Close Menu
insitekaltim.com

    Subscribe to Updates

    Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

    What's Hot

    Fashion Berbasis Wastra Didorong Jadi Sumber Ekonomi Budaya di Kaltim

    September 13, 2026

    Polda Kaltim Tangani 37 Kasus Karhutla, 12 Orang Jadi Tersangka

    September 13, 2026

    Jalan Tanpa Tujuan, Ketika Keluar Rumah Jadi Cara Melepas Penat

    September 13, 2026
    Facebook X (Twitter) Instagram
    • Redaksi
    • Kode Etik
    • Pedoman
    • Kode Perilaku Perusahaan
    Facebook X (Twitter) Instagram
    insitekaltim.cominsitekaltim.com
    • Pendidikan
    • Ekonomi
    • Politik
    • Pemerintah
    • ADVETORIAL
      • Diskominfo Kaltim
      • Diskominfo Kutim
      • DPRD Bontang
      • DPRD Kaltim
      • DPRD Kutim
      • DPRD Samarinda
      • Kemenkum Kaltim
    • Lifestyle
    • Olahraga
    • Kesehatan
    insitekaltim.com
    Home»Advertorial»Disbun Kutim Programkan Sekolah Lapang Untuk Tingkatkan Kualitas Buah Sawit
    Advertorial

    Disbun Kutim Programkan Sekolah Lapang Untuk Tingkatkan Kualitas Buah Sawit

    SeliBy SeliNovember 26, 202202 Mins Read
    Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn WhatsApp Pinterest Email

    Insitekaltim, Sangatta – Sawit dengan panen buah terbaik merupakan hasil dari teknik berkebun yang baik. Dinas Perkebunan (Disbun) Kutai Timur (Kutim) berusaha meningkatkan keterampilan perkebunan sawit melalui program sekolah lapang.

    Kepala Bidang Perlindungan Disbun Kutim menerangkan sekolah lapang merupakan penyaluran pengetahuan tentang praktek berkebun yang baik dan benar, yang mana merupakan salah satu program kerja Disbun untuk mensejahterakan petani sawit.

    “Kami menggelar sekolah lapang bagi petani sawit tujuannya agar mereka memahami cara berkebun yang baik,” katanya.

    Kegiatan yang digelar sebayak 39 kali di lokasi yang berbeda di dua kecamatan, yakni Kecamatan Muara Wahau dan Kecamatan Kombeng.

    Kegiatan yang bersinergi dengan perusahaan pupuk, perbankan dan perusahaan swasta lainnya memberikan 22 materi dasar praktek berkebun yang benar.

    Kegiatan ini disambut baik oleh petani sawit dan diikuti hampir 2.804 peserta, dengan 1.429 petani berasal dari Kecamatan Muara Wahau dan 655 mereka berasal dari Kecamatan Kombeng.

    Ia mengapresiasi perempuan yang antusias mengikuti kegiatan sekolah lapang. Hampir 27 persen peserta merupakan perempuan, ini merupakan kesempatan yang baik untuk mengasah pengetahuan tentang berkebun.

    Dari kegiatan ini, peserta akan mendapatkan beberapa insentif melalui kerja sama Disbun dan perusahaan. Salah satunya petani mendapatkan harga grosir untuk pembelian pupuk dengan harga grosir yang relatif rendah.

    Selanjutnya, petani sawit juga akan memperoleh verietas bibit serta perbaikan infrastruktur yang ada hubungannya dengan perkebunan. Termasuk mendapatkan penerima buah 100 persen, tanpa grading jadi semua hasil petani di tampung dan diterima perusahaan.

    “Dasarnya kan sudah ada. Jika petani menerapkan apa yang sudah di sampaikan, dipastikan kualitas buah itu bagus dan perusahaan akan 100 persen menerima, tanpa melalui pertimbangan grading,” tandasnya.

    Untuk diketahui, grading merupakan pengelompokan buah berdasarkan tingkat keseragaman. Buah dipisahkan sesuai gradenya. Bisa berdasarkan beratnya, yaitu grade A = > 450-550 gram, B = 350 – <450 gram dan C = 250 – < 350 gram.

    Share. Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Seli

    Related Posts

    Udara Samarinda Memburuk, DPRD Dorong Sekolah Siapkan Opsi Belajar dari Rumah

    September 8, 2026

    DPRD Samarinda Soroti Legalitas Jukir di Kawasan Teras Samarinda

    September 8, 2026

    Komunikasi Pemkot dan Pedagang Mulai Cair, Iswandi Tekankan Pasar Harus Dikelola Proporsional

    September 7, 2026

    Karhutla Betapus Disorot DPRD Samarinda, Maswedi Sebut Ganggu Kualitas Udara

    September 7, 2026

    Kerja Sama PT WATS dan Pemkot Samarinda Belum Temui Titik Temu, DPRD Sebut Berlanjut ke Jalur Hukum

    September 7, 2026

    DPRD Samarinda Minta Sekolah Siapkan Opsi Daring Saat Udara Memburuk

    September 4, 2026
    Add A Comment

    Comments are closed.

    @insitekaltim_
    Don't Miss

    Fashion Berbasis Wastra Didorong Jadi Sumber Ekonomi Budaya di Kaltim

    R’syaSeptember 13, 2026

    Insitekaltim, Samarinda – Kepala Balai Pelestarian Kebudayaan (BPK) Wilayah XIV Kalimantan Timur (Kaltim) Titit Lestari…

    Polda Kaltim Tangani 37 Kasus Karhutla, 12 Orang Jadi Tersangka

    September 13, 2026

    Jalan Tanpa Tujuan, Ketika Keluar Rumah Jadi Cara Melepas Penat

    September 13, 2026

    Jalan Cendana Samarinda Pusat Jajanan Murah yang Ramai Diserbu Warga

    September 13, 2026

    Karhutla Dekat APT Pranoto, Penerbangan Tetap Normal

    September 13, 2026
    1 2 3 … 3,338 Next
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Redaksi
    • Kode Etik
    • Pedoman
    • Kode Perilaku Perusahaan
    © 2026 InsiteKaltim.com

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.