
Insitekaltim, Samarinda – Rapat dengar pendapat (hearing) Komisi II DPRD Kota Samarinda bersama Perumda Varia Niaga ditunda sementara setelah Direktur Utama (Dirut) perusahaan daerah tersebut berhalangan hadir karena sakit.
DPRD memilih menunggu kehadiran pimpinan utama agar pembahasan terkait evaluasi perusahaan dapat berjalan lebih komprehensif.
Ketua Komisi II DPRD Samarinda Iswandi mengatakan, pihak Perumda Varia Niaga sebenarnya telah mengirimkan jajaran manajemen untuk menghadiri agenda tersebut. Namun, sejumlah pembahasan dinilai membutuhkan penjelasan langsung dari Dirut agar tidak terjadi pengulangan dalam pengambilan keputusan.
“Memang dipending secara resmi karena Pak Dirut sakit. Mereka sudah mengirimkan manajer-manajernya, tapi kita ingin kalau ada keputusan yang harus dijawab langsung oleh Dirut, jangan sampai dua tiga kali. Jadi lebih baik menunggu beliau hadir,” ujar Iswandi usai hearing, Selasa, 30 Juni 2026.
Meski agenda formal ditunda, Iswandi menyebut DPRD tetap melakukan pembicaraan awal secara informal dengan jajaran Perumda Varia Niaga.
DPRD meminta sejumlah data tambahan yang lebih rinci terkait kondisi perusahaan.
“Tadi setelah selesai kantor, kita ngobrol secara informal. Saya minta beberapa data lagi secara spesifik dan lebih rinci,” katanya.
Dari data awal yang diterima DPRD terdapat sejumlah hal yang perlu dikaji lebih dalam, telah melakukan pemetaan awal terhadap beberapa persoalan yang ditemukan sebelum pembahasan resmi dilanjutkan.
Menurutnya, evaluasi akan dilakukan dengan melihat tingkat urgensi setiap persoalan, mulai dari yang masih bisa diperbaiki hingga yang berpotensi memberikan dampak terhadap kinerja perusahaan.
“Saya temukan beberapa hal. Nanti saya klasifikasikan menjadi tiga, merah, kuning, dan hijau. Jangan sampai ada sesuatu yang dijalankan ternyata masuk kategori merah dan berpotensi mengurangi profit atau pendapatan perusahaan,” jelasnya.
Namun, Iswandi belum membeberkan secara detail persoalan yang masuk dalam kategori tersebut. Ia menegaskan pembahasan lebih jauh akan dilakukan setelah Dirut Perumda Varia Niaga hadir dalam agenda lanjutan.
“Belum saya buka sekarang, nanti ada waktunya kita bahas,” ujarnya.
Sementara itu, Dewan Pengawas (Dewas) Perumda Varia Niaga Jusuf Junus membenarkan agenda hearing ditunda karena kondisi kesehatan Dirut. Penundaan dilakukan agar pembahasan dapat berlangsung lebih matang.
“Ini lebih kepada pembahasan formal saja. Kita mempersiapkan bahan-bahan apa yang nanti bisa dibahas lebih komprehensif ketika Pak Dirut sudah hadir,” kata Jusuf.
Jadwal ulang hearing masih menyesuaikan kondisi Dirut. Perumda Varia Niaga, kata dia, tetap siap memberikan penjelasan terkait evaluasi dan masukan dari DPRD Samarinda.

