Close Menu
insitekaltim.com

    Subscribe to Updates

    Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

    What's Hot

    Supardi Sebut Kaltim Jadi Penugasan Paling Berkesan dalam Kariernya

    Agustus 14, 2026

    Efisiensi Jadi Landasan RAPBD 2027 Samarinda, Belanja Tak Prioritas Ditunda

    Agustus 14, 2026

    Kaltim Kejar Swasembada Beras, Capaian Pangan Naik dari 30 Persen Jadi 58 Persen

    Agustus 14, 2026
    Facebook X (Twitter) Instagram
    • Redaksi
    • Kode Etik
    • Pedoman
    • Kode Perilaku Perusahaan
    Facebook X (Twitter) Instagram
    insitekaltim.cominsitekaltim.com
    • Pendidikan
    • Ekonomi
    • Politik
    • Pemerintah
    • ADVETORIAL
      • Diskominfo Kaltim
      • Diskominfo Kutim
      • DPRD Bontang
      • DPRD Kaltim
      • DPRD Kutim
      • DPRD Samarinda
      • Kemenkum Kaltim
    • Lifestyle
    • Olahraga
    • Kesehatan
    insitekaltim.com
    Home»Advertorial»DPRD Kaltim»DPRD Kaltim akan Bentuk Tim Lintas Komisi Tindak Lanjuti Sengketa Dua Pabrik Sawit di Kutai Barat
    DPRD Kaltim

    DPRD Kaltim akan Bentuk Tim Lintas Komisi Tindak Lanjuti Sengketa Dua Pabrik Sawit di Kutai Barat

    SittiBy SittiAgustus 12, 202503 Mins Read
    Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn WhatsApp Pinterest Email

    Insitekaltim, Samarinda – Sengketa antara dua perusahaan kelapa sawit di Kecamatan Bongan, Kabupaten Kutai Barat, kembali mencuat dalam Rapat Dengar Pendapat (RDP) Gabungan Komisi DPRD Kalimantan Timur, Rabu 12 Agustus 2025.

    Polemik ini melibatkan PT Berlian Nusantara Perkasa (BNP) dan PT Hamparan Khatulistiwa Indah (HKI) dipicu dugaan pelanggaran perizinan dan persoalan lingkungan.

    RDP yang dipimpin Anggota DPRD Kaltim Darlis Pattalongi dan dihadiri Ketua DPRD Kaltim Hasanuddin Mas’ud serta perwakilan setiap komisi DPRD Kaltim itu membahas keberatan dari masyarakat dan ormas adat Dayak terhadap operasional PT HKI.

    Panglima Besar Laskar Mandau Adat Dayak Bersatu Provinsi Kaltim Rudolf menuturkan PT HKI telah beroperasi selama tiga tahun tanpa izin resmi.

    “Ini sangat meresahkan, apalagi dampaknya langsung terasa di masyarakat sekitar. Isu pengelolaan limbah dan keterbatasan air menjadi kekhawatiran utama. Sungai di sekitar lokasi tidak mampu menopang dua pabrik sawit sekaligus,” ujarnya.

    Manajemen PT HKI melalui Heri membantah tudingan tersebut. “Dalam perizinan kami sudah mengikuti prosedur, kami tidak nembak-nembak. Terkait debit air, kami sudah sesuai aturan,” katanya.

    Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kaltim Anwar Sanusi berpegang pada ketentuan perundang-undangan dan arahan gubernur.

    “Prinsipnya, jangan menghalangi orang yang mau berinvestasi. Proses ini sudah lama, finalnya kita setuju apabila syarat-syarat dipenuhi,” ucapnya.

    Setiap perusahaan yang beroperasi di Kaltim wajib memenuhi seluruh ketentuan hukum, tidak merugikan masyarakat setempat, dan menjalin pendekatan humanis, termasuk dengan masyarakat adat.

    Salah satu poin kesepakatan RDP adalah larangan bagi PT HKI membuang air limbah ke badan perairan. Air limbah wajib dimanfaatkan untuk aplikasi ke tanah sesuai dokumen lingkungan yang disetujui instansi teknis.

    Jika PT HKI terbukti melakukan pelanggaran, penegakan hukum akan dijalankan sesuai peraturan lingkungan hidup yang berlaku. Selain itu, PT HKI diminta melaksanakan program tanggung jawab sosial (CSR) yang mencakup bantuan pupuk untuk petani sawit sekitar, penyediaan air bersih, serta dukungan program pendidikan dan keagamaan.

    Untuk menindaklanjuti polemik ini, DPRD Kaltim akan membentuk tim lintas komisi guna melakukan kunjungan lapangan ke lokasi kedua perusahaan. Tujuannya, memverifikasi semua informasi yang disampaikan baik oleh ormas, perusahaan, maupun pemerintah provinsi.

    “Kami tidak hanya akan mengandalkan laporan, tetapi juga turun langsung ke lapangan untuk melihat kondisi sebenarnya. Verifikasi ini penting agar keputusan yang diambil berbasis fakta,” kata Ketua DPRD Kaltim Hasanuddin Mas’ud.

    Darlis Pattalongi menambahkan, tim akan memeriksa aspek perizinan, pengelolaan lingkungan, hingga dampak sosial di sekitar area operasi. “Kami ingin memastikan regulasi dipatuhi, sekaligus meminimalkan potensi konflik sosial di kemudian hari,” ucapnya.

    Selain DPRD dan pihak perusahaan, RDP dihadiri sejumlah tokoh adat, seperti Ketua Laskar Mandau Adat Dayak Kutai Banjar Kabupaten Kutai Barat, Ketua Dewan Pertahanan Adat Dayak Kutai Banjar, serta Panglima Muda Komando Pertahanan Adat Dayak Kalimantan Resort Kutai Barat.

    Tokoh-tokoh adat meminta DPRD Kaltim memastikan aktivitas industri tidak mengorbankan sumber daya alam yang menjadi penopang hidup masyarakat lokal.

    Pemerintah daerah melalui sejumlah dinas teknis menilai PT HKI telah melengkapi dokumen perizinan dan dokumen lingkungan sesuai ketentuan, termasuk persetujuan pemanfaatan air dari instansi berwenang.

    RDP menghasilkan jalan tengah dengan melanjutkan proses persetujuan lingkungan PT HKI, namun dengan sejumlah catatan dan kewajiban tambahan. Perusahaan diminta melengkapi dokumen perbaikan, membuat kajian valuasi ekonomi atas penggunaan air Sungai Bongan Kanan, serta kajian neraca banjir untuk memastikan keamanan instalasi pengolahan air limbah.

    DPRD Kaltim akan memantau tindak lanjut sengketa ini. “Kami ingin memastikan investasi berjalan, tapi masyarakat juga mendapatkan manfaat dan lingkungan tetap terjaga,” ujar Hasanuddin Mas’ud.

    Hasanuddin Mas'ud PT BNP PT HKI RDP
    Share. Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Sitti

    Related Posts

    Andi Harun Ajak Hasanuddin Mas’ud Belajar APBD: Saya Terangkan dengan Bahasa Bayi

    Agustus 11, 2026

    Hasanuddin Mas’ud Bongkar Potensi PAD Kaltim dari Pajak Alat Berat hingga Air Permukaan

    Agustus 10, 2026

    DPRD Kaltim Dorong Payung Hukum Pengelolaan Sumur Tua

    Juli 9, 2026

    Jelang Paripurna Hak Angket 13 Juli, Hamas Isyaratkan Ikuti Sikap Fraksi Golkar

    Juli 3, 2026

    DPRD Kaltim Soroti Ancaman PHK, Inflasi hingga Keselamatan Alur Sungai Mahakam

    Juli 2, 2026

    Tak Satu Pun Pejabat Hadir, DPRD Kaltim Tunda Paripurna Jawaban APBD 2025

    Juni 22, 2026
    Add A Comment

    Comments are closed.

    @insitekaltim_
    Don't Miss

    Supardi Sebut Kaltim Jadi Penugasan Paling Berkesan dalam Kariernya

    R’syaAgustus 14, 2026

    Insitekaltim, Samarinda – Mantan Kepala Kejaksaan Tinggi (Kajati) Kalimantan Timur (Kaltim) Supardi menyebut masa tugasnya…

    Efisiensi Jadi Landasan RAPBD 2027 Samarinda, Belanja Tak Prioritas Ditunda

    Agustus 14, 2026

    Kaltim Kejar Swasembada Beras, Capaian Pangan Naik dari 30 Persen Jadi 58 Persen

    Agustus 14, 2026

    Skirining Jadi Kekuatan Pemerintah Kota Samarinda Percepat Jaring Penderita HIV

    Agustus 14, 2026

    187 Lulusan IKIP PGRI Kaltim Siap Diwisuda Oktober 2026

    Agustus 14, 2026
    1 2 3 … 3,278 Next
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Redaksi
    • Kode Etik
    • Pedoman
    • Kode Perilaku Perusahaan
    © 2026 InsiteKaltim.com

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.