Close Menu
insitekaltim.com

    Subscribe to Updates

    Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

    What's Hot

    Fashion Berbasis Wastra Didorong Jadi Sumber Ekonomi Budaya di Kaltim

    September 13, 2026

    Polda Kaltim Tangani 37 Kasus Karhutla, 12 Orang Jadi Tersangka

    September 13, 2026

    Jalan Tanpa Tujuan, Ketika Keluar Rumah Jadi Cara Melepas Penat

    September 13, 2026
    Facebook X (Twitter) Instagram
    • Redaksi
    • Kode Etik
    • Pedoman
    • Kode Perilaku Perusahaan
    Facebook X (Twitter) Instagram
    insitekaltim.cominsitekaltim.com
    • Pendidikan
    • Ekonomi
    • Politik
    • Pemerintah
    • ADVETORIAL
      • Diskominfo Kaltim
      • Diskominfo Kutim
      • DPRD Bontang
      • DPRD Kaltim
      • DPRD Kutim
      • DPRD Samarinda
      • Kemenkum Kaltim
    • Lifestyle
    • Olahraga
    • Kesehatan
    insitekaltim.com
    Home»Ekonomi»Ekonomi Samarinda 2025 Melambat Bukan Menurun, Ini Penjelasannya
    Ekonomi

    Ekonomi Samarinda 2025 Melambat Bukan Menurun, Ini Penjelasannya

    IraBy IraJuli 28, 202602 Mins Read
    Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Teks: Kepala BPS Samarinda, Supriyanto (Insitekaltim/Nur)
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn WhatsApp Pinterest Email

    Insitekaltim, Samarinda – Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Samarinda, Supriyanto, menjelaskan, perlambatan ekonomi merupakan kondisi ketika pertumbuhan masih positif, namun tidak setinggi capaian pada periode sebelumnya.

    Laju pertumbuhan ekonomi Kota Samarinda pada 2025 tercatat 6,22 persen, lebih rendah dibandingkan 2024 yang mencapai 8,66 persen.

    Meski demikian, BPS Samarinda menegaskan, kondisi tersebut bukan berarti ekonomi mengalami penurunan. Melainkan, tetap tumbuh dengan laju yang lebih lambat.

    “Kalau dibandingkan dengan provinsi, pertumbuhan ekonomi Samarinda masih cukup bagus. Provinsi sekitar 5,6 persen, sedangkan Samarinda 6,22 persen. Jadi tetap tumbuh, hanya pertumbuhannya tidak secepat tahun sebelumnya,” ujarnya, di Samarinda Selasa, 28 Juli 2026.

    Menurutnya, perlambatan tersebut dipengaruhi oleh beberapa faktor, salah satunya kebijakan efisiensi anggaran yang membuat ruang belanja pemerintah menjadi lebih terbatas.

    Padahal, struktur perekonomian Samarinda sangat bergantung pada sektor konstruksi, perdagangan, transportasi, dan jasa yang selama ini banyak terdorong oleh aktivitas belanja pemerintah serta penyelenggaraan berbagai kegiatan.

    “Efisiensi anggaran menyebabkan ruang gerak pemerintah untuk melakukan berbagai program pembangunan menjadi lebih terbatas. Akibatnya sejumlah sektor yang biasanya bergerak karena belanja pemerintah juga ikut melambat,” katanya.

    Selain pembangunan fisik, berkurangnya pelaksanaan kegiatan atau event di Samarinda turut memengaruhi perputaran ekonomi.

    Menurut Supriyanto, kegiatan berskala regional maupun nasional biasanya memberi dampak berantai terhadap sektor perhotelan, transportasi, kuliner hingga jasa lainnya.

    “Ketika event berkurang, tamu yang datang juga berkurang. Akibatnya hotel, transportasi, restoran, hingga pelaku usaha lainnya tidak bergerak secara maksimal. Itu yang kemudian memengaruhi laju pertumbuhan ekonomi,” jelasnya.

    Meski demikian, ia menilai capaian pertumbuhan ekonomi Samarinda masih tergolong baik karena berada di atas rata-rata Provinsi Kalimantan Timur.

    Ke depan, BPS mendorong pemerintah daerah menghadirkan terobosan untuk menjaga perputaran ekonomi, salah satunya melalui kerja sama dengan berbagai pihak dalam menyelenggarakan event yang mampu menarik kunjungan masyarakat dari luar daerah.

    “Kalau pengunjung dari Balikpapan, Kukar atau daerah lain datang ke Samarinda, mereka akan menggunakan hotel, transportasi, makan-minum dan jasa lainnya. Itu akan membantu menggerakkan ekonomi di tengah keterbatasan anggaran,” pungkasnya.

     

    BPS Samarinda Ekonomi Ekonomi Samarinda Supriyanto
    Share. Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Ira

    Related Posts

    Fashion Berbasis Wastra Didorong Jadi Sumber Ekonomi Budaya di Kaltim

    September 13, 2026

    Jalan Cendana Samarinda Pusat Jajanan Murah yang Ramai Diserbu Warga

    September 13, 2026

    Seno Aji Targetkan Produktivitas Padi Kaltim Tembus 7 Ton per Hektare

    September 11, 2026

    BIFF Dorong Wastra dan Kriya Kaltim Naik Kelas ke Pasar Global

    September 10, 2026

    Anggaran Kemenkeu 2027 Rp49,8 Triliun, Belanja Dituntut Berorientasi Hasil

    September 9, 2026

    Sawah Betapus Dilanda Kekeringan, Petani Khawatir Hasil Panen Anjlok

    September 9, 2026
    Add A Comment

    Comments are closed.

    @insitekaltim_
    Don't Miss

    Fashion Berbasis Wastra Didorong Jadi Sumber Ekonomi Budaya di Kaltim

    R’syaSeptember 13, 2026

    Insitekaltim, Samarinda – Kepala Balai Pelestarian Kebudayaan (BPK) Wilayah XIV Kalimantan Timur (Kaltim) Titit Lestari…

    Polda Kaltim Tangani 37 Kasus Karhutla, 12 Orang Jadi Tersangka

    September 13, 2026

    Jalan Tanpa Tujuan, Ketika Keluar Rumah Jadi Cara Melepas Penat

    September 13, 2026

    Jalan Cendana Samarinda Pusat Jajanan Murah yang Ramai Diserbu Warga

    September 13, 2026

    Karhutla Dekat APT Pranoto, Penerbangan Tetap Normal

    September 13, 2026
    1 2 3 … 3,338 Next
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Redaksi
    • Kode Etik
    • Pedoman
    • Kode Perilaku Perusahaan
    © 2026 InsiteKaltim.com

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.