Close Menu
insitekaltim.com

    Subscribe to Updates

    Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

    What's Hot

    Rudy Mas’ud: Makna Kemerdekaan Ada pada Kerja Nyata dan Kesejahteraan Masyarakat

    Agustus 17, 2026

    Kemerdekaan Jadi Momentum Menghidupkan Kembali Gerakan Pemuda Bontang

    Agustus 16, 2026

    DPRD Minta Pemkot Kejar PAD Rp1,3 Triliun di Tengah Efisiensi

    Agustus 16, 2026
    Facebook X (Twitter) Instagram
    • Redaksi
    • Kode Etik
    • Pedoman
    • Kode Perilaku Perusahaan
    Facebook X (Twitter) Instagram
    insitekaltim.cominsitekaltim.com
    • Pendidikan
    • Ekonomi
    • Politik
    • Pemerintah
    • ADVETORIAL
      • Diskominfo Kaltim
      • Diskominfo Kutim
      • DPRD Bontang
      • DPRD Kaltim
      • DPRD Kutim
      • DPRD Samarinda
      • Kemenkum Kaltim
    • Lifestyle
    • Olahraga
    • Kesehatan
    insitekaltim.com
    Home»Advertorial»DPRD Kaltim»DPRD Kaltim Desak Tindakan Tegas Bagi Oknum Sekolah yang Jual Buku
    DPRD Kaltim

    DPRD Kaltim Desak Tindakan Tegas Bagi Oknum Sekolah yang Jual Buku

    LarasBy LarasAgustus 8, 202402 Mins Read
    Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Teks: Anggota Komisi IV DPRD Provinsi Kalimantan Timur (Kaltim) Salehuddin
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn WhatsApp Pinterest Email

    Insitekaltim,Samarinda – Isu jual beli buku di sekolah kembali menjadi sorotan, utamanya di Kota Samarinda belakangan ini. Anggota Komisi IV DPRD Kalimantan Timur Salehuddin menanggapi masalah ini dengan serius.

    Meskipun kasus ini umumnya terjadi di tingkat SD dan SMP yang merupakan kewenangan pemerintah kota dan kabupaten, ia tetap meminta tindakan tegas dari kepala daerah.

    “Pemerintah daerah harus melakukan pengawasan dan evaluasi terhadap temuan ini. Jika perlu, kepala sekolahnya harus ditindak. Agar kasus serupa tidak terulang,” tegas Salehuddin di Gedung B DPRD Kaltim, Selasa (6/8/2024).

    Ia menyoroti adanya kemungkinan oknum nakal di sekolah yang melanggar surat edaran pemerintah terkait pelarangan jual beli buku, baik kepala sekolah maupun guru bisa terlibat dalam praktik ini, yang sering dijadikan ladang bisnis.

    “Para kepala dinas harus memeriksa setiap sekolah. Tindakan ini merugikan siswa dan orang tua serta mengganggu proses belajar mengajar,” ujar politikus Partai Golkar ini.

    Untuk mengatasi masalah ini, dirinya mendesak pemerintah untuk mencari alternatif. Misalnya memperbanyak salinan buku yang didukung dana APBD dan mendistribusikannya secara gratis kepada siswa.

    Selain itu, ia juga menyarankan pemanfaatan teknologi digital untuk meringankan beban orang tua. Apalagi di era digitalisasi saat ini, buku seharusnya tak lagi menjadi masalah besar sampai harus dibisniskan.

    “Saya melihat keluhan ini terjadi setiap tahun. Jika orang tua memiliki satu anak mungkin tidak masalah, tetapi dengan tiga anak, pembelian buku menjadi beban,” tambahnya.

    Terkahir, Salehuddin meminta pemerintah untuk memeriksa fakta di lapangan apakah isu ini benar terjadi atau hanya ada di beberapa sekolah saja.

    Ia juga menekankan pentingnya koordinasi antara Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) di seluruh wilayah Kaltim dengan sekolah-sekolah agar imbauan pemerintah tak jadi angin lalu bagi mereka para oknum.

    “Kita berharap ini menjadi tahun terakhir kasus jual beli buku terjadi. Semoga ke depannya tidak ada lagi kasus yang memberatkan orang tua,” pungkasnya.

    APBD Disdikbud Salehuddin
    Share. Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Laras

    Related Posts

    Andi Harun Ajak Hasanuddin Mas’ud Belajar APBD: Saya Terangkan dengan Bahasa Bayi

    Agustus 11, 2026

    Andi Harun: Berdosa Jika APBD Besar, tapi Manfaatnya Minim bagi Masyarakat

    Agustus 2, 2026

    Jaga Kesehatan Fiskal Samarinda, Andi Harun Pilih Efisiensi Ketimbang Utang

    Juli 30, 2026

    Rp20 Miliar APBD Perubahan untuk Porprov Kaltim Dipastikan Tak Sentuh Pembangunan Venue

    Juli 15, 2026

    Tambahan Anggaran Rp90 Miliar Terowongan Samarinda Baru Sebatas Wacana

    Juli 7, 2026

    Belanja ASN Samarinda Masih Gemuk, Lampaui Batas 40 Persen yang Ditetapkan Pusat

    Juli 6, 2026
    Add A Comment

    Comments are closed.

    @insitekaltim_
    Don't Miss

    Rudy Mas’ud: Makna Kemerdekaan Ada pada Kerja Nyata dan Kesejahteraan Masyarakat

    R’syaAgustus 17, 2026

    Insitekaltim, Samarinda – Gubernur Kalimantan Timur (Kaltim) Rudy Mas’ud menegaskan kemerdekaan Indonesia tidak cukup dimaknai melalui…

    Kemerdekaan Jadi Momentum Menghidupkan Kembali Gerakan Pemuda Bontang

    Agustus 16, 2026

    DPRD Minta Pemkot Kejar PAD Rp1,3 Triliun di Tengah Efisiensi

    Agustus 16, 2026

    Paskibraka Samarinda Dikukuhkan, Andi Harun Minta Jaga Kesehatan Jelang Upacara 17 Agustus

    Agustus 16, 2026

    Scroll Terus tapi Bosan, Kenapa Kita Tetap Membuka Media Sosial?

    Agustus 15, 2026
    1 2 3 … 3,279 Next
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Redaksi
    • Kode Etik
    • Pedoman
    • Kode Perilaku Perusahaan
    © 2026 InsiteKaltim.com

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.