Close Menu
insitekaltim.com

    Subscribe to Updates

    Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

    What's Hot

    DWP Kaltim Dorong Pemberdayaan Anggota Lewat Peluang Ekonomi Kreatif Hampers

    Juli 22, 2026

    Pemkot Samarinda Siapkan Perwali untuk Akhiri Tumpang Tindih Program dan Data Antar-OPD

    Juli 22, 2026

    Andi Harun Bantah Jembatan Mahkota II Gelap karena Tak Ada Anggaran, Kabel Dicuri Saat APBD Berjalan

    Juli 22, 2026
    Facebook X (Twitter) Instagram
    • Redaksi
    • Kode Etik
    • Pedoman
    • Kode Perilaku Perusahaan
    Facebook X (Twitter) Instagram
    insitekaltim.cominsitekaltim.com
    • Pendidikan
    • Ekonomi
    • Politik
    • Pemerintah
    • ADVETORIAL
      • Diskominfo Kaltim
      • Diskominfo Kutim
      • DPRD Bontang
      • DPRD Kaltim
      • DPRD Kutim
      • DPRD Samarinda
      • Kemenkum Kaltim
    • Lifestyle
    • Olahraga
    • Kesehatan
    insitekaltim.com
    Home»Nasional»Disdik Kota Samarinda Raih Predikat Kepatuhan Tinggi, Asli: Yang Kami Kedepankan Adalah Pelayanan
    Nasional

    Disdik Kota Samarinda Raih Predikat Kepatuhan Tinggi, Asli: Yang Kami Kedepankan Adalah Pelayanan

    MartinusBy MartinusDesember 10, 201902 Mins Read
    Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn WhatsApp Pinterest Email

    Reporter: Nada – Editor: Redaksi

    Insitekaltim, Samarinda – Penyampaian hasil evaluasi dan penyerahan piagam penghargaan pelayanan publik se-Kota Samarinda telah selesai dilakukan, Selasa (10/12/2019) di Aula Rumah Jabatan Walikota Samarinda, Jalan S Parman nomor 1.

    Wakil Walikota Samarinda M Barkati, S.Sos menyerahkan secara langsung beberapa penghargaan didampingi oleh Asisten I Tejo Sutarnoto.

    Salah satu instansi yang mendapatkan penghargaan Predikat Kepatuhan Tinggi 2019/Zona Hijau dengan nilai 94,5 dan Kinerja Kepatuhan Pelayanan Publik Unit Penyelenggara Pelayanan Publik Di Lingkungan Pemerintah Kota Samarinda tahun 2019 dalam pelaksanaan UU Nomor 25 Tahun 2009, tentang Pelayanan Publik dengan nilai 83,13 adalah Dinas Pendidikan Kota Samarinda.

    Memborong 2 penghargaan sekaligus, Kepala Dinas Pendidikan Kota Samarinda Dr. H. Asli Nuryadin, M.M memberikan tanggapan.

    “Pendidikan sangat strategis sekali, yang kita urus juga banyak begitu juga permasalahannya. Sekitar 211 yang (Sekolah) negeri, dari TK hingga SMP, diluar SMA/SMK. Untuk swasta sekitar 270, jadi murid kita sekitar 140.000. Nah yang kita kedepankan adalah pelayanannya. Saya berusaha sekali, bagaimana bisa melayani masyarakat yang begitu banyak khususnya di dunia pendidikan terutama untuk orang tua murid,” beber Asli yang ditemui Insitekaltim.com usai acara.

    Ia mengaku, dirinya tidak ingin melakukan berbagai macam teori namun terus mengerjakan praktik.

    “Saya memiliki prinsip, untuk di kantor tidak ada banyak orang. Artinya, kalau banyak orang masih berurusan di kantor, berarti pelayanan kita tidak optimal. Makanya saya coba mengurai itu dengan berbagai macam terobosan seperti aplikasi, jadi masyarakat bisa mendapatkan informasi melalui teknologi informasi saja,” ungkapnya.

    Salah satu contoh yang Asli berikan ialah aplikasi Data Pokok Pendidikan (Dapodik).

    “Itu standar dari nasional. Ini mau saya kembangkan lagi karena dia berbasis web, mungkin bisa segera membuat MoU antara Pemerintah Kota Samarinda dengan Mendikbud agar bisa mengakses itu dengan android. Nah jadi yang berbentuk website itu bisa upgrade menjadi aplikasi yang ada di smartphone, Insya Allah itu bisa berjalan. Masyarakat jadi tidak sulit untuk ke kantor, namun hal-hal yang bersifat harus bertanda tangan mungkin harus bertemu langsung, tetapi jika bisa disederhanakan seperti itu, saya pikir itu sangat efisien,” jelasnya.

    Untuk kendala, Asli menyampaikan sumber daya manusia yang kurang.

    “Ada beberapa sekolah yang tidak memiliki tenaga Tata Usaha. Kita juga kekurangan guru, nah ini problem utama kita. Kita berharap di beberapa SD ada tenaga administrasi juga, karena merekalah yang mengelola keuangan seperti Biaya Operasional Sekolah Daerah (BOSDA), lalu mungkin biaya lainnya yang seharusnya dikelola oleh tenaga profesional. Ini yang perlu diperbaiki menurut saya,” tutup Asli.

    Share. Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Martinus

    Related Posts

    Guru Kaltim Bisa Kuliah S2-S3 Tanpa Bayar UKT, Pemprov Prioritaskan Tenaga Pendidik

    Juli 22, 2026

    Rudy Mas’ud: Sengketa SMAN 10 Usai, Kini Fokus Tingkatkan Mutu Pendidikan

    Juli 22, 2026

    Pembenahan SMAN 10 Samarinda Belum Rampung, Gubernur Akui Belum Ada Anggaran Khusus

    Juli 21, 2026

    MPLS Sekolah Rakyat Mundur dari Jadwal Nasional, Baru Digelar Akhir Juli

    Juli 20, 2026

    Pengadaan Buku Fisik Perpustakaan Samarinda Nihil Tahun Ini

    Juli 20, 2026

    Aturan Sekolah Kedinasan Terbit, Lulusan Tetap Berpeluang Jadi CPNS

    Juli 19, 2026
    Add A Comment

    Comments are closed.

    @insitekaltim_
    Don't Miss

    DWP Kaltim Dorong Pemberdayaan Anggota Lewat Peluang Ekonomi Kreatif Hampers

    R’syaJuli 22, 2026

    Insitekaltim, Samarinda – Ketua Dharma Wanita Persatuan (DWP) Provinsi Kalimantan Timur (Kaltim) Atikah Ujang mendorong…

    Pemkot Samarinda Siapkan Perwali untuk Akhiri Tumpang Tindih Program dan Data Antar-OPD

    Juli 22, 2026

    Andi Harun Bantah Jembatan Mahkota II Gelap karena Tak Ada Anggaran, Kabel Dicuri Saat APBD Berjalan

    Juli 22, 2026

    Dugaan Maladministrasi Pegawai Disdag Samarinda Rampung Diperiksa, Sanksi Tunggu BKPSDM

    Juli 22, 2026

    Srikandi Merdeka Cup 2026 Jaring Talenta Timnas Putri U-17

    Juli 22, 2026
    1 2 3 … 3,232 Next
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Redaksi
    • Kode Etik
    • Pedoman
    • Kode Perilaku Perusahaan
    © 2026 InsiteKaltim.com

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.