Close Menu
insitekaltim.com

    Subscribe to Updates

    Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

    What's Hot

    Perkara Korupsi Lahan Transmigrasi Kukar, Saksi Ungkap Verifikasi Izin Hanya Periksa Administrasi

    Oktober 16, 2026

    Kabut Asap Karhutla Ancam Kesehatan, Kasus ISPA di Kaltim Tembus 13 Ribu

    Oktober 16, 2026

    Sekda Samarinda Ikuti Forum Nasional Pembangunan Hukum 2026, Perkuat Harmonisasi Regulasi Daerah

    Oktober 15, 2026
    Facebook X (Twitter) Instagram
    • Redaksi
    • Kode Etik
    • Pedoman
    • Kode Perilaku Perusahaan
    Facebook X (Twitter) Instagram
    insitekaltim.cominsitekaltim.com
    • Pendidikan
    • Ekonomi
    • Politik
    • Pemerintah
    • ADVETORIAL
      • Diskominfo Kaltim
      • Diskominfo Kutim
      • DPRD Bontang
      • DPRD Kaltim
      • DPRD Kutim
      • DPRD Samarinda
      • Kemenkum Kaltim
    • Lifestyle
    • Olahraga
    • Kesehatan
    insitekaltim.com
    Home»Samarinda»Dishub Samarinda Nilai Transportasi Umum Jadi Solusi Kemacetan, Kajian Masih Dimatangkan
    Samarinda

    Dishub Samarinda Nilai Transportasi Umum Jadi Solusi Kemacetan, Kajian Masih Dimatangkan

    RidhoBy RidhoMaret 27, 2026Updated:Juli 2, 202602 Mins Read
    Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Teks: Kepala Bidang Lalu Lintas Jalan (LLJ) Dishub Samarinda, Boy Leonardo Sianipar, saat ditemui awak media dikantornya (Insitekaltim/Ridho Wardhana)
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn WhatsApp Pinterest Email

    Insitekaltim, Samarinda – Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Samarinda menilai pengembangan transportasi umum menjadi solusi paling rasional untuk mengatasi ketidakseimbangan antara jumlah kendaraan dan kapasitas jalan di Kota Tepian.

    Kepala Bidang Lalu Lintas Jalan (LLJ) Dishub Samarinda Boy Leonardo Sianipar mengatakan, kondisi eksisting saat ini sudah cukup menjadi dasar bahwa transportasi umum diperlukan di Samarinda. Namun, hingga kini kajian mendalam terkait implementasinya masih terus disiapkan

    “Dengan kondisi sekarang, ketika jumlah kendaraan tidak berbanding lurus dengan ruas jalan yang tersedia, salah satu solusi paling masuk akal adalah transportasi umum,” ujarnya, 27 Maret 2026.

    Secara sederhana, penggunaan transportasi umum mampu menekan jumlah kendaraan pribadi di jalan. Misalnya, satu unit bus dapat mengangkut puluhan penumpang sekaligus.

    “Kalau satu bus bisa mengangkut 40 orang, berarti ada 40 kendaraan yang bisa kita kurangi di jalan. Itu hitungan logisnya,” jelasnya.

    Meski demikian, Boy mengakui bahwa kajian lebih rinci terkait jenis moda transportasi yang akan digunakan masih belum final. Dishub masih mempertimbangkan berbagai aspek sebelum menentukan konsep yang tepat.

     

    “Untuk hitungan lebih terperinci termasuk moda transportasi yang akan digunakan, nanti akan ada kajian lanjutan,” katanya.

    Ia juga menyebutkan hingga saat ini Dishub belum melakukan studi tiru secara langsung ke daerah lain seperti Jakarta. Hal ini dikarenakan perbedaan kondisi infrastruktur dan karakteristik masyarakat.

    “Kita harus mempertimbangkan struktur jalan dan karakteristik masyarakat di Samarinda. Tidak bisa disamakan dengan kota seperti Jakarta yang sudah terintegrasi,” ungkapnya.

    Dari sisi investasi, pengembangan transportasi umum tidak semata-mata berorientasi pada keuntungan, melainkan sebagai bentuk pelayanan pemerintah kepada masyarakat.

    “Pemerintah tidak serta-merta mencari keuntungan atau mengejar BEP, tapi lebih kepada penyediaan fasilitas publik. Namun, investor tentu akan berhitung dan cermat sebelum masuk,” jelasnya.

    Terkait moda transportasi yang dinilai paling efektif, Dishub mengarah pada penggunaan bus dengan kapasitas besar. Bahkan, ke depan tidak menutup kemungkinan akan menggunakan bus berbasis listrik yang lebih ramah lingkungan.

    “Kalau ditanya yang efektif, tetap bus karena daya tampungnya besar. Ke depan mungkin juga mengarah ke bus listrik, tapi itu perlu didukung fasilitas seperti tempat pengisian dan pool,” terangnya.

    Ia menambahkan, kesiapan masyarakat juga menjadi faktor penting dalam keberhasilan program tersebut. Pemerintah harus memastikan masyarakat bersedia beralih dari kendaraan pribadi ke transportasi umum.

    “Jangan sampai sudah disiapkan, tapi masyarakat tidak mau beralih dan tetap memilih kendaraan pribadi. Itu yang harus menjadi perhatian,” pungkasnya.

    Share. Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Ridho

    Related Posts

    Pameran Di Balik Situs Angkat Memori Sejarah, Ruang Apresiasi Seni Kaltim Dinilai Masih Minim

    Oktober 12, 2026

    Tanggap Darurat Samarinda Diperpanjang hingga 19 Oktober, Karhutla Capai 643 Hektare

    Oktober 8, 2026

    Disnaker Samarinda Kembangkan Auto-Matching AK1 untuk Percepat Pencari Kerja Temukan Lowongan

    Oktober 7, 2026

    Dua Bulan Padamkan Karhutla, 15 Relawan Samarinda Mengeluh Sesak Napas

    Oktober 7, 2026

    Seluruh Buaya Muara di Taman Satwa Palaran Direlokasi, Kolam Kini Kosong

    Oktober 5, 2026

    Harga Pertamax Naik, Pekerja di Samarinda Kurangi Pulang ke Marangkayu

    Oktober 3, 2026
    Add A Comment

    Comments are closed.

    @insitekaltim_
    Don't Miss

    Perkara Korupsi Lahan Transmigrasi Kukar, Saksi Ungkap Verifikasi Izin Hanya Periksa Administrasi

    AminahOktober 16, 2026

    Insitekaltim, Samarinda – Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) pada Pengadilan Negeri (PN) Samarinda kembali mencecar…

    Kabut Asap Karhutla Ancam Kesehatan, Kasus ISPA di Kaltim Tembus 13 Ribu

    Oktober 16, 2026

    Sekda Samarinda Ikuti Forum Nasional Pembangunan Hukum 2026, Perkuat Harmonisasi Regulasi Daerah

    Oktober 15, 2026

    Rinda Wahyuni Apresiasi Inovasi DP2KB Samarinda, Program Kesehatan Tetap Berjalan Tanpa Anggaran

    Oktober 15, 2026

    Sekda Samarinda Tekankan Integritas di Bangku Sekolah

    Oktober 15, 2026
    1 2 3 … 3,388 Next
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Redaksi
    • Kode Etik
    • Pedoman
    • Kode Perilaku Perusahaan
    © 2026 InsiteKaltim.com

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.