Close Menu
insitekaltim.com

    Subscribe to Updates

    Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

    What's Hot

    Pemkot Akan Tarik Kios Pasar Pagi yang Tak Kunjung Ditempati Pedagang Hingga Akhir Agustus

    Juli 14, 2026

    Aduan Warga Berbuah Hasil, PT REA Lanjutkan Kerja Sama Angkutan Sawit dengan 13 BUMDes

    Juli 14, 2026

    Kedekatan Helmi dan Budisatrio Jadi Jembatan Aspirasi Kaltim ke Senayan

    Juli 14, 2026
    Facebook X (Twitter) Instagram
    • Redaksi
    • Kode Etik
    • Pedoman
    • Kode Perilaku Perusahaan
    Facebook X (Twitter) Instagram
    insitekaltim.cominsitekaltim.com
    • Pendidikan
    • Ekonomi
    • Politik
    • Pemerintah
    • ADVETORIAL
      • Diskominfo Kaltim
      • Diskominfo Kutim
      • DPRD Bontang
      • DPRD Kaltim
      • DPRD Kutim
      • DPRD Samarinda
      • Kemenkum Kaltim
    • Lifestyle
    • Olahraga
    • Kesehatan
    insitekaltim.com
    Home»Advertorial»DPRD Kaltim»DPRD Kaltim Minta Peningkatan Jalan di Pesisir Berau
    DPRD Kaltim

    DPRD Kaltim Minta Peningkatan Jalan di Pesisir Berau

    MartinusBy MartinusJuli 27, 202503 Mins Read
    Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Teks: Anggota DPRD Kalimantan Timur Syarifatul Sya’diah
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn WhatsApp Pinterest Email

    Insitekaltim, Samarinda – Anggota DPRD Kalimantan Timur Syarifatul Sya’diah menegaskan bahwa kunjungan kerja Gubernur Kalimantan Timur ke kawasan pesisir Kabupaten Berau baru-baru ini merupakan momentum penting yang menandai keseriusan pemerintah dalam mempercepat pembangunan di wilayah tertinggal, terdepan, dan terluar (3T).

    Ia menilai, kehadiran kepala daerah langsung ke lapangan menjadi bukti komitmen dalam menjawab kebutuhan dasar masyarakat yang selama ini belum sepenuhnya terakomodasi, terutama terkait infrastruktur.

    Menurut anggota Komisi III DPRD Kaltim tersebut, sebagian besar wilayah pesisir Berau masih bergantung pada jalan produksi kelapa sawit sebagai jalur utama mobilitas masyarakat. Ia menilai kondisi ini tidak layak apabila digunakan secara berkelanjutan sebagai akses publik, mengingat standar keamanan dan kenyamanan yang rendah.

    “Jalur transportasi pesisir itu vital. Kalau masih mengandalkan jalan produksi sawit, tentu tidak layak untuk jangka panjang. Perlu ada peningkatan menjadi jalan umum yang representatif,” tegasnya saat diwawancarai pada Jumat, 25 Juli 2025.

    Syarifatul juga memberi perhatian khusus terhadap pembangunan Jembatan Gunung Manimbah (GM) yang menurutnya belum mendapat penanganan optimal. Padahal, jembatan tersebut memiliki fungsi strategis sebagai penghubung lintas pesisir antarkampung yang selama ini terisolasi.

    “Jembatan GM itu urat nadi masyarakat. Kami minta agar segera jadi prioritas karena dampaknya langsung terasa oleh warga,” ujarnya menambahkan.

    Dalam kunjungan tersebut, Gubernur turut melibatkan sejumlah mitra strategis seperti PLN dan Telkomsel untuk merespons persoalan akses listrik serta jaringan komunikasi yang selama ini menjadi keluhan warga di daerah terpencil.

    Bagi Syarifatul, langkah itu menggambarkan gaya kepemimpinan yang tidak hanya bersifat simbolik, tetapi langsung membawa solusi konkret di lapangan.

    “Alhamdulillah, Gubernur tidak datang sendiri. PLN dan Telkomsel langsung diajak, itu artinya pemerintah tidak hanya lihat-lihat, tapi langsung cari solusi,” tuturnya.

    Lebih lanjut, ia menyoroti persoalan akses jalan menuju fasilitas pendidikan, termasuk ke sejumlah pesantren yang belum mendapat perhatian serius.

    Meski begitu, ia tetap optimistis dengan target penyelesaian beberapa infrastruktur penting, seperti Jembatan Nibung yang ditargetkan rampung pada 2026.

    Ia menegaskan proyek tersebut akan menjadi tanggung jawab pemerintah provinsi dan akan terus dikawal oleh DPRD.
    “Khususnya Jembatan Nibung, kita targetkan rampung 2026. Itu tanggung jawab provinsi dan akan kita kawal,” tambahnya.

    Syarifatul mendorong agar Gubernur tidak berhenti pada satu titik wilayah, melainkan terus memperluas jangkauan kunjungan kerja ke kawasan pesisir lain seperti Maratua, Derawan, dan kampung-kampung sekitarnya.

    Menurutnya, kebijakan pembangunan akan lebih akurat apabila disusun berdasarkan pengamatan langsung di lapangan.
    “Semakin banyak daerah yang dikunjungi langsung, maka semakin tepat arah kebijakan. Itu juga bentuk keberpihakan terhadap wilayah 3T,” ujarnya.

    Ia mengakhiri dengan apresiasi atas sinergi antarlembaga yang mulai terbentuk pascakunjungan tersebut. Baginya, kerja bersama antarpemangku kepentingan menjadi kunci utama menyelesaikan permasalahan pembangunan di Kalimantan Timur.

    “Kami di DPRD siap bersinergi. Kuncinya sinergi Forkopimda dan dukungan masyarakat. Kalau itu solid, masalah apa pun insyaallah ada jalannya,” sebutnya.

    3T Kabupaten Berau Syarifatul Syadiah
    Share. Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Martinus

    Related Posts

    Hak Angket DPRD Kaltim Masih Menggantung, Tarik Ulur Politik Fraksi Jadi Penghambat

    Mei 1, 2026

    161 Aspirasi Masuk Kamus Usulan DPRD Kaltim, Hasanuddin Mas’ud Tekankan Integrasi ke Program Daerah

    Maret 22, 2026

    Pansus Pokir DPRD Kaltim Rampung, Pengesahan Tunggu Gubernur dan Wagub

    Maret 16, 2026

    Damayanti Ingatkan DPRD Kaltim Perjuangkan Aspirasi Masyarakat dalam Pengelolaan Anggara

    Maret 16, 2026

    Dorong Pengesahan Pokir DPRD Kaltim, Darlis Pattalongi dan Husni Fahruddin Tekankan Pentingnya Kesepakatan Paripurna

    Maret 16, 2026

    Pansus DPRD Kaltim Sampaikan Laporan Pembahasan Renja 2027 dalam Rapat Paripurna

    Maret 16, 2026
    Add A Comment

    Comments are closed.

    @insitekaltim_
    Don't Miss

    Pemkot Akan Tarik Kios Pasar Pagi yang Tak Kunjung Ditempati Pedagang Hingga Akhir Agustus

    R’syaJuli 14, 2026

    Insitekaltim, Samarinda – Meski revitalisasi pasar telah rampung, penataan kios di Pasar Pagi Samarinda masih…

    Aduan Warga Berbuah Hasil, PT REA Lanjutkan Kerja Sama Angkutan Sawit dengan 13 BUMDes

    Juli 14, 2026

    Kedekatan Helmi dan Budisatrio Jadi Jembatan Aspirasi Kaltim ke Senayan

    Juli 14, 2026

    Inflasi Samarinda Capai 3,53 Persen, Pemkot Perkuat Pengawasan Pangan dan Distribusi

    Juli 14, 2026

    Lampaui Target Nasional, Stunting di Samarinda Turun Jadi 17,13 Persen

    Juli 14, 2026
    1 2 3 … 3,214 Next
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Redaksi
    • Kode Etik
    • Pedoman
    • Kode Perilaku Perusahaan
    © 2026 InsiteKaltim.com

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.