Close Menu
insitekaltim.com

    Subscribe to Updates

    Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

    What's Hot

    Demi Matangkan Regulasi, DPRD Samarinda Tambah Masa Kerja Pansus I

    Agustus 8, 2026

    Teras Samarinda Tahap II Ditarget Buka 1 September, Pemkot Siapkan Pengelolaan Kawasan

    Agustus 8, 2026

    3.000 Bendera Merah Putih Kaltim Siap Dibagikan, Sasar Pelajar hingga Komunitas

    Agustus 7, 2026
    Facebook X (Twitter) Instagram
    • Redaksi
    • Kode Etik
    • Pedoman
    • Kode Perilaku Perusahaan
    Facebook X (Twitter) Instagram
    insitekaltim.cominsitekaltim.com
    • Pendidikan
    • Ekonomi
    • Politik
    • Pemerintah
    • ADVETORIAL
      • Diskominfo Kaltim
      • Diskominfo Kutim
      • DPRD Bontang
      • DPRD Kaltim
      • DPRD Kutim
      • DPRD Samarinda
      • Kemenkum Kaltim
    • Lifestyle
    • Olahraga
    • Kesehatan
    insitekaltim.com
    Home»Kaltim»Di Balik Kematian Siswa SMK, TRC PPA Kaltim Soroti Kemiskinan Tersembunyi dan Lemahnya Pendataan Warga
    Kaltim

    Di Balik Kematian Siswa SMK, TRC PPA Kaltim Soroti Kemiskinan Tersembunyi dan Lemahnya Pendataan Warga

    Andika SaputraBy Andika SaputraApril 30, 2026Updated:Juli 2, 202603 Mins Read
    Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Teks: Ketua TRC PPA Kaltim, Rina Zainun saat diwawancarai awak media (Insitekaltim/Andika)
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn WhatsApp Pinterest Email

    Insitekaltim, Samarinda – Ketua Tim Reaksi Cepat Perlindungan Perempuan dan Anak (TRC PPA) Kalimantan Timur (Kaltim) Rina Zainun menyoroti kasus meninggalnya seorang siswa SMK kelas 2 yang sempat menjadi perhatian publik.

    Ia menegaskan pentingnya melihat persoalan ini secara menyeluruh, termasuk kondisi sosial dan ekonomi keluarga.

    Rina menjelaskan, pihaknya menerima laporan awal dari salah satu komite terkait adanya siswa yang meninggal dunia, dan sempat disolatkan di lingkungan sekolah, yang kemudian memunculkan berbagai spekulasi di masyarakat.

    “Awalnya ada kecurigaan karena disolatkan di sekolah. Setelah kami konfirmasi langsung ke rumah duka, ternyata hal itu dilakukan karena kondisi rumah yang tidak memungkinkan,” ujarnya, Kamis 30 April 2026.

    Ia mengungkapkan, rumah keluarga almarhum memiliki keterbatasan ruang, sehingga proses pemulasaran hingga salat jenazah dilakukan di sekolah dengan bantuan penuh dari pihak sekolah.

    “Mulai dari pemulasaran, salat jenazah, hingga proses pemakaman semuanya dibantu oleh pihak sekolah,” jelasnya.

    Namun, Rina mengaku prihatin terhadap kondisi yang melatarbelakangi kejadian tersebut, khususnya dugaan faktor ekonomi yang membuat seorang siswa harus tetap menggunakan perlengkapan lama, termasuk sepatu sekolah.

    “Kalau memang benar sepatu yang dipakai sejak kelas 1 masih digunakan di kelas 2, sementara kondisi fisik anak sudah berubah, ini menjadi perhatian kita bersama. Ini menunjukkan masih ada persoalan ekonomi di tengah masyarakat,” tegasnya.

    Menurutnya, kasus ini menjadi gambaran bahwa masih terdapat masyarakat miskin ekstrem di Kaltim yang belum sepenuhnya terdata dan tersentuh bantuan pemerintah.

    Rina juga menekankan pentingnya peran Ketua RT sebagai ujung tombak pendataan masyarakat di tingkat paling bawah. Ia menilai, data yang akurat menjadi kunci utama dalam penyaluran bantuan yang tepat sasaran.

    “RT harus mendata seluruh warga, baik yang ber-KTP di wilayah tersebut maupun pendatang yang tinggal sementara. Semua harus terdata agar pemerintah bisa mengetahui kondisi riil di lapangan,” katanya.

    Ia menambahkan, tidak boleh ada lagi perbedaan perlakuan antara warga asli dan pendatang selama mereka memiliki KTP Kaltim.

    “Selama mereka memiliki KTP Kaltim, mereka adalah warga kita. Tidak boleh ada istilah ini warga saya atau bukan warga saya,” tegas Rina.

    Selain itu, ia juga mengungkapkan masih adanya anak-anak usia sekolah yang tidak mendapatkan akses pendidikan akibat keterbatasan ekonomi dan akses.

    “Kami menemukan ada puluhan anak usia sekolah yang tidak bersekolah. Bahkan ada yang mengalami kondisi kesehatan memprihatinkan akibat kurangnya perhatian dan keterbatasan ekonomi,” ungkapnya.

    Rina berharap kejadian ini menjadi momentum bagi pemerintah daerah untuk memperkuat sistem pendataan, meningkatkan perhatian terhadap masyarakat rentan, serta memastikan tidak ada lagi anak yang kehilangan hak pendidikan dan kesehatan karena faktor ekonomi.

    “Ini harus menjadi evaluasi bersama. Data yang akurat akan membantu pemerintah mengambil kebijakan yang tepat dan menyentuh masyarakat yang benar-benar membutuhkan,” pungkasnya.

    Share. Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Andika Saputra

    Related Posts

    BMKG Catat 78 Titik Panas di Kaltim, Puncak Kemarau Diprediksi Terjadi Agustus

    Juli 19, 2026

    Kaltim Bidik Pertahankan Juara Umum MTQN, LPTQ Tekankan Pembinaan Berbasis Pengabdian

    Juli 14, 2026

    Produksi Ikan Kaltim Meningkat, DKP Pastikan Pasok Bahan Baku MBG Aman

    Juli 13, 2026

    PT PSB Hanya Kirim Kuasa Hukum, Komisi IV DPRD Kaltim Tunda Pembahasan Hasil Supervisi

    Juni 29, 2026

    Supervisi DPRD Kaltim Temukan Dugaan Pengelolaan Limbah PT PSB Tak Sesuai Dokumen Lingkungan

    Juni 29, 2026

    80 Persen Warga Kaltim Terhubung Internet, Penyebaran Hoaks Kian Masif

    Juni 13, 2026
    Add A Comment

    Comments are closed.

    @insitekaltim_
    Don't Miss

    Demi Matangkan Regulasi, DPRD Samarinda Tambah Masa Kerja Pansus I

    Andika SaputraAgustus 8, 2026

    Insitekaltim, Samarinda – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Samarinda memperpanjang masa kerja Panitia Khusus…

    Teras Samarinda Tahap II Ditarget Buka 1 September, Pemkot Siapkan Pengelolaan Kawasan

    Agustus 8, 2026

    3.000 Bendera Merah Putih Kaltim Siap Dibagikan, Sasar Pelajar hingga Komunitas

    Agustus 7, 2026

    14 Cabor Masih Diverifikasi, Rasman: Anggaran Harus Sesuai Kebutuhan

    Agustus 7, 2026

    Inflasi Kaltim Juli 2026 Capai 3,31 Persen, Samarinda Tertinggi di Antara Daerah Cakupan IHK

    Agustus 7, 2026
    1 2 3 … 3,265 Next
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Redaksi
    • Kode Etik
    • Pedoman
    • Kode Perilaku Perusahaan
    © 2026 InsiteKaltim.com

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.