Close Menu
insitekaltim.com

    Subscribe to Updates

    Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

    What's Hot

    WFH Diawasi Real-Time, Andi Harun Yakin ASN Samarinda Tak Berani Main Mata

    Mei 16, 2026

    DPRD Samarinda Dorong Penguatan Wisata Sungai dan Kalender Event Budaya

    Mei 16, 2026

    Pelantikan PDKT Kaltim 2026–2031, DPRD Samarinda Soroti Penguatan Peran Masyarakat Adat

    Mei 16, 2026
    Facebook X (Twitter) Instagram
    • Redaksi
    • Kode Etik
    • Pedoman
    • Kode Perilaku Perusahaan
    Facebook X (Twitter) Instagram
    insitekaltim.cominsitekaltim.com
    • Pendidikan
    • Ekonomi
    • Politik
    • Hukum
    • Tokoh
    • ADVETORIAL
      • Diskominfo Kaltim
      • Diskominfo Kutim
      • DPRD Bontang
      • DPRD Kaltim
      • DPRD Kutim
      • DPRD Samarinda
      • Kemenkum Kaltim
    insitekaltim.com
    Home»Advertorial»DPRD Kaltim»DPRD Kaltim Desak Tindakan Tegas Bagi Oknum Sekolah yang Jual Buku
    DPRD Kaltim

    DPRD Kaltim Desak Tindakan Tegas Bagi Oknum Sekolah yang Jual Buku

    LarasBy LarasAgustus 8, 202402 Mins Read
    Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Teks: Anggota Komisi IV DPRD Provinsi Kalimantan Timur (Kaltim) Salehuddin
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn WhatsApp Pinterest Email

    Insitekaltim,Samarinda – Isu jual beli buku di sekolah kembali menjadi sorotan, utamanya di Kota Samarinda belakangan ini. Anggota Komisi IV DPRD Kalimantan Timur Salehuddin menanggapi masalah ini dengan serius.

    Meskipun kasus ini umumnya terjadi di tingkat SD dan SMP yang merupakan kewenangan pemerintah kota dan kabupaten, ia tetap meminta tindakan tegas dari kepala daerah.

    “Pemerintah daerah harus melakukan pengawasan dan evaluasi terhadap temuan ini. Jika perlu, kepala sekolahnya harus ditindak. Agar kasus serupa tidak terulang,” tegas Salehuddin di Gedung B DPRD Kaltim, Selasa (6/8/2024).

    Ia menyoroti adanya kemungkinan oknum nakal di sekolah yang melanggar surat edaran pemerintah terkait pelarangan jual beli buku, baik kepala sekolah maupun guru bisa terlibat dalam praktik ini, yang sering dijadikan ladang bisnis.

    “Para kepala dinas harus memeriksa setiap sekolah. Tindakan ini merugikan siswa dan orang tua serta mengganggu proses belajar mengajar,” ujar politikus Partai Golkar ini.

    Untuk mengatasi masalah ini, dirinya mendesak pemerintah untuk mencari alternatif. Misalnya memperbanyak salinan buku yang didukung dana APBD dan mendistribusikannya secara gratis kepada siswa.

    Selain itu, ia juga menyarankan pemanfaatan teknologi digital untuk meringankan beban orang tua. Apalagi di era digitalisasi saat ini, buku seharusnya tak lagi menjadi masalah besar sampai harus dibisniskan.

    “Saya melihat keluhan ini terjadi setiap tahun. Jika orang tua memiliki satu anak mungkin tidak masalah, tetapi dengan tiga anak, pembelian buku menjadi beban,” tambahnya.

    Terkahir, Salehuddin meminta pemerintah untuk memeriksa fakta di lapangan apakah isu ini benar terjadi atau hanya ada di beberapa sekolah saja.

    Ia juga menekankan pentingnya koordinasi antara Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) di seluruh wilayah Kaltim dengan sekolah-sekolah agar imbauan pemerintah tak jadi angin lalu bagi mereka para oknum.

    “Kita berharap ini menjadi tahun terakhir kasus jual beli buku terjadi. Semoga ke depannya tidak ada lagi kasus yang memberatkan orang tua,” pungkasnya.

    APBD Disdikbud Salehuddin
    Share. Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Laras

    Related Posts

    Hak Angket DPRD Kaltim Masih Menggantung, Tarik Ulur Politik Fraksi Jadi Penghambat

    Mei 1, 2026

    Samarinda Disebut Kota Musik, DPRD: Jangan Hanya Slogan Tanpa Realisasi

    April 23, 2026

    Andi Harun Bongkar Pos Anggaran Rp98 Miliar, Dorong Efisiensi dan Integrasi Sistem Pemerintahan

    April 22, 2026

    PAD Samarinda Lampaui Target, Kemandirian Fiskal Mulai Menguat

    April 22, 2026

    Dana Bantuan Parpol Disorot, Wawali Samarinda Tekankan Akuntabilitas

    April 20, 2026

    Soal BPJS Kota dan Provinsi, Iswandi Tegaskan Jangan Bikin Publik Bingung

    April 16, 2026
    Add A Comment

    Comments are closed.

    @insitekaltim_
    Don't Miss

    WFH Diawasi Real-Time, Andi Harun Yakin ASN Samarinda Tak Berani Main Mata

    Ratu ArifanzaMei 16, 2026

    Insitekaltim, Samarinda — Wali Kota Samarinda Andi Harun menegaskan kecil kemungkinan terjadinya pelanggaran kebijakan work…

    DPRD Samarinda Dorong Penguatan Wisata Sungai dan Kalender Event Budaya

    Mei 16, 2026

    Pelantikan PDKT Kaltim 2026–2031, DPRD Samarinda Soroti Penguatan Peran Masyarakat Adat

    Mei 16, 2026

    Samarinda Tuan Rumah Judo Kapolri Cup 2026, Wali Kota Tekankan Sportivitas

    Mei 16, 2026

    Benteng untuk Guru, PGRI Kaltim Diminta Prioritaskan Perlindungan Hukum dan Sertifikasi

    Mei 15, 2026
    1 2 3 … 3,095 Next
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Redaksi
    • Kode Etik
    • Pedoman
    • Kode Perilaku Perusahaan
    © 2026 InsiteKaltim.com

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.