Close Menu
insitekaltim.com

    Subscribe to Updates

    Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

    What's Hot

    Fashion Berbasis Wastra Didorong Jadi Sumber Ekonomi Budaya di Kaltim

    September 13, 2026

    Polda Kaltim Tangani 37 Kasus Karhutla, 12 Orang Jadi Tersangka

    September 13, 2026

    Jalan Tanpa Tujuan, Ketika Keluar Rumah Jadi Cara Melepas Penat

    September 13, 2026
    Facebook X (Twitter) Instagram
    • Redaksi
    • Kode Etik
    • Pedoman
    • Kode Perilaku Perusahaan
    Facebook X (Twitter) Instagram
    insitekaltim.cominsitekaltim.com
    • Pendidikan
    • Ekonomi
    • Politik
    • Pemerintah
    • ADVETORIAL
      • Diskominfo Kaltim
      • Diskominfo Kutim
      • DPRD Bontang
      • DPRD Kaltim
      • DPRD Kutim
      • DPRD Samarinda
      • Kemenkum Kaltim
    • Lifestyle
    • Olahraga
    • Kesehatan
    insitekaltim.com
    Home»Advertorial»Pemkot Samarinda»Ekonomi Faktor Penting Ketahanan Keluarga, Butuh Dukungan APBD
    Pemkot Samarinda

    Ekonomi Faktor Penting Ketahanan Keluarga, Butuh Dukungan APBD

    LarasBy LarasMaret 31, 202302 Mins Read
    Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Kepala Dinas Sosial Samarinda Isfihani
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn WhatsApp Pinterest Email

    Insitekaltim,Samarinda – Kepala Dinas Sosial dan Pemberdayaan Masyarakat Kota Samarinda Isfihani menyebutkan bahwa ketahanan keluarga di Kota Samarinda tidak akan terwujud bila persoalan ekonomi masih belum terselesaikan.

    Ia menyampaikan, persoalan ekonomi menjadi faktor paling utama terjadinya banyak permasalahan dalam keluarga seperti, perceraian, kekerasan dalam rumah tangga (KDRT), kenakalan remaja dan tindak kriminal.

    Hal tersebut ia ungkapkan seusai menghadiri agenda Rapat Dengar Pendapat (RDP) Panitia Khusus (Pansus) IV DPRD Kota Samarinda di Ruang Rapat Gabungan Lantai I, DPRD Kota Samarinda, Kalimantan Timur pada Jumat (31/3/2023).

    Lebih lanjut, Isfihani menjelaskan ada 4 pilar yang menentukan ketahanan keluarga, yaitu ketahanan ekonomi, ketahanan spiritual, ketahanan psikologis, dan ketahanan sosial.

    “Menurut saya ada empat pilar. Pertama, religius, keluarga agamanya bagus. Kedua, keamanan sosial, ketiga kenyamanan dan selanjutnya keempat masalah kesejahteraan. Utamanya, kesejahteraan ekonomi, sudah pasti itu,” jelasnya.

    “Kaitannya dengan Dinas Sosial, kalau keluarga sejahtera. Insyaallah ketahanan keluarganya aman dalam hal ekonomi,” tambahnya.

    Ia menyebutkan adanya kolerasi besar yang terjadi antara kemiskinan atau faktor ekonomi itu dengan tindakan ekstrem yang terjadi dalam keluarga.

    Keluarga dengan kategori miskin dan miskin ekstrem lebih rentan melakukan kekerasan, tindak pencurian, dan kehilangan kesempatan untuk menerima pendidikan.

    “Orang miskin di Samarinda ini ada 44.000 jiwa. Kolerasinya bisa terjadi, bisa karena ekonomi, bisa pendidikan, kesehatan. Miskin ekstrem ada 9.000 jiwa. Kalau begini, anak-anak jadi rentan mencuri, rentan kekerasan, rentan tidak dapat pendidikan,” ungkapnya.

    Menurutnya, penuntasan kemiskinan ini perlu perhatian khusus dari pemerintah. Salah satunya dengan menggelontorkan anggaran pendapatan dan belanja daerah (APBD) untuk membantu menunjang kehidupan keluarga dengan bantuan sosial, baik kebutuhan pokok maupun keterampilan.

    “Menuntaskan kemiskinan ini, APBD harus menunjang, jangan harap pusat terus. Kita mau bantu tingkatkan pendapatan mereka, kami bantu pelatihan dan skill,” tutupnya.

    Isfihani KDRT Pemkot Samarinda
    Share. Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Laras

    Related Posts

    Domino Bukan Sekadar Kartu, Strategi dan Ketepatan Mengambil Keputusan Jadi Kunci

    September 12, 2026

    RRI Didorong Jadi Benteng Informasi di Tengah Maraknya Hoaks

    September 11, 2026

    SPKS Berakhir, Perumdam Tirta Kencana Somasi PT WOTS dan Bawa Polemik ke Pengadilan

    September 11, 2026

    Intrusi Air Asin Makin Jauh, Kadar Klorida Air Baku Samarinda Tembus Batas Aman

    September 11, 2026

    Kemarau Melanda Daerah Pemasok, Pemerintah Antisipasi Gangguan Pasokan Pangan

    September 11, 2026

    Luruskan Isu Dugaan Korupsi Pasar Pagi, Praperadilan Bukan Bukti Tindak Pidana

    September 10, 2026
    Add A Comment

    Comments are closed.

    @insitekaltim_
    Don't Miss

    Fashion Berbasis Wastra Didorong Jadi Sumber Ekonomi Budaya di Kaltim

    R’syaSeptember 13, 2026

    Insitekaltim, Samarinda – Kepala Balai Pelestarian Kebudayaan (BPK) Wilayah XIV Kalimantan Timur (Kaltim) Titit Lestari…

    Polda Kaltim Tangani 37 Kasus Karhutla, 12 Orang Jadi Tersangka

    September 13, 2026

    Jalan Tanpa Tujuan, Ketika Keluar Rumah Jadi Cara Melepas Penat

    September 13, 2026

    Jalan Cendana Samarinda Pusat Jajanan Murah yang Ramai Diserbu Warga

    September 13, 2026

    Karhutla Dekat APT Pranoto, Penerbangan Tetap Normal

    September 13, 2026
    1 2 3 … 3,338 Next
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Redaksi
    • Kode Etik
    • Pedoman
    • Kode Perilaku Perusahaan
    © 2026 InsiteKaltim.com

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.