Penghambat

    Mei 1, 2026

    161 Aspirasi Masuk Kamus Usulan DPRD Kaltim, Hasanuddin Mas’ud Tekankan Integrasi ke Program Daerah

    Maret 22, 2026

    Pansus Pokir DPRD Kaltim Rampung, Pengesahan Tunggu Gubernur dan Wagub

    Maret 16, 2026

    Damayanti Ingatkan DPRD Kaltim Perjuangkan Aspirasi Masyarakat dalam Pengelolaan Anggara

    Maret 16, 2026

    Dorong Pengesahan Pokir DPRD Kaltim, Darlis Pattalongi dan Husni Fahruddin Tekankan Pentingnya Kesepakatan Paripurna

    Maret 16, 2026

    Pansus DPRD Kaltim Sampaikan Laporan Pembahasan Renja 2027 dalam Rapat Paripurna

    Maret 16, 2026
    Add A Comment

    Comments are closed.

    @insitekaltim_
    Don't Miss

    Harga TBS Sawit Kaltim Naik, Jadi Kabar Positif Bagi Perkebunan Sawit Kaltim

    Nur AjijahAgustus 23, 2026

    Insitekaltim, Samarinda – Di tengah menguatnya harga komoditas sawit dan meningkatnya permintaan pasar, jadi kabar positif…

    Tantangan 81K Ubah Kebiasaan ASN Samarinda, dari Jalan Mulai Bisa Lari

    Agustus 23, 2026

    Asap Karhutla Mengancam, Kasus ISPA Kaltim Tembus 216 Ribu

    Agustus 23, 2026

    Dipicu Unsur Kesengajaan, Karhutla Samarinda Capai 77 Kejadian, 104 Hektare Lahan Terbakar

    Agustus 23, 2026

    Semangat Kemerdekaan Tetap Meriah Meski Pemkot Lakukan Efisiensi

    Agustus 23, 2026
    1 2 3 … 3,293 Next
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Redaksi
    • Kode Etik
    • Pedoman
    • Kode Perilaku Perusahaan
    © 2026 InsiteKaltim.com

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.