Close Menu
insitekaltim.com

    Subscribe to Updates

    Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

    What's Hot

    BI Pastikan Kondisi Kaltim Tetap Terkendali, Inflasi Juni 2026 Capai 3,20 Persen

    Juli 5, 2026

    Kian Terhimpit Ritel Modern, Regulasi Baru Pasar Tradisional Samarinda Rampung 3 Bulan Lagi

    Juli 5, 2026

    Miris, Anggaran Pembinaan Atlet Samarinda Seret Hanya Dialokasikan Rp100 Juta

    Juli 5, 2026
    Facebook X (Twitter) Instagram
    • Redaksi
    • Kode Etik
    • Pedoman
    • Kode Perilaku Perusahaan
    Facebook X (Twitter) Instagram
    insitekaltim.cominsitekaltim.com
    • Pendidikan
    • Ekonomi
    • Politik
    • Pemerintah
    • ADVETORIAL
      • Diskominfo Kaltim
      • Diskominfo Kutim
      • DPRD Bontang
      • DPRD Kaltim
      • DPRD Kutim
      • DPRD Samarinda
      • Kemenkum Kaltim
    • Lifestyle
    • Olahraga
    • Kesehatan
    insitekaltim.com
    Home»Advertorial»Diskominfo Kaltim»DPTPH Kaltim Hadirkan Pasar Penyeimbang Atasi Fluktuasi Harga Cabai
    Diskominfo Kaltim

    DPTPH Kaltim Hadirkan Pasar Penyeimbang Atasi Fluktuasi Harga Cabai

    LarasBy LarasFebruari 18, 202402 Mins Read
    Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Teks: Kepala DPTPH Provinsi Kaltim Siti Farisyah Yana
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn WhatsApp Pinterest Email

    Insitekaltim,Samarinda – Cabai rawit, rempah mungil yang menjadi primadona sebagai pelengkap makanan ini sering menjadi sorotan.

    Bagaimana tidak, cabai rawit menjadi salah satu kebutuhan dapur yang sering mengalami naik turun harga di pasaran.

    Hal ini membuat tidak hanya ibu rumah tangga, pedagang dan pemerintah pun sering dibuat ‘sakit kepala’ atas fluktuatif harga si mungil ini.

    Untuk mengatasi hal ini, Dinas Pangan Tanaman Pangan dan Hortikultura Provinsi Kalimantan Timur (DPTPH Kaltim) membangun pasar yang berlokasi di Pasar Segiri Samarinda.

    “Harga cabai di Kaltim memang fluktuatif,” ungkap Kepala DPTPH Provinsi Kaltim Siti Farisyah Yana, pada jumpa pers yang diinisiasi oleh Diskominfo Kaltim, Jumat (16/2/2024).

    Pasar ini hasil kerja sama antara DPTPH Kaltim, Dinas Perindustrian, Perdagangan, Koperasi dan Usaha Kecil Menengah (Disperindagkop UKM) Provinsi Kaltim, agenda dan distributor se-Kaltim untuk mendapatkan harga terbaik bagi warga.

    Fluktuasi harga cabai ini, menurut Siti Farisyah Yana disebabkan oleh beberapa faktor. Salah satunya adalah daya beli masyarakat Kaltim yang cukup tinggi.

    “Coba kita perhatikan, cabai Rp200 ribu per kilogram, enggak ada yang demo. Cuma teriak aja, tapi dibeli juga,” katanya.

    “Kita tidak beli cabai, tapi yang lain masih ada saja yang beli. Nah, seperti itu di Kaltim, harganya fluktuatif, gapnya tinggi. Bisa Rp25 ribu dibeli, sampai Rp150 ribu dibeli. Bisa turun dan naik tiba-tiba,” tambahnya.

    Ia menambahkan faktor lain yang menyebabkan harga cabai rawit naik adalah karena stok yang tidak stabil.

    “Kadang merasa aman, stok cukup untuk 15 hari, tapi bisa naik tinggi. Ketika tim kita turun, ada berita harga naik sedikit, penjual ngikutin ini,” tuturnya.

    Selain pasar penyeimbang, pemerintah juga membangun gudang penyimpanan cabai. Sementara, saat ini sudah dibangun dua tempat penyimpanan cabai di Samarinda. Selanjutnya, akan dibangun pula di Balikpapan.

    “Jadi pasar penyeimbang ini nanti ada di Pasar Segiri juga. Jadi kalau seandainya cabai naik Rp200 ribu, kami jual standarnya bisa di Rp90 ribu. Ini luar biasa upayanya,” tandasnya.

    Disperindagkop UKM DPTPH Kaltim Siti Farisyah Yana
    Share. Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Laras

    Related Posts

    Kejar Ketahanan Pangan, Kaltim Targetkan Tambah 13 Ribu Hektare Sawah Baru

    Juni 23, 2026

    Rudy Mas’ud Pastikan Segiri Bisa Dipakai Borneo FC Berlaga di Kancah Asia

    Mei 18, 2026

    Benteng untuk Guru, PGRI Kaltim Diminta Prioritaskan Perlindungan Hukum dan Sertifikasi

    Mei 15, 2026

    Latsar CPNS Kutim Ditutup dengan Pesan Ketangguhan

    Mei 15, 2026

    IKAMBA Kaltim Resmi Dilantik, Seno Aji Soroti Peran Strategis Warga Manggarai Barat

    Mei 15, 2026

    Temindung Creative Hub Jadi Motor Baru Ekraf Kaltim, Rindekrafda 2026–2030 Disiapkan

    Mei 13, 2026
    Add A Comment

    Comments are closed.

    @insitekaltim_
    Don't Miss

    BI Pastikan Kondisi Kaltim Tetap Terkendali, Inflasi Juni 2026 Capai 3,20 Persen

    Nur AjijahJuli 5, 2026

    Insitekaltim, Samarinda – Meski dihadapkan pada penyesuaian harga bahan bakar minyak (BBM) non-subsidi dan kenaikan…

    Kian Terhimpit Ritel Modern, Regulasi Baru Pasar Tradisional Samarinda Rampung 3 Bulan Lagi

    Juli 5, 2026

    Miris, Anggaran Pembinaan Atlet Samarinda Seret Hanya Dialokasikan Rp100 Juta

    Juli 5, 2026

    Produktivitas Padi Kaltim Ditarget Naik Jadi 7 Ton per Hektare Lewat PMAAS

    Juli 5, 2026

    Pendidikan Masih Jadi Korban, Pengamat Kritik Prioritas Anggaran Pemerintah

    Juli 5, 2026
    1 2 3 … 3,192 Next
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Redaksi
    • Kode Etik
    • Pedoman
    • Kode Perilaku Perusahaan
    © 2026 InsiteKaltim.com

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.