Close Menu
insitekaltim.com

    Subscribe to Updates

    Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

    What's Hot

    187 Lulusan IKIP PGRI Kaltim Siap Diwisuda Oktober 2026

    Agustus 14, 2026

    Tak Ingin Elit di Internal Partai, PDI Perjuangan Samarinda Dorong Kader Turun ke Masyarakat

    Agustus 14, 2026

    Iswandi: Efisiensi Anggaran DPRD Samarinda Berlanjut, Kinerja Tetap Jadi Prioritas

    Agustus 14, 2026
    Facebook X (Twitter) Instagram
    • Redaksi
    • Kode Etik
    • Pedoman
    • Kode Perilaku Perusahaan
    Facebook X (Twitter) Instagram
    insitekaltim.cominsitekaltim.com
    • Pendidikan
    • Ekonomi
    • Politik
    • Pemerintah
    • ADVETORIAL
      • Diskominfo Kaltim
      • Diskominfo Kutim
      • DPRD Bontang
      • DPRD Kaltim
      • DPRD Kutim
      • DPRD Samarinda
      • Kemenkum Kaltim
    • Lifestyle
    • Olahraga
    • Kesehatan
    insitekaltim.com
    Home»Pendidikan»Daya Tampung SMA/SMK Negeri di Kaltim Terbatas, Puluhan Ribu Lulusan SMP Terancam Lempar ke Swasta
    Pendidikan

    Daya Tampung SMA/SMK Negeri di Kaltim Terbatas, Puluhan Ribu Lulusan SMP Terancam Lempar ke Swasta

    SittiBy SittiJuni 24, 202603 Mins Read
    Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Teks: Suasana ruang kelas yang kosong. (Insitekaltim/Aminah)
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn WhatsApp Pinterest Email

    Insitekaltim, Samarinda – Persoalan klasik mengenai keterbatasan daya tampung sekolah negeri menjelang Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) masih menjadi pekerjaan rumah (PR) besar bagi Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur (Kaltim).

    Kesenjangan antara jumlah lulusan Sekolah Menengah Pertama (SMP) dengan kuota ruang belajar (rombel) yang tersedia di tingkat SMA dan SMK negeri tahun ini terbilang sangat jomplang.

    Plt Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Provinsi Kaltim Armin membeberkan, kuota kursi yang mampu disiapkan oleh seluruh sekolah negeri di Kaltim saat ini belum sebanding dengan ledakan jumlah kelulusan siswa SMP di daerah.

    Kondisi tersebut secara otomatis memaksa puluhan ribu calon murid harus tersingkir dari persaingan masuk sekolah negeri dan dialihkan ke sekolah swasta.

    “Daya tampung kita di Kaltim ini terbatas untuk sekolah negeri. Sebagai gambaran, daya tampung yang bisa kita siapkan untuk masuk di semua sekolah negeri itu hanya sekitar 52.000 siswa. Sementara, anak-anak yang lulus dari jenjang SMP itu jumlahnya lebih dari 70.000 anak,” ungkap Armin saat dikonfirmasi di Kantor Gubernur Kaltim beberapa hari lalu.

    Ketimpangan kuota yang mencapai belasan ribu siswa tersebut memicu kekhawatiran tersendiri di tengah masyarakat. Armin mengakui, meski kapasitas sekolah swasta di Kaltim dipastikan sanggup menampung sisa lulusan yang tidak lolos seleksi, problem utama di lapangan terletak pada preferensi dan kemampuan ekonomi orang tua murid.

    Hingga saat ini, mayoritas masyarakat masih menaruh harapan besar agar anak-anak mereka bisa menempuh pendidikan di sekolah negeri karena pertimbangan biaya yang lebih terjangkau. Krisis ruang kelas ini dilaporkan terjadi di hampir seluruh kabupaten dan kota di Kaltim, dengan tekanan paling tinggi berada di wilayah perkotaan.

    “Secara kapasitas, pihak swasta sendiri pasti sanggup menampung. Cuma persoalannya, masyarakat kita kan pasti penginnya menyekolahkan anak mereka ke sekolah negeri. Itu masalah yang terjadi sekarang di lapangan. Kondisi seperti ini banyak sekali kita temukan, salah satunya di Balikpapan,” beber Armin.

    Untuk menekan angka ketimpangan korektif tersebut dan meredam polemik tahunan PPDB, Pemprov Kaltim mengklaim tengah melakukan langkah ekspansi dengan membangun sejumlah Unit Sekolah Baru (USB) di beberapa titik krusial.

    Pada tahun ajaran ini ada lima sekolah negeri baru yang tersebar di Balikpapan, Kutai Timur, dan Berau yang sudah siap dioperasikan untuk mulai menerima angkatan siswa pertama.

    “Rencana ke depan untuk menekan persoalan ini, ya kita harus menambah sekolah baru. Misal di Balikpapan, tahun ini kita bantu dan sudah ada dua sekolah baru yang langsung menerima siswa baru, yaitu SMAN 10 Balikpapan dan SMKN 8 Balikpapan,” jelasnya.

    “Kemudian nanti juga ada dua sekolah baru di Berau yang siap menerima siswa baru, serta satu lagi di Sangatta, yaitu SMAN 2 Sangatta. Pola pembangunan sekolah baru seperti itu yang terus kita lakukan,” pungkas Armin.

     

    Armin Daya Tampung SMA/SMK Disdikbud kaltim Sekolah
    Share. Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Sitti

    Related Posts

    187 Lulusan IKIP PGRI Kaltim Siap Diwisuda Oktober 2026

    Agustus 14, 2026

    Guru Masih Kurang 500 Orang, Disdikbud Samarinda Prioritaskan Perbaikan Sarpras Sekolah

    Agustus 13, 2026

    SDN 005 Loa Buah Kekurangan Enam Ruang Kelas, 370 Siswa Terpaksa Belajar Dua Sif

    Agustus 13, 2026

    Konsumsi MBG di SMPN 28 Samarinda Capai 98 Persen, Siswa Antusias Tunggu Jam Makan

    Agustus 12, 2026

    DPRD Samarinda Soroti Tunjangan Guru di TK Negeri 2, dari 14 Guru Hanya 2 yang Menerima

    Agustus 12, 2026

    SMPN 28 Samarinda Ajukan Dua RKB, Lab Terpaksa Dipakai untuk Belajar

    Agustus 12, 2026
    Add A Comment

    Comments are closed.

    @insitekaltim_
    Don't Miss

    187 Lulusan IKIP PGRI Kaltim Siap Diwisuda Oktober 2026

    R’syaAgustus 14, 2026

    Insitekaltim, Samarinda – Sebanyak 187 mahasiswa IKIP PGRI Kalimantan Timur (Kaltim) yang telah menyelesaikan yudisium…

    Tak Ingin Elit di Internal Partai, PDI Perjuangan Samarinda Dorong Kader Turun ke Masyarakat

    Agustus 14, 2026

    Iswandi: Efisiensi Anggaran DPRD Samarinda Berlanjut, Kinerja Tetap Jadi Prioritas

    Agustus 14, 2026

    APBD Samarinda 2025 Dipatok Rp3,4 Triliun, Pemkot Fokus Kesehatan, Pendidikan, dan Infrastruktur

    Agustus 14, 2026

    Jelang Porprov, IKIP PGRI Kaltim Beri Dispensasi Kuliah bagi Mahasiswa Atlet

    Agustus 14, 2026
    1 2 3 … 3,277 Next
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Redaksi
    • Kode Etik
    • Pedoman
    • Kode Perilaku Perusahaan
    © 2026 InsiteKaltim.com

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.