Close Menu
insitekaltim.com

    Subscribe to Updates

    Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

    What's Hot

    Jejak Semangat Mohammad Sukri: Pesan Sederhana yang Kini Menjadi Amanah

    April 19, 2026

    Pemkot Samarinda Matangkan Sistem WFH Digital, Sudah Uji Coba Tanpa Bug

    April 18, 2026

    WFH ASN Samarinda Hemat BBM Hingga 1.800 Liter per Hari, Nilai Efisiensi Capai Puluhan Juta

    April 18, 2026
    Facebook X (Twitter) Instagram
    • Redaksi
    • Kode Etik
    • Pedoman
    • Kode Perilaku Perusahaan
    Facebook X (Twitter) Instagram
    insitekaltim.cominsitekaltim.com
    • Pendidikan
    • Ekonomi
    • Politik
    • Hukum
    • Tokoh
    • ADVETORIAL
      • Diskominfo Kaltim
      • Diskominfo Kutim
      • DPRD Bontang
      • DPRD Kaltim
      • DPRD Kutim
      • DPRD Samarinda
      • Kemenkum Kaltim
    insitekaltim.com
    Home»Advertorial»DPRD Kaltim»DPRD Kaltim Dorong PTPN IV Bangun Dialog Usai Warga Empat Desa Tolak Perpanjangan HGU
    DPRD Kaltim

    DPRD Kaltim Dorong PTPN IV Bangun Dialog Usai Warga Empat Desa Tolak Perpanjangan HGU

    GilangBy GilangNovember 10, 2025Updated:Februari 4, 202603 Mins Read
    Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Teks: Sekretaris Komisi I DPRD Kaltim, Salehuddin
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn WhatsApp Pinterest Email

    Insitekaltim, Samarinda – Penolakan warga terhadap rencana perpanjangan Hak Guna Usaha (HGU) PT Perkebunan Nusantara (PTPN) IV Region V di Kabupaten Paser memantik perhatian serius DPRD Kalimantan Timur.

    Sekretaris Komisi I DPRD Kaltim, Salehuddin, menilai bahwa akar persoalan yang terjadi bukan semata karena perpanjangan izin lahan, melainkan karena tidak terbangunnya komunikasi yang efektif antara pihak perusahaan dengan masyarakat di sekitar wilayah operasional.

    Dalam pertemuan yang digelar di Samarinda, Salehuddin menyampaikan bahwa pihaknya menerima secara langsung tuntutan masyarakat dari empat desa yang terdampak aktivitas perkebunan PTPN IV. Keempat desa tersebut ialah Desa Lombok, Desa Pasir Mayang, Desa Pait, dan Desa Sawit Jaya.

    “Kita menerima tuntutan dari masyarakat di empat desa yakni Desa Lombok, Desa Pasir Mayang, Desa Pait, dan Desa Sawit Jaya terkait dengan penolakan perpanjangan HGU PT Perkebunan Nusantara IV region V,” ujar Salehuddin.

    Menurutnya, warga di empat desa itu berharap agar perusahaan dapat membuka ruang komunikasi yang lebih terbuka dan berimbang. Dialog tersebut penting untuk menemukan titik temu antara kepentingan perusahaan dan kepentingan masyarakat lokal yang selama ini merasa kurang dilibatkan dalam proses pengambilan keputusan.

    “Mereka meminta ada ruang komunikasi yang dibangun secara efektif dengan pihak manajemen,” lanjutnya.

    Selain masalah perpanjangan HGU, masyarakat juga menyampaikan harapan agar keberadaan perusahaan dapat memberikan manfaat ekonomi yang lebih nyata. Bentuknya bisa berupa pemanfaatan sebagian lahan untuk kegiatan produktif masyarakat atau program tanggung jawab sosial (CSR) yang berdampak langsung terhadap peningkatan kesejahteraan warga.

    “Ada beberapa harapan terkait dengan ruang ekonomi baik itu berupa lahan atau mungkin CSR dari pihak perusahaan yang bisa dimanfaatkan oleh pihak desa. Karena bagaimanapun kehadiran PTPN juga berdampak positif terhadap ekonomi masyarakat,” jelasnya.

    Salehuddin menilai, secara faktual, kehadiran PTPN IV memang memberikan kontribusi terhadap perekonomian lokal. Sebagian besar tenaga kerja perusahaan merupakan warga sekitar, yang menjadikan PTPN IV sebagai salah satu penopang kehidupan masyarakat di wilayah tersebut.

    “Buktinya ada 558 karyawan yang notabenenya sebagian besar memang penduduk di situ. Itu yang coba kita tawarkan, ada win win solution,” tuturnya.

    Ia menegaskan bahwa DPRD Kaltim tidak menginginkan permasalahan ini berlarut-larut hingga berujung pada jalur hukum. Komisi I mendorong agar seluruh pihak menempuh jalan musyawarah dan penyelesaian nonlitigasi yang mengedepankan dialog terbuka serta itikad baik.

    “Harapan kita ada solusi yang notabenenya bukan jalur hukum non litigas,” kata Salehuddin.

    Lebih jauh, ia menyoroti bahwa kebuntuan komunikasi yang terjadi selama bertahun-tahun menjadi penyebab utama munculnya sikap penolakan dari masyarakat. Kurangnya forum tatap muka dan transparansi antara pihak perusahaan dan masyarakat membuat ketegangan semakin menguat ketika isu perpanjangan HGU mencuat.

    “Memang ada kebuntuan komunikasi yang cukup lama sehingga terakumulasi pada proses penolakan masyarakat terhadap perpanjangan HGU dari PTPN 4 Kalimantan Timur,” ujarnya menegaskan.

    DPRD Kaltim, lanjut Salehuddin, siap menjadi mediator dalam upaya membangun komunikasi antara masyarakat, perusahaan, dan pemerintah daerah. Ia berharap ke depan PTPN IV dapat mengambil langkah proaktif untuk memperbaiki hubungan sosial dengan masyarakat sekitar, termasuk dengan melibatkan mereka dalam program pemberdayaan ekonomi dan kegiatan sosial berkelanjutan.

    Menurutnya, kehadiran perusahaan besar seperti PTPN IV semestinya tidak hanya dilihat dari sisi bisnis, tetapi juga dari kontribusinya terhadap kesejahteraan masyarakat di sekitar wilayah operasional. Oleh karena itu, ia menilai penting adanya kesepahaman bersama agar kehadiran perusahaan dan masyarakat dapat berjalan beriringan.

     

    Share. Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Gilang

    Related Posts

    161 Aspirasi Masuk Kamus Usulan DPRD Kaltim, Hasanuddin Mas’ud Tekankan Integrasi ke Program Daerah

    Maret 22, 2026

    Pansus Pokir DPRD Kaltim Rampung, Pengesahan Tunggu Gubernur dan Wagub

    Maret 16, 2026

    Damayanti Ingatkan DPRD Kaltim Perjuangkan Aspirasi Masyarakat dalam Pengelolaan Anggara

    Maret 16, 2026

    Dorong Pengesahan Pokir DPRD Kaltim, Darlis Pattalongi dan Husni Fahruddin Tekankan Pentingnya Kesepakatan Paripurna

    Maret 16, 2026

    Pansus DPRD Kaltim Sampaikan Laporan Pembahasan Renja 2027 dalam Rapat Paripurna

    Maret 16, 2026

    DPRD Kaltim Soroti Progres Perbaikan Fender Jembatan Mahakam yang Baru Capai 60 Persen

    Maret 10, 2026
    Add A Comment

    Comments are closed.

    @insitekaltim_
    Don't Miss

    Jejak Semangat Mohammad Sukri: Pesan Sederhana yang Kini Menjadi Amanah

    Andika SaputraApril 19, 2026

    Insitekaltim, Samarinda – Jika ada satu hal yang paling membekas dari sosok Mohammad Sukri, itu…

    Pemkot Samarinda Matangkan Sistem WFH Digital, Sudah Uji Coba Tanpa Bug

    April 18, 2026

    WFH ASN Samarinda Hemat BBM Hingga 1.800 Liter per Hari, Nilai Efisiensi Capai Puluhan Juta

    April 18, 2026

    Pencegahan Narkoba Tak Cukup Andalkan Aparat, Keterlibatan Warga Jadi Kunci

    April 18, 2026

    Program Rehabilitasi Warga Binaan Jadi Prioritas Kalapas Baru Samarinda

    April 18, 2026
    1 2 3 … 3,061 Next
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Redaksi
    • Kode Etik
    • Pedoman
    • Kode Perilaku Perusahaan
    © 2026 InsiteKaltim.com

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.