Close Menu
insitekaltim.com

    Subscribe to Updates

    Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

    What's Hot

    Pemkot Pilih Teguran dan Pembinaan, Bagi ASN Langgar Aturan WFH Belum Disanksi

    Juli 21, 2026

    Sekitar 1.700 Atlet Kota Samarinda Masih Menunggu Kejelasan Anggaran Keikutsertaan Porprov 2026

    Juli 21, 2026

    HYROX, Olahraga yang Menggabungkan Lari dan Latihan Kekuatan dalam Satu Tantangan

    Juli 21, 2026
    Facebook X (Twitter) Instagram
    • Redaksi
    • Kode Etik
    • Pedoman
    • Kode Perilaku Perusahaan
    Facebook X (Twitter) Instagram
    insitekaltim.cominsitekaltim.com
    • Pendidikan
    • Ekonomi
    • Politik
    • Pemerintah
    • ADVETORIAL
      • Diskominfo Kaltim
      • Diskominfo Kutim
      • DPRD Bontang
      • DPRD Kaltim
      • DPRD Kutim
      • DPRD Samarinda
      • Kemenkum Kaltim
    • Lifestyle
    • Olahraga
    • Kesehatan
    insitekaltim.com
    Home»Advertorial»DPRD Samarinda»Di Samarinda Masih Ada Permukiman Padat, Tapi SMP Belum Ada
    DPRD Samarinda

    Di Samarinda Masih Ada Permukiman Padat, Tapi SMP Belum Ada

    LarasBy LarasMei 10, 202402 Mins Read
    Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Teks: Anggota Komisi IV DPRD Samarinda Ahmat Sopian Noor
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn WhatsApp Pinterest Email

    Insitekaltim,Samarinda – Anggota Komisi IV DPRD Samarinda Ahmat Sopian Noor meminta Pemerintah Kota (Pemkot) Samarinda, khususnya Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) tidak abai dengan kurangnya sekolah di beberapa titik zonasi.

    Demikian disampaikan Sopian untuk memperingati Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) yang jatuh pada 2 Mei lalu. Ia mengetahui banyak siswa yang kesulitan masuk sistem zonasi seperti di Jalan Ahmad Yani, Kecamatan Samarinda Kota.

    “Contohnya di kawasan Jalan Ahmad Yani itu tidak ada sama sekali bangunan SMP,” ujar Sopian, (7/5/2024).

    Kekurangan sekolah terutama di wilayah dengan penduduk yang cukup padat akan mempersulit calon siswa dan siswi yang harus mengikuti sistem pemerintah untuk memilih sekolah yang berada di zona mereka.

    Orang tua juga sempat dibuat kebingungan akan hal ini. Sementara untuk menyekolahkan anak, para orang tua tidak mampu dalam hal biaya, sehingga hal ini dirasa Sopian amat penting untuk segera ditindaklanjuti.

    Selain itu, politikus Partai Golkar ini mengingatkan bahwa Hardiknas menjadi teguran bagi pemerintah untuk terus memperbaiki dan menekan segala bentuk kekurangan di dunia pendidikan di Kota Tepian.

    “Bagaimana bisa kita memperbaiki dan meminimalisir kekurangan-kekurangan, tahap demi tahap sehingga bisa menjadi lebih baik lagi,” tegasnya.

    Selain itu, ia berharap adanya peningkatan dari sisi kesejahteraan para tenaga pendidik yang sudah berjuang memberikan ilmu kepada generasi penerus bangsa.

    Bukan lagi rahasia umum jika para tenaga pendidik yang berstatus honorer hanya mendapat upah seadanya, bahkan sangat jauh di bawah standar. Untuk itu, ia meminta pemerintah memerhatikan hal ini demi kesejahteraan mereka.

    “Kita perlu juga meningkatkan bagaimana pelayanan pendidikan kita di Kota Samarinda terutama tenaga pendidiknya supaya bisa menyejahterakan tenaga pendidik terutama tenaga honorer,” tandas Sopian.

    Ahmat Sopian Noor Disdikbud Hardiknas
    Share. Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Laras

    Related Posts

    Kemampuan Fiskal Terbatas, Pengentasan 26 Hektare Kawasan Kumuh Samarinda Masih Gantung

    Juli 9, 2026

    Lelang Lambat Imbas Dinamika Anggaran Pusat, Realisasi Fisik PUPR Masih Minim

    Juli 9, 2026

    Tiga Jalan Protokol di Samarinda Gelap Gulita, Dewan Desak Dishub Segera Peremajaan Tiang

    Juli 9, 2026

    Nunggak Proyek 2025, DLH Samarinda Tersangkut Utang Rp8,4 Miliar

    Juli 8, 2026

    Sektor UKM dan Rumah Tangga Merugi Akibat Pemadaman Listrik Massal di Samarinda

    Juli 8, 2026

    Andalkan Aplikasi Lawas 2024, Penentuan Jarak Domisili SPMB Samarinda Ternyata Masih Manual

    Juli 8, 2026
    Add A Comment

    Comments are closed.

    @insitekaltim_
    Don't Miss

    Pemkot Pilih Teguran dan Pembinaan, Bagi ASN Langgar Aturan WFH Belum Disanksi

    Nur AjijahJuli 21, 2026

    Insitekaltim, Samarinda – Hingga kini, pelanggaran Work From Home (WFH) yang ditemukan di Samarinda, masih sebatas…

    Sekitar 1.700 Atlet Kota Samarinda Masih Menunggu Kejelasan Anggaran Keikutsertaan Porprov 2026

    Juli 21, 2026

    HYROX, Olahraga yang Menggabungkan Lari dan Latihan Kekuatan dalam Satu Tantangan

    Juli 21, 2026

    SPM HIV Capai 99,8 Persen, Samarinda Jadi Lokus Supervisi Kemenkes

    Juli 21, 2026

    Pemda Samarinda Siapkan Parkir Berlangganan, Sebagai Sumber PAD Baru

    Juli 21, 2026
    1 2 3 … 3,230 Next
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Redaksi
    • Kode Etik
    • Pedoman
    • Kode Perilaku Perusahaan
    © 2026 InsiteKaltim.com

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.